Masa Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Pemalang Diperpanjang
- account_circle Fahroji
- calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Terkait infrastruktur, Anom menyampaikan perkembangan rencana pembangunan jembatan sementara, khususnya untuk jembatan Bailey dan jembatan Armco.
Pembangunan tersebut mendapat bantuan dari Kodam IV/Diponegoro dan masih dalam tahap asesmen bersama.
Ia berharap, melalui upaya mitigasi bencana yang dilakukan secara berkelanjutan, dampak bencana dapat diminimalisir.
Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk memahami upaya mitigasi dengan pendekatan bahasa yang mudah dipahami, baik di tingkat desa maupun kecamatan.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Pemalang, Endro Johan Kusuma mengatakan bahwa masa tanggap darurat tahap kedua diharapkan dapat menyelesaikan seluruh permasalahan yang ada.
“Hingga saat ini jumlah pengungsi sudah menurun. Puncaknya terjadi pada 26 Januari, dan per 6 Februari 2026 jumlah pengungsi terus berkurang,” jelas Johan.
Ia menambahkan, saat ini terdapat 13 jembatan yang putus total akibat bencana. Sebagian diantaranya telah ditangani dengan pembangunan jembatan darurat menggunakan struktur kayu, jembatan Bailey, serta jembatan darurat bantuan dari TNI.
Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan skema hunian sementara bagi warga yang rumahnya hilang atau hanyut akibat bencana.
- Penulis: Fahroji



