Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Paramadina–Kemendagri–KAS Gelar Diskusi Strategis tentang Prinsip Ekonomi Pasar Pancasila

Paramadina–Kemendagri–KAS Gelar Diskusi Strategis tentang Prinsip Ekonomi Pasar Pancasila

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025 | 17:21 WIB
  • print Cetak

Haris menyoroti pentingnya reformasi kebijakan perdagangan untuk mendorong pertumbuhan lapangan kerja.

Selain itu, Haris mengingatkan bahwa lembaga pemeringkat internasional tetap menempatkan Indonesia pada level BBB, satu tingkat di atas investment grade, yang menunjukkan stabilitas fundamental ekonomi nasional.

Tak hanya itu, visi jangka panjang Indonesia menuju high income country pada 2045 sangat penting. Ia menekankan perlunya inklusi, deregulasi, dan pertumbuhan human capital sebagai kunci keberhasilan pembangunan.

“Golden vision menuju high income country pada 2045 membutuhkan inklusi, deregulasi, dan pertumbuhan human capital yang kuat,” ungkapnya.

Haris menambahkan bahwa ketimpangan ekonomi adalah konsekuensi alami dari desain hukum dan institusi negara.

“Inequality itu alamiah, hasil dari hukum dan institusi yang kita bangun. Hak atas kekayaan intelektual juga menjadi penentu perkembangan ekonomi. Sehingga ekonomi pembangunan harus interdisipliner dan normative,” tutup Haris.

Sesi diskusi panel dipandu oleh Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina. Umar Juoro, M.A., M.A.P.E., Staf Komisi VIII DPR 2002, Direktur Center of Information and Development Studies (CIDES), dan Senior Fellow The Habibie Center menekankan bahwa ekonomi Pancasila bersifat normatif, berakar pada prinsip-prinsip dasar negara, dan mengutamakan keseimbangan antara peran negara dan swasta.

“Ekonomi Pancasila itu berdasarkan prinsip Pancasila, sifatnya normatif,” ujar Umar.

Umar juga mengulas pemikiran Presiden B.J. Habibie mengenai integrasi ekonomi syariah dan ekonomi pasar.

“Pak Habibie melihat syariah sebagai non-interest; perdagangan yang dimaksud adalah tijaro. Ekonomi syariah dan ekonomi pasar bisa terintegrasi tanpa riba,” jelasnya.

Ia menegaskan pula bahwa pasar adalah fondasi utama perekonomian: “Market adalah basic. Kalau tidak ada market, ya tidak ada economy,” tegas Umar.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Pengarusutamaan Ekonomi Syariah sebagai Pilar Baru Perekonomian Nasional

    Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Pengarusutamaan Ekonomi Syariah sebagai Pilar Baru Perekonomian Nasional

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026 | 04:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Dalam konteks nasional, ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki seluruh prasyarat untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia. “Indonesia punya populasi Muslim terbesar, kekuatan filantropi Islam melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf, serta sektor industri halal yang terus meningkat. Tinggal bagaimana kita mengonsolidasikan variabel syariah ini menjadi sejarah.” Ekonomi Syariah & Industri Halal Menteri Koperasi RI, Ferry […]

  • Tim Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan

    Tim Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024 | 22:14 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi di kantor DPRD Kabupaten Pekalongan, Sabtu malam (21/12/24), tim Labfor Polda Jawa Tengah turun langsung ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP, Minggu (22/12/24) siang. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H. menyampaikan Tim Labfor Polda Jateng tiba di kantor DPRD Kabupaten Pekalongan sekitar […]

  • Rizal Bawazier Dukung Penuh Pasangan Mansur-Bobby Manjadi Bupati-Wakil Bupati Pemalang, Ternyata Karena Ini

    Rizal Bawazier Dukung Penuh Pasangan Mansur-Bobby Manjadi Bupati-Wakil Bupati Pemalang, Ternyata Karena Ini

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024 | 11:19 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI fraksi PKS Dapil Jateng X, Rizal Bawazier menyatakan mendukung penuh pasangan Mansur Hidayat dan Muhammad Bobby Dewantara di Pilkada Pemalang 2024. “Saya dukung sepenuhnya pasangan nomor urut 2, Mansur-Bobby di pilkada Pemalang,” tegas RB sapaan akrab Rizal Bawazier kepada Jurnal Pemalang, Minggu (27/10/2024). BR mengatakan, alasan ia mendukung Mansur-Bobby, […]

  • Menteri Agama dan Bupati Pemalang Hadiri Nikah Massal 20 Pasangan di Kemenag

    Menteri Agama dan Bupati Pemalang Hadiri Nikah Massal 20 Pasangan di Kemenag

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 | 15:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Salah satu peserta nikah massal, Lukman dan Eli Mutiasih dari Desa Gondang, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat mengikuti program tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar agar lebih banyak pasangan memperoleh kesempatan yang sama. Usai prosesi akad nikah, para pasangan pengantin mengikuti kirab menggunakan kereta kuda mengelilingi Alun-alun Pemalang, menambah semarak suasana kebahagiaan. […]

  • Rizal Bawazier Sampaikan Keluhan Masyarakat Kelangkaan Gas Melon kepada Dirut PT Pertamina

    Rizal Bawazier Sampaikan Keluhan Masyarakat Kelangkaan Gas Melon kepada Dirut PT Pertamina

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024 | 16:28 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota Komisi VI DPR RI Dapil X Jawa Tengah Rizal Bawazier mengungkapkan kasus kesulitannya masyarakat mendapatkan gas melon 3 kilogram saat menjelang lebaran. Hal ini disampaikan saat rapat dengar pendapat dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) beserta Subholding di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta belum lama ini. Menurutnya, kelangkaan ini selalu dialami […]

  • Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencan di Tegal Tak Hanya Tanggap Darurat, Tapi Hingga Layak dan Aman

    Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Bencan di Tegal Tak Hanya Tanggap Darurat, Tapi Hingga Layak dan Aman

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 19:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Jalan dan jembatan itu prioritas. Kalau ada jembatan yang putus, dalam satu minggu harus clear, minimal tiga hari sudah tertangani,” ujarnya. Dalam rapat tersebut, Ahmad Luthfi juga menyoroti pemulihan sosial jangka panjang, mengingat ratusan rumah dilaporkan tidak memungkinkan lagi dibangun kembali di lokasi semula. “Ada sekitar 250 rumah yang hilang dan tidak bisa dibangun lagi. […]

expand_less