Selasa, 13 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dari Transmigran ke Kursi Kepemimpinan, Jejak Diaspora Jateng Sukses di Lampung

Dari Transmigran ke Kursi Kepemimpinan, Jejak Diaspora Jateng Sukses di Lampung

  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jihan berpesan agar masyarakat Jawa, khususnya dari Jawa Tengah, yang tersebar di berbagai daerah tetap menurunkan nilai-nilai positif kepada generasi berikutnya. Diaspora, menurutnya, harus hadir sebagai kekuatan sosial yang memberi manfaat bagi daerah tempat tinggal maupun daerah asal.

Ia juga berharap kerja sama antara Provinsi Lampung dan Jawa Tengah terus diperkuat. Sejumlah kolaborasi lintas sektor telah terjalin dan diharapkan menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat di kedua provinsi yang memiliki ikatan sejarah kuat melalui transmigrasi.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang berkunjung ke Lampung menyaksikan langsung hasil kerja keras diaspora tersebut. Selain bertemu tokoh-tokoh sukses, ia juga menyambangi desa transmigran dan berdialog dengan warga.

“Masyarakat asal Jawa Tengah di Lampung sudah banyak yang sukses dan makmur. Mereka mampu membangun desa, beradaptasi, dan hidup berdampingan dengan masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurut Ahmad Luthfi, falsafah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” bukan sekadar pepatah, melainkan prinsip hidup yang menjelaskan mengapa diaspora Jawa mampu diterima dan berkembang.

“Orang Jawa di sini sangat kompetitif, tetapi juga sangat kekeluargaan. Itu modal sosial yang luar biasa,” katanya.

Kisah diaspora Jawa Tengah di Lampung menjadi potret kecil tentang Indonesia: tentang keberanian merantau, ketabahan bertahan, dan kemampuan menjadikan tanah asing sebagai rumah.

Dari ladang kopi hingga kursi kepemimpinan, dari desa transmigran hingga pusat pemerintahan. Etos kerja dan pantang menyerah tetap menjadi benang merah kesuksesan.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less