Jumat, 29 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dari Transmigran ke Kursi Kepemimpinan, Jejak Diaspora Jateng Sukses di Lampung

Dari Transmigran ke Kursi Kepemimpinan, Jejak Diaspora Jateng Sukses di Lampung

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Etos kerja, ketekunan, dan daya tahan hidup menjadi bekal utama yang dibawa para perantau asal Jawa Tengah ketika meninggalkan kampung halaman puluhan tahun silam.

Nilai-nilai itu pula yang kini menjelma menjadi fondasi kesuksesan, melahirkan tokoh-tokoh penting di Provinsi Lampung, dari pelaku usaha hingga pemimpin daerah.

Diaspora Jawa, khususnya dari Jawa Tengah, telah lama menyebar ke berbagai penjuru Nusantara. Lampung menjadi salah satu tujuan utama, terutama sejak program transmigrasi digulirkan pemerintah pada pertengahan abad ke-20.

Dari ladang-ladang yang dulu masih perawan, para perantau itu membangun kehidupan baru, bertahan dalam keterbatasan, dan perlahan menata masa depan.

Salah satu kisah yang mencerminkan perjalanan panjang tersebut adalah Riyanto Pamungkas, Bupati Pringsewu periode 2025–2030. Ia merupakan anak bungsu dari sebelas bersaudara, lahir dari pasangan transmigran mandiri asal Jawa yang datang ke Lampung pada 1956.

“Orang tua saya transmigrasi mandiri tahun 1956. Banyak masyarakat Jawa, baik dari Jawa Tengah, Jawa Timur, maupun Jawa Barat, yang hijrah ke Lampung. Alhamdulillah, mereka berkontribusi besar bagi pembangunan daerah ini,” ujar Riyanto saat menerima kunjungan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Rabu, 7 Januari 2026.

Ayah Riyanto bekerja sebagai buruh, sementara ibunya meracik kopi secara rumahan. Dari lingkungan sederhana itulah ia belajar tentang kerja keras dan keteguhan. Pada usia 21 tahun, Riyanto mulai merintis usaha kopi sangrai.

Perjalanan panjang itu berbuah pada berdirinya pabrik Kopi Klangenan pada 2010, yang kini mampu menyerap ratusan tenaga kerja lokal.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program Ketahanan Pangan, Disperik dan Forkompincam Ulujami Tebar Benih Ikan Nila

    Dukung Program Ketahanan Pangan, Disperik dan Forkompincam Ulujami Tebar Benih Ikan Nila

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan dan gizi, Dinas Perikanan (Disperik) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah tabur puluhan ribu benih ikan nila, Senin, (25/11/2024). Kepala Disperik Pemalang Era Srinaeni mengatakan, puluhan ribu ikan ini ditabur dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Pemalang. Untuk penebaran hari ini dilakulan ditiga lokasi. “Hari ini kita tabur di […]

  • Tinjau Banjir di Grobogan, Kepala BNPB: Warga Terdampak Banjir Akan Mendapat Ganti Rugi

    Tinjau Banjir di Grobogan, Kepala BNPB: Warga Terdampak Banjir Akan Mendapat Ganti Rugi

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto didampingi Bupati Grobogan Sri Sumarni dan jajaran Forkopimda mengunjungi korban banjir di Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Rabu (20/3/2024). Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan, sebelumnya di Grobogan juga terjadi banjir, waktu itu terjadi pada bulan Februari. Kemudian, banjir terjadi lagi pada bulan Maret. […]

  • Cegah Longsor Susulan, Sinergi TNI-Polri dan Warga Karangdadap Bahu-membahu Bangun Tanggul Sungai Kupang

    Cegah Longsor Susulan, Sinergi TNI-Polri dan Warga Karangdadap Bahu-membahu Bangun Tanggul Sungai Kupang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Personil gabungan dari Polsek Karangdadap, TNI, bersama warga Desa Pangkah menunjukkan aksi nyata kepedulian lingkungan. Mereka turun langsung ke aliran Sungai Kupang di Dukuh Kebondalem untuk membangun tanggul darurat sepanjang 15 meter guna mengantisipasi ancaman longsor yang lebih luas, Jumat (30/01/2026) pagi. Kegiatan kerja bakti ini merupakan respons cepat atas musibah longsor […]

  • Pramuli Kwarran Moga Apel Gelar Pasukan PAM APPKBL 2025 di Mapolsek Moga

    Pramuli Kwarran Moga Apel Gelar Pasukan PAM APPKBL 2025 di Mapolsek Moga

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kamis, 27 Maret 2025 bertempat di halaman Mapolsek Moga dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Aksi Pramuka Peduli Karya Bakti Lebaran (APPKBL) 2025 tingkat Kwarran Moga.  APPKBL 2025 yang menjadi program unggulan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka serentak dilaksanakan oleh organisasi kepramukaan hingga tingkat kwarran sebagai bentuk kepedulian dan darma bakti pramuka pada masyarakat. […]

  • Selama Arus Mudik, Polda Jateng Akan Terapkan Sistem One Way Sistem Ganjil Genap, Simak Jadwalnya

    Selama Arus Mudik, Polda Jateng Akan Terapkan Sistem One Way Sistem Ganjil Genap, Simak Jadwalnya

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Polda Jawa Tengah mengeluarkan himbauan kepada pengusaha, pemilik truk sumbu tiga dan pengemudi untuk mematuhi pembatasan operasional kendaraannya. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan bagi pengguna jalan selama arus mudik dan balik tahun 2024. Dir Lantas Polda Jateng Kombes Pol Sonny Irawan mengatakan, himbauan ini merupakan bagian dari strategi rekayasa lalu […]

  • Dukuh Siranti Bongas Berduka, Dua Warganya Hilang Tertimbun Tanah Longsor

    Dukuh Siranti Bongas Berduka, Dua Warganya Hilang Tertimbun Tanah Longsor

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan lebat yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Pemalang berujung petaka. Pada Minggu pagi (25/1) sekitar pukul 06.00 WIB, tebing di kawasan Perhutani Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, runtuh dan menyapu wilayah sekitarnya. Musibah tersebut mengakibatkan dua orang warga dilaporkan hilang dan diduga kuat tertimbun material tanah. Identitas warga yang tengah dalam […]

expand_less