Jumat, 28 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Paramadina–Kemendagri–KAS Gelar Diskusi Strategis tentang Prinsip Ekonomi Pasar Pancasila

Paramadina–Kemendagri–KAS Gelar Diskusi Strategis tentang Prinsip Ekonomi Pasar Pancasila

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025 | 17:21 WIB
  • print Cetak

Haris menyoroti pentingnya reformasi kebijakan perdagangan untuk mendorong pertumbuhan lapangan kerja.

Selain itu, Haris mengingatkan bahwa lembaga pemeringkat internasional tetap menempatkan Indonesia pada level BBB, satu tingkat di atas investment grade, yang menunjukkan stabilitas fundamental ekonomi nasional.

Tak hanya itu, visi jangka panjang Indonesia menuju high income country pada 2045 sangat penting. Ia menekankan perlunya inklusi, deregulasi, dan pertumbuhan human capital sebagai kunci keberhasilan pembangunan.

“Golden vision menuju high income country pada 2045 membutuhkan inklusi, deregulasi, dan pertumbuhan human capital yang kuat,” ungkapnya.

Haris menambahkan bahwa ketimpangan ekonomi adalah konsekuensi alami dari desain hukum dan institusi negara.

“Inequality itu alamiah, hasil dari hukum dan institusi yang kita bangun. Hak atas kekayaan intelektual juga menjadi penentu perkembangan ekonomi. Sehingga ekonomi pembangunan harus interdisipliner dan normative,” tutup Haris.

Sesi diskusi panel dipandu oleh Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina. Umar Juoro, M.A., M.A.P.E., Staf Komisi VIII DPR 2002, Direktur Center of Information and Development Studies (CIDES), dan Senior Fellow The Habibie Center menekankan bahwa ekonomi Pancasila bersifat normatif, berakar pada prinsip-prinsip dasar negara, dan mengutamakan keseimbangan antara peran negara dan swasta.

“Ekonomi Pancasila itu berdasarkan prinsip Pancasila, sifatnya normatif,” ujar Umar.

Umar juga mengulas pemikiran Presiden B.J. Habibie mengenai integrasi ekonomi syariah dan ekonomi pasar.

“Pak Habibie melihat syariah sebagai non-interest; perdagangan yang dimaksud adalah tijaro. Ekonomi syariah dan ekonomi pasar bisa terintegrasi tanpa riba,” jelasnya.

Ia menegaskan pula bahwa pasar adalah fondasi utama perekonomian: “Market adalah basic. Kalau tidak ada market, ya tidak ada economy,” tegas Umar.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pemalang Berharap INSIP Dapat Berpartisipasi Dalam Pembangunan di Pemalang

    Bupati Pemalang Berharap INSIP Dapat Berpartisipasi Dalam Pembangunan di Pemalang

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025 | 03:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Institut Agama Islam Pemalang (INSIP) diharapkan dapat berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Pemalang. Harapan itu disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam acara Reuni Akbar dan Silaturahim Nasional Alumni STAI – STIT – INSIP – PGTKI Pemalang Tahun 2025 di Aula […]

  • Peringati Hut RI ke- 79, Perumda Tirta Mulia Pemalang Hadirkan Promo Pemasangan Sambungan Baru

    Peringati Hut RI ke- 79, Perumda Tirta Mulia Pemalang Hadirkan Promo Pemasangan Sambungan Baru

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024 | 13:23 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang –  Memperingati Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang memberikan diskon pemasangan sambungan baru, Jumat (9/8/2024). Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Slamet Efendi, melalui bagian humas Galih Baskoro menyampaikan, diskon tersebut berlaku untuk seluruh wilayah pelayanan PDAM. “Diskon ini terbatas, berlaku sejak tanggal 5 […]

  • Wagub Taj Yasin Ajak PWI Berkolaborasi Membangun Jawa Tengah

    Wagub Taj Yasin Ajak PWI Berkolaborasi Membangun Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025 | 15:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Kemudian, dia juga mengajak khususnya semua anggota dan pengurus PWI Jateng, agar adaptif terhadap era digitalisasi. Terutama terhadap gempuran teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). “Bagaimana produk jurnalistik yang dihasilkan dengan bantuan AI ini, tetap harus mengedepankan fungsi cek dan ricek,” ucapnya. (*)

  • Pemkab dan DPRD Pemalang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    Pemkab dan DPRD Pemalang Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 | 14:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Setelah mendapatkan persetujuan, rancangan perda tersebut diberikan kepada Gubernur Jawa Tengah sebagai perwakilan pemerintah pusat untuk dievaluasi sebelum dijadikan peraturan daerah. Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2025 telah dibahas oleh komisi-komisi DPRD bersama perangkat daerah terkait pada tanggal 13 sampai 15 Juli 2026, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan oleh Badan Anggaran DPRD […]

  • Jalan Rusak Akibat Banjir Akan Segera Diperbaiki, Kepala DPUBMCK Provinsi Jateng: Ditarget H-7 Selesai

    Jalan Rusak Akibat Banjir Akan Segera Diperbaiki, Kepala DPUBMCK Provinsi Jateng: Ditarget H-7 Selesai

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024 | 20:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Perbaikan jalan pantura itu sudah mulai, yang mengerjakan balai besar, targetnya H-10 lebaran selesai,” bebernya. Ia menjelaskan, jalan nasional yang teridentifikasi rusak parah adalah di daerah Tanggulangin Karanganyar Demak, dengan panjang diperkirakan lima kilometer. Selama perbaikan jalan juga dipasang rambu-rambu informasi bagi masyarakat tentang perbaikan jalan. Dia mengimbau agar warga dapat berkendara dengan lebih hati-hati. […]

  • Sekda Jateng: Benteng Fort Willem I Ambarawa Tarik Ribuan Wisatawan 

    Sekda Jateng: Benteng Fort Willem I Ambarawa Tarik Ribuan Wisatawan 

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025 | 14:52 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Diantaranya diberikan kepada, Sri Paminto Widi Legowo, pegiat dan guru tari asal Semarang. Kedua, kepada Hadi Sumarto Sukendar sebagai pegiat kesenian alat musik tradisional Calung Banyumasan. Selanjutnya penghargaan diberikan kepada Irawati Kusumorasri dari Kota Surakarta, seorang seniman pertunjukan tari klasik Jawa. Kemudian kepada Yono Daryono sebagai seniman kawakan teater dam sastra asal Tegal.*

expand_less