Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Didiek Hartantyo Ungkap Kunci Transformasi KAI di Forum Meet The Leaders Universitas Paramadina

Didiek Hartantyo Ungkap Kunci Transformasi KAI di Forum Meet The Leaders Universitas Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025 | 05:15 WIB
  • print Cetak

Setelah masa sulit tersebut, performa KAI justru melesat. Pendapatan meningkat signifikan, dari Rp12,64 triliun pada 2016 menjadi Rp35,9 triliun pada 2024. Laba perusahaan juga mencapai Rp2,2 triliun pada 2024 dengan pertumbuhan kumulatif 9,3%.

Sementara itu, EBITDA KAI mencatatkan angka kumulatif 14,5%, salah satu yang terbaik di antara perusahaan BUMN.

“Jika ada pertanyaan mengapa laba tidak melonjak setinggi pendapatan, hal itu karena sebagian besar income tergerus untuk pembayaran utang proyek Kereta Cepat” jelasnya.

Transformasi KAI juga terlihat dari peningkatan keselamatan dan pelayanan. Jika pada 2015 tercatat 53 kecelakaan kereta, pada 2024 angka itu turun drastis menjadi hanya 8 kejadian. Tingkat kecelakaan kerja pun berkurang hingga hanya 4 kasus dalam setahun.

Di sisi pelayanan, KAI berhasil mencatat on time performance (OTP) yang mendekati standar global, dengan keberangkatan mencapai 99,77% dan kedatangan 96,05%.

“Capaian ini hanya kalah dari Jepang dan Singapura. Jika KAI hanya mengoperasikan kereta cepat, saya yakin ketepatan waktunya bisa mencapai 100%,” tutur Dr. Didiek.

Sejumlah inovasi juga diperkenalkan dalam perjalanan transformasi KAI. Pada masa pandemi, KAI memperbarui logo perusahaan dan menyeragamkan identitas seluruh anak perusahaan, sehingga tercipta satu budaya korporasi yang kuat.

Selain itu, kecepatan kereta berhasil ditingkatkan dari 100 km/jam menjadi 120 km/jam, yang berdampak pada efisiensi rotasi sarana dan peningkatan pendapatan.

KAI juga meluncurkan sistem face recognition untuk tiket pada 2022, bekerja sama dengan Dukcapil, guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan aman.

Tak ketinggalan, KAI memperkenalkan Kereta Panoramic yang segera menjadi favorit generasi muda, khususnya Gen Z yang gemar bepergian dan mengeksplorasi pengalaman baru.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pemalamg Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Lapas Kelas IIB Pemalang

    Bupati Pemalamg Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Lapas Kelas IIB Pemalang

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024 | 21:57 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang- 172 warga Binaan Rumah Tahanan Kelas IIB Pemalang mendapat remisi dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Sabtu (17/8/2024). Remisi umum bagi Narapidana, dan pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan ini termuat dalam Surat Keputusan Menkumham RI. Surat keputusan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pemalang Mansur Hidayat kepada warga binaan di rutan setempat. […]

  • Ratusan Juta Rupiah Logistik Dikirim ke Empat Daerah Banjir Oleh Pemprov Jateng

    Ratusan Juta Rupiah Logistik Dikirim ke Empat Daerah Banjir Oleh Pemprov Jateng

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 22:20 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Selain bantuan logistik, Dinas Sosial Jateng juga mendirikan dapur umum di wilayah yang mengalami kesulitan pemenuhan kebutuhan pangan. Salah satunya di Kabupaten Pemalang dengan kapasitas produksi hingga 4.000 bungkus makanan per hari. Di luar dapur umum milik Pemprov Jateng, masyarakat setempat bersama relawan Tagana, Pramuka, dan unsur terkait juga mendirikan enam dapur umum mandiri. Hingga […]

  • Kolaborasi TP PKK dan PWI, Jaga Kelestarian Lingkungan dengan Aksi Menanam Pohon

    Kolaborasi TP PKK dan PWI, Jaga Kelestarian Lingkungan dengan Aksi Menanam Pohon

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025 | 23:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengadakan aksi kerja sama menjaga bumi dengan gerakan menanam pohon. Mereka menggelar aksi tersebut di Objek Wisata Bukit Tangkeban, Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari pada hari Minggu pagi (16/11/2025). Kegiatan menanam pohon ini telah rutin dilakukan oleh TP PKK Kabupaten […]

  • Njagong Bareng Warga di Pos Kamling, Ahmad Luthfi Aktifkan Siskamling dan Jogo Tonggo

    Njagong Bareng Warga di Pos Kamling, Ahmad Luthfi Aktifkan Siskamling dan Jogo Tonggo

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025 | 10:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Jadi sudah rutinitas kalau di sini. Kalau malam Minggu atau hari libur lebih banyak yang jaga. Kita patroli dan datangi anak-anak kreak yang nongkrong di jalan. Kita kasih pembinaan,” ujarnya. Hal senada disampaikan Lurah Muktiharjo Kidul, Sofia Ernawati. Dikatakan, pos kamling di wilayahnya memang dihidupkan sebagai sistem pengamanan wilayah. Apalagi Muktiharjo Kidul merupakan wilayah yang […]

  • Sinergi dengan Warga, Anggota TNI Koramil 06 Bodeh Gotong Royong Rehab Rumah Lansia

    Sinergi dengan Warga, Anggota TNI Koramil 06 Bodeh Gotong Royong Rehab Rumah Lansia

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025 | 19:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Serka Yulyanto EK, anggota TNI Koramil 06 Bodeh melakukan gotong royong bersama warga Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Minggu (29/12/2025). Hal tersebut sebagai wujud kepedulian anggota TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, yang merupakan Babinsa desa setempat. Ia bareng warga melaksanakan kerja bhakti merehab rumah milik Lansia bernama Doyo (60) di RT.01 RW.01 […]

  • Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencan di Tegal Tak Hanya Tanggap Darurat, Tapi Hingga Layak dan Aman

    Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencan di Tegal Tak Hanya Tanggap Darurat, Tapi Hingga Layak dan Aman

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 19:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Jalan dan jembatan itu prioritas. Kalau ada jembatan yang putus, dalam satu minggu harus clear, minimal tiga hari sudah tertangani,” ujarnya. Dalam rapat tersebut, Ahmad Luthfi juga menyoroti pemulihan sosial jangka panjang, mengingat ratusan rumah dilaporkan tidak memungkinkan lagi dibangun kembali di lokasi semula. “Ada sekitar 250 rumah yang hilang dan tidak bisa dibangun lagi. […]

expand_less