Minggu, 12 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » 4 Warga Desa Randudongkal Terima Bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

4 Warga Desa Randudongkal Terima Bantuan Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Baznas Kabupaten Pemalang kepada empat warga Desa Randudongkal, Kec. Randudongkal, Jumat (10/10/2015).

Bantuan itu berupa sejumlah uang dan alat kesehatan. Kemudian Pemdes Randudongkal turut pula memberikan bantuan berupa sembako.

Dalam kesempatan itu, Nurkholes menyampaikan bahwa program renovasi RTLH merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan.

“Dari segi hunian memang masih banyak yang tidak layak. Oleh karena itu, Pemda bekerja sama dengan Baznas untuk menangani persoalan kemiskinan yang nyata terlihat di masyarakat kita,” terang Nurkholes.

“Menurutnya, masih banyak masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak sehingga perlu adanya sinergi berbagai pihak,” sambungnya.

Selain bantuan renovasi RTLH, dalam kesempatan itu diberikan pula bantuan sekolah gratis jenjang SMK dari Yayasan Al Islam Randudongkal kepada salah satu penerima manfaat bernama Husna.

“Ini merupakan contoh yang baik buat yayasan di Pemalang, terutama supaya menginspirasi yang lain, mencari anak-anak yang tidak sekolah supaya disekolahkan. Ini juga dalam upaya bantuan yang tepat sasaran,” ungkap Nurkholes.

Menurutnya, sebagai upaya menurunkan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pemalang diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, desa dan kecamatan dalam pelaksanaan program seperti ini.

Sementara itu, Ketua Baznas Pemalang, Agus Nurkholis menjelaskan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan RTLH masing-masing sebesar 10 juta rupiah.

“Harapan dari Baznas ada swadaya dari masyarakat, karena dengan dana sebesar itu tentu belum mencukupi. Untuk masyarakat yang ingin mengusulkan bantuan, silakan diajukan ke Baznas selama memenuhi salah satu dari 8 kriteria yang ditentukan,” jelas Agus.

Salah seorang penerima bantuan, Husna mengaku senang dan bersyukur atas perhatian pemerintah.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tujuh Kebiasaan Anak Hebat untuk Bentuk Karakter

    Tujuh Kebiasaan Anak Hebat untuk Bentuk Karakter

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka membentuk karakter anak, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuat Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Hal itu dikatakan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro saat membacakan sambutan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional […]

  • Bulan Ramadan Menu Buka Puasa WBP Lapas Kelas IIB Diperhatikan. Kalapas: Ini Sudah Menjadi Komitmen

    Bulan Ramadan Menu Buka Puasa WBP Lapas Kelas IIB Diperhatikan. Kalapas: Ini Sudah Menjadi Komitmen

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Tuban, tak hanya mendapatkan program religi di bulan Ramadan 1445 H. Namun untuk mendukung kekhusyukan beribadah selama menjalankan puasa WBP juga mendapatkan exstra food atau takjil sebagai menu tambahan saat buka puasa. Kepala Lapas Tuban Edi Kuhen mengatakan, bahwa pihaknya sangat memperhatikan menu makanan saat berbuka […]

  • Senyum Haru Penyandang Disabilitas Terima SK PPPK Paruh Waktu Pemprov Jateng

    Senyum Haru Penyandang Disabilitas Terima SK PPPK Paruh Waktu Pemprov Jateng

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Senyum tak pernah lepas dari wajah Mulyadi, penyandang disabilitas yang sudah 15 tahun menjadi petugas kebersihan di SMA Negeri 1 Pemalang. Penantiannya yang begitu panjang akhirnya terbayar saat ia menggenggam Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Kamis, 11 Desember 2025. “Bahagia sekali […]

  • Satpol PP Tegakkan Perda, Puluhan Kardus Miras Berahasil Diamankan

    Satpol PP Tegakkan Perda, Puluhan Kardus Miras Berahasil Diamankan

    • calendar_month Selasa, 26 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang melakukan monitoring dan razia miras serta rokok illegal, di Pasar Batang. Selasa (26/3/2024). Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Batang Muhammad Masqon mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjaga penertiban dan kondusifitas wilayah pada bulan Ramadan 1445 H. Dalam kegiatannya Satpol PP menegakkan perda […]

  • Strategi Arsjad Rasjid: Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi

    Strategi Arsjad Rasjid: Membangun Manusia, Menggerakkan Industri, Menghijaukan Ekonomi

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menggelar program Meet The Leaders dengan menghadirkan tokoh inspiratif Arsjad Rasjid, Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia, sebagai pembicara utama. Dalam forum bertajuk “Driving Inclusive Growth: Innovation, Industrialization and Energy Transition for Job Creation”, Arsjad menyampaikan refleksi tajam dan strategi masa depan tentang tantangan dan peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bertempat […]

  • Rektor Paramadina: Hukum yang Buruk Bisa Menghancurkan Ekonomi Nasional

    Rektor Paramadina: Hukum yang Buruk Bisa Menghancurkan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti dampak serius hukum yang lemah, tidak adil, dan mudah diintervensi terhadap perekonomian Indonesia. Pandangan ini disampaikan terkait kasus hukum yang menimpa mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, atau Tom Lembong. “Saya sebagai ekonom ingin memberi kontribusi (semoga bermakna) terhadap praktek kriminalisasi hukum dan kasus Tom […]

expand_less