Senin, 13 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Cegah Potensi Kerawanan Pangan, Dishanpan Jateng Salurkan 1.100 Bantuan Pangan

Cegah Potensi Kerawanan Pangan, Dishanpan Jateng Salurkan 1.100 Bantuan Pangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jirnal Pemalang – Cegah potensi kerawanan pangan, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tengah salurkan bantuan pangan sebanyak 1.100 paket, Senin, (2/7/2024).

Kepala Dishanpan Jateng, Dyah Lukisari mengatakan, bantuan ini diberikan kepada rumah tangga miskin (RTM) yang ditentukan dari berbagai analisis.

Di antaranya, kabupaten dengan angka prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan, atau Prevalence of Under Nourishment (PoU) tinggi.

Selain itu, juga berdasar peta Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) kategori 1-3, dan merupakan RTM berdasar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dari hasil itu, terdapat ada 22 desa yang berada di Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Kebumen, Cilacap, Boyolali, Klaten, Magelang, dan Grobogan menjadi sasaran.

“Diharapkan masyarakat terbantu dalam mengurangi beban pengeluaran untuk pangan, dan mampu meningkatkan gizi keluarga RTM untuk hidup sehat, aktif, dan produktif,” katanya.

Bantuan ini hingga Juli 2024 sudah disalurkan sebanyak empat kali. Rencananya akan ada lima kali distribusi lagi hingga Desember 2024.

“Masing-masing RTM menerima bantuan berupa 1 kilogram telur, 1 kilogram daging ayam, 5 kilogram beras medium, dan 8 sachet susu bubuk. Adapun, anggaran untuk memberikan bantuan ini berasal dari APBD Pemprov Jateng,” ujarnya.

Ia mengungkap, program serupa juga telah dilakukan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Jateng.

Penerimanya sebanyak 18.567 keluarga penerima manfaat (KPM) yang ada di Kabupaten Kebumen, Purworejo, Cilacap dan Banjarnegara.

“Sehingga sasaran kami ada di daerah yang belum tercover bantuan dari Bapanas RI. Tiap desa ada sebanyak 50 RTM yang menerima, pemberian bantuan dilakukan sebulan sekali,” ungkapnya.

Ia membeberkan, pada tahun 2025 juga akan ada program serupa, namun program itu nantinya berbentuk subsidi harga pangan.

“Setiap RTM hanya perlu membayar Rp30.000 untuk 1 paket berupa 2 kilogram telur, 1 kilogram daging ayam frozen, dan 425 gram sarden,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Kementan RI Wajib Tanam, di Pemalang Hasilnya Tak Kalah Dengan Impor

    Program Kementan RI Wajib Tanam, di Pemalang Hasilnya Tak Kalah Dengan Impor

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Program wajib tanam Kementerian Pertanian RI di Desa Clekatakan Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang hasilnya tidak kalah dengan impor, Selasa (17/9/2024). Hal itu diungkapkan Direktur Tanaman Sayuran dan Obat Kementerian Pertanian RI Andi Muhammad Idil Fitri saat panen raya. “Bawang putih yang dipanen di Pemalang sizenya tidak kalah dengan bawang putih impor,” ungkapnya. […]

  • Taj Yasin Maemoen: Guru Dituntut Melakukan Update dan Penyesuian Teknologi

    Taj Yasin Maemoen: Guru Dituntut Melakukan Update dan Penyesuian Teknologi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peran guru dihadapkan pada perubahan yang berlangsung dengan cepat. Bukan saja dalam tata cara pendidikan, namun juga berhadapan dengan siswa yang kini telah menguasai teknologi. “Masih banyak guru yang konvensional, sedangkan anak didiknya sudah berubah seiring perkembangan teknologi. Guru dituntut untuk berlari, melakukan update dan penyesuaian,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj […]

  • Perlu Kolaborasi Antar Lembaga Untuk Tekan Angka Percerian

    Perlu Kolaborasi Antar Lembaga Untuk Tekan Angka Percerian

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Angka perceraian yang tinggi, menimbulkan efek negatif bagi keluarga. Maka perlu kolaborasi berbagai lembaga untuk menyelesaikan persoalan yang timbul akibat perceraian. Hal itu mengemuka dalam audiensi Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Jawa Tengah, dengan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), di ruang kerjanya, Senin, 9 Februari 2026. Pada pertemuan […]

  • Siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan Antusias Meriahkan Kegiatan Dies Natalis ke-33

    Siswa SMK Satya Praja 2 Petarukan Antusias Meriahkan Kegiatan Dies Natalis ke-33

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Dies Natalis ke 33, SMK Satya Praja 2 Petarukan menggelar berbagai kegiatan lomba, salah satunya yaitu lomba Futsal antar kelas, Sabtu (26/4/2025). Pertandingan futsal akan berlangsung selama tiga hari disalah satu gor futsal di Petarukan. Kepala SMK Satya Praja 2 Petarukan Purwo Setya Witanto melalui ketua pelaksana lomba, Wahyu mengatakan, lomba ini […]

  • Ciptakan Kenyamanan Pekerja, Sekda: Kesejahteraan Bukan Soal Materi

    Ciptakan Kenyamanan Pekerja, Sekda: Kesejahteraan Bukan Soal Materi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, kesejahteraan pekerja bukan hanya soal uang atau materi. Namun, lebih dari itu. Sebab, kedekatan dengan keluarga juga bagian kesejahteraan pekerja. Menurutnya, upaya pemenuhan kesejahteraan pekerja yang utama adalah masalah upah, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, Pemprov Jateng bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional […]

  • Tawarkan Wanita Melalui Medsos, Seorang Mucikari di Kajen ditangkap Polres Pekalongan  

    Tawarkan Wanita Melalui Medsos, Seorang Mucikari di Kajen ditangkap Polres Pekalongan  

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – SN alias Pesek (19) warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan beberapa waktu yang lalu. Pasalnya SN diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan diketahuinya tersangka telah menjual tiga wanita kepada pria hidung belang melalui akun media sosial miliknya. Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso Widamanto dalam konferensi pers […]

expand_less