Kamis, 19 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengatakan jumlah lahan kritis di provinsi Jawa Tengah berkurang pada tiga tahun terakhir hingga mencapai 75 ribu hektar.

Lahan kritis tahun 2022 dan 2024, 392 ribu hektare. Lalu berkurang sampai saat ini menjadi 317.629 hektare.

“Jadi sudah ada penurunan yang cukup signifikan terkait dengan luasan lahan kritis yang ada di Jawa Tengah,” katanya dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin, 15 Desember 2025.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, pemulihan lahan kritis khususnya melalui konsep program perhutanan sosial. Yaitu perlu pendampingan penuh kepada masyarakat sebagai pemegang hak kelola.

Itu untuk memunculkan keseimbangan antara dampak sosial ekonomi yang muncul dengan menjaga hutan sesuai dengan fungsinya. Di mana hutan tetap menjadi penjaga ekosistem alam, hingga penumpu resapan air dari kawasan hulu.

“Yang perlu menjadi catatan, konsep perhutanan sosial ini tidak mengabaikan fungsi kawasan hutan. Kawasannya (perhutanan sosial) dengan pelestarian kawasan hutan, agar tidak mendegradasi dari fungsi hutan maupun luasan hutan,” katanya, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Lanjut Sumarno, konsep perhutanan sosial diharapkan mempunyai dampak terhadap peningkatan pelestarian dan pemulihan kawasan hutan. Selain itu searah pada dampak sosial ekonomi masyarakat sekitar.

Dia mendorong pendampingan penuh dengan skema perhitungan yang tepat. Di antaranya 50% pemanfaatan perhutanan sosial dengan tanaman keras, 30% tanaman keras buah-buahan, dan 20% tanaman semusim.

“Dengan konsep ini kalau dipatuhi, dan ditegakkan tentu saja fungsi hutan ini akan menjadi lebih pulih dan punya dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar. Mudah-mudahan dengan konsep ini pelestarian hutan di Jawa Tengah akan terjaga dengan baik, karena hutan ee fungsinya luar biasa,” ucapnya.

Sebagai informasi, di Provinsi Jawa Tengah saat ini sudah terdapat 145 kelompok pemegang Surat Keputusan (SK) Persetujuan Perhutanan Sosial, dengan total luasan 109.879 hektare.

Semuanya, terdiri dari 60 SK Hutan Kemasyarakatan, 117 SK Hutan Desa, 1 SK Hutan Adat (Kabupaten Brebes), 12 SK Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS), 51 SK Hutan Kemitraan (Kulin KK), dan 4 SK permintaan konservasi.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT RI, Ribuan Warga Petarukan Ikuti Jalan Sehat dan Kirab Gunungan Hasil Bumi

    Peringati HUT RI, Ribuan Warga Petarukan Ikuti Jalan Sehat dan Kirab Gunungan Hasil Bumi

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan warga Petarukan hari ini mengikuti jalan sehat mengitari jalan lingkar utara Kelurahan Petarukan. Kegiatan yang diadakan untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, dilepas Camat Petarukan Samsul Dewantara di depan Sekretariat FORSIPPP, jalan Raden Saleh, Dusun Keboijo kelurahan setempat. Minggu (24/8/2025). Usai memberangkatkan peserta jalan sehat, Samsul menyampaikan ucapan terima kasih […]

  • Mansur Hidayat: Baritan Bagian dari Ungkapan Rasa Syukur Yang Diwujudkan Dalam Bentuk Sedekah Laut

    Mansur Hidayat: Baritan Bagian dari Ungkapan Rasa Syukur Yang Diwujudkan Dalam Bentuk Sedekah Laut

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pemalang, Jurnal Pemalang – Sedekah laut atau Baritan merupakan bentuk perwujudan rasa syukur masyarakat kepada sang Khalik dan dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat pesisir. Biasanya tradisi Baritan dilaksanakan pada tanggal 1 Suro dalam kalender Jawa atau pada 1 Muharram pada kalender Hijriyah/Islam. Seperti masyarakat sekitar Tanjungsari, Sugihwaras menggelar Baritan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, […]

  • Gandeng Kedutaan Inggris, Ahmad Luthfi Percepat Pengembangan Logistik dan TOD

    Gandeng Kedutaan Inggris, Ahmad Luthfi Percepat Pengembangan Logistik dan TOD

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Inggris untuk mempercepat pembangunan infrastruktur logistik, transportasi publik, dan pengembangan kawasan berorientasi transit (KBT/TOD). Pernyataan itu disampaikan usai menerima Delegasi Kedutaan Besar Inggris dan tim Techne Praxis International di Semarang, Jumat, 5 Desember 2025. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut langsung […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi Tetapkan UMP Jawa Tengah 2026 Rp 2.327.386

    Gubernur Ahmad Luthfi Tetapkan UMP Jawa Tengah 2026 Rp 2.327.386

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP)

  • SPPG Pelita Prabu Bumirejo Dihentikan Sementara Oleh Kasatgas MBG Kabupaten Pemalang

    SPPG Pelita Prabu Bumirejo Dihentikan Sementara Oleh Kasatgas MBG Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ragil Surono
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – SPPG Pelita Prabu Bumirejo, Kecamatan Ulujami mendapat teguran dan dihentikan sementara oleh Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang, Nurkholes. Keputusan itu diambil Kasatgas setelah adanya dugaan keracunan MBG yang dialami salah satu siswa TK Pertiwi Desa Blendung, belum lama ini. Nurkholes mengatakan, bahwa SPPG Bumirejo tidak diperbolehkan beroperasi selama proses penyelidikan […]

  • Pemprov Jateng dan  Jatim Dorong Kolaborasi Penguatan Investasi

    Pemprov Jateng dan Jatim Dorong Kolaborasi Penguatan Investasi

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong penguatan kolaborasi usaha antarprovinsi melalui Misi Dagang dan Investasi Jawa Tengah–Jawa Timur, yang digelar di PO Hotel Semarang, Kamis 29 Januari 2026. Kegiatan misi dagang ini membidik potensi transaksi hingga Rp 867,289 miliar per tahun. Melibatkan 218 pelaku usaha dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Berdasarkan hasil […]

expand_less