Sabtu, 11 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Gubernur Luthfi Minta Pengawasan Ketat MBG, Jateng Siap Jadi Contoh Nasional

Gubernur Luthfi Minta Pengawasan Ketat MBG, Jateng Siap Jadi Contoh Nasional

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat sinergi program Menu Bergizi Gratis (MBG) dan mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.

Sebanyak 4.000 peserta hadir dalam pertemuan ini, terdiri dari mitra SPPG, ahli gizi, bupati dan wali kota maupun yang mewakili dari kabupaten/kota, serta unsur provinsi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, keamanan pangan tidak boleh ditawar. Ia meminta seluruh dapur penyedia MBG memperketat proses pengolahan, kebersihan, dan pengawasan bahan makanan agar kejadian keracunan yang sempat terjadi tidak terulang.

“Harapannya kejadian-kejadian kemarin tidak terulang kembali, karena ini program yang secara struktural harus kita laksanakan,” tegas Ahmad Luthfi, di GOR Jatidiri, Senin 6 Oktober 2025.

Dijelaskan, seluruh kepala daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan program MBG berjalan aman, higienis, dan berkelanjutan.

“Jangan ada kepala daerah yang apatis. SPPG yang sudah ada harus terbuka untuk dicek, minimal bupatinya atau ibu-ibu PKK meninjau langsung. Harus ada keterbukaan dan koordinasi dengan Satgas MBG,” ujarnya.

Ahmad Luthfi menyebut, saat ini di Jawa Tengah telah beroperasi 1.596 SPPG dan ditargetkan terus bertambah hingga akhir tahun. Ia menegaskan, pengawasan harus dilakukan menyeluruh mulai dari dapur, distribusi makanan, hingga pengelolaan limbah.

“SPPG tidak boleh eksklusif. Harus siap diperiksa kapan pun. Termasuk kalau ada kasus, harus ada quick response agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta Dinas Kesehatan memperketat verifikasi lapangan dan memastikan setiap dapur memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Ini bukan sekadar formalitas. Surat itu harus diiringi dengan inspeksi nyata di lapangan. Kalau perlu buat posko 24 jam untuk pengawasan distribusi MBG,” ujarnya.

Menurut Ahmad Luthfi, program MBG memiliki multi efek yang luar biasa tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Cara Praktis Ekspresikan Diri Kamu Pakai Galaxy Z Flip7

    3 Cara Praktis Ekspresikan Diri Kamu Pakai Galaxy Z Flip7

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Setiap momen layak diabadikan dengan hasil yang maksimal. Baik itu kebersamaan bersama teman, penampilan di acara penting, maupun detail yang mencerminkan gaya personal, semuanya akan terlihat lebih menarik dengan sentuhan kreatif. Samsung Galaxy Z Flip7 hadir menjawab kebutuhan tersebut yang membantu pengguna menemukan filter terbaik versi mereka dengan cepat dan praktis, sekaligus […]

  • Menteri Dikdasmen Lakukan Groundbreaking Pembangunan Gedung Pesantren ABK al-Walidah Ajibarang Banyumas

    Menteri Dikdasmen Lakukan Groundbreaking Pembangunan Gedung Pesantren ABK al-Walidah Ajibarang Banyumas

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana haru dan penuh semangat membalut pagi cerah di Desa Banjarsari, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, pada Ahad (20/04/2025/21 Syawal 1446 H). Rombongan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI yang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., hadir untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pesantren ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) al-Walidah. Acara […]

  • Wabup Nurkholes Pastikan Dapur SPPG Berikan Makanan Kepada Anak Bervariasi dan Diperhatikan Kebersihannya

    Wabup Nurkholes Pastikan Dapur SPPG Berikan Makanan Kepada Anak Bervariasi dan Diperhatikan Kebersihannya

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Dapur Pemalang Bercahaya resmi beroperasi usai dibuka Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Kamis (15/1/2026). SPPG yang berada di Desa Loning, Kecamatan Petarukan tersebut siap melayani Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2600 siswa Wabup Nurkholes mengatakan selain untuk memberikan gizi kepada anak-anak, dapur MBG tersebut juga […]

  • Harinto Pimpin Upacara HGN 2025, Ajak Guru Moga Mengabdi Tak Kenal Lelah

    Harinto Pimpin Upacara HGN 2025, Ajak Guru Moga Mengabdi Tak Kenal Lelah

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Moga – Puncak peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80 tahun 2025 di Kecamatan Moga berlangsung meriah dan khidmat. Upacara bendera dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025 di Alun-alun Kecamatan Moga, dengan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa SD hingga SMA, serta seluruh guru dari berbagai jenjang pendidikan di […]

  • Tragis! Mantan Camat Warungpring Menjadi Korban Penusukan di Depan Rumahnya

    Tragis! Mantan Camat Warungpring Menjadi Korban Penusukan di Depan Rumahnya

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peristiwa memilukan terjadi di Desa Kebanggan, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, pada Rabu pagi (21/5/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Bambang Ali Nuryanto, mantan Camat Warungpring, tewas setelah ditusuk oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa. Kejadian bermula saat korban mendengar suara keributan di sebelah rumahnya. Niat baik untuk melerai justru berujung petaka. […]

  • Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

    Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengatakan jumlah lahan kritis di provinsi Jawa Tengah berkurang pada tiga tahun terakhir hingga mencapai 75 ribu hektar. Lahan kritis tahun 2022 dan 2024, 392 ribu hektare. Lalu berkurang sampai saat ini menjadi 317.629 hektare. “Jadi sudah ada penurunan yang cukup signifikan […]

expand_less