Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Paramadina–Kemendagri–KAS Gelar Diskusi Strategis tentang Prinsip Ekonomi Pasar Pancasila

Paramadina–Kemendagri–KAS Gelar Diskusi Strategis tentang Prinsip Ekonomi Pasar Pancasila

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ia menekankan bahwa ekonomi Pancasila harus konstitusional dan mengakomodasi peran swasta dan negara secara proporsional, sesuai dengan pandangan Mubyarto.

Profesor Ekonomi dan Manajemen Konflik Internasional di Kennesaw State University, Prof. Marcus Marktanner, Ph.D. menyoroti konstitusi Indonesia tidak secara eksplisit menyebutkan ideologi ekonomi tertentu.

“Menarik bahwa dalam konstitusi tidak muncul kata ‘socialism’ ataupun ‘capitalism’. Tidak ada komitmen eksplisit terhadap paradigma politik tertentu,” ujarnya.

Menurut Prof. Marcus, hal ini menunjukkan fleksibilitas prinsip Pancasila dan memberikan ruang bagi interpretasi yang adaptif sesuai konteks pembangunan nasional.

Ia menekankan pentingnya menempatkan individu sebagai aktor ekonomi yang bertanggung jawab secara sosial.

“Individu memiliki private property, tetapi menggunakannya dengan social responsibility—ini ada di semua kitab suci” jelasnya, mengaitkan nilai agama dan etika dengan mekanisme ekonomi.

Prof. Marcus menambahkan bahwa pasar mencerminkan prinsip kemanusiaan dan demokrasi, di mana individu menjadi pusat pengambilan keputusan.

“Dalam market economy, individu ada di pusat pengambilan keputusan. Itulah esensi dari humanity dan democracy” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa mandat konstitusi terkait penguasaan sumber daya seharusnya dimaknai sebagai pengelolaan pendapatan secara efektif, bukan kepemilikan langsung

“Konstitusi tidak mengatakan negara harus memiliki; yang disebut adalah ‘menguasai’, yang bisa berarti mengelola pendapatan seperti model sovereign wealth fund,” tegasnya.

Prof. Marcus memberikan kritik terkait implementasi kebijakan sosial, termasuk program school feeding. Ia menekankan bahwa fokus intervensi harus tepat sasaran dan berbasis data.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • PRPM dan PRNA Bumiayu Sukses Gelar Musyran Bersama

    PRPM dan PRNA Bumiayu Sukses Gelar Musyran Bersama

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – PR Pemuda Muhammadiyah dan NA Bumiayu Brebes gelar Musyran bersama di SDM Bumiayu, Ahad (26/01/2025) Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Ranting Bumiayu sukses gelar Musyran (Musyawarah Ranting) bersama sebagai permusyawaratan tertinggi di SD Muhammadiyah Bumiayu Brebes pada hari Ahad, 26 Januari 2025. Musyran yang dibuka oleh Pimpinan Ranting Bumiayu mengangkat tema “Bumiayu […]

  • 20 Pramuka Pemalang Ambil Bagian dalam Kemah Internasional Scouting for Peace and Humanity 2025

    20 Pramuka Pemalang Ambil Bagian dalam Kemah Internasional Scouting for Peace and Humanity 2025

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 20 Pramuka Penegak dari Satuan Komunitas Pandu Ma’arif NU Cabang Pemalang dijadwalkan mengikuti Perkemahan Internasional “Scouting for Peace and Humanity 2025” yang akan digelar di Puskepram Candrabirawa Karanggeneng, Kota Semarang. Pelepasan kontingen tersebut dilakukan oleh Bupati Pemalang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tutuko Raharjo, bertempat di Pendopo Kabupaten pada Senin […]

  • Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Pengarusutamaan Ekonomi Syariah sebagai Pilar Baru Perekonomian Nasional

    Sarasehan 99 Ekonom Syariah: Pengarusutamaan Ekonomi Syariah sebagai Pilar Baru Perekonomian Nasional

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Mensyariahkan ekonomi itu harus sustain dan berlanjut. Infrastruktur tidak mungkin tumbuh tanpa kesabaran,” tegas Anggito. Ia menjelaskan bahwa prinsip ekonomi syariah meliputi larangan riba, tidak spekulatif, dan adanya underlying transaction yang jelas. “Ekonomi syariah dijalankan karena alasan religiusitas: halal, tidak riba, tidak spekulatif. Namun ke depan, kualitas layanan menjadi faktor penting,” ungkapnya. Menurutnya, masyarakat kini […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi Tetapkan UMP Jawa Tengah 2026 Rp 2.327.386

    Gubernur Ahmad Luthfi Tetapkan UMP Jawa Tengah 2026 Rp 2.327.386

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP)

  • Tahani Ahla Al Amani Raih Juara Silver Coding Programmer 2026

    Tahani Ahla Al Amani Raih Juara Silver Coding Programmer 2026

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Prestasi luar biasa diraih putri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin). Putri ke-tiganya, Tahani Ahla Al Amani (10 tahun), meraih juara silver medal (medali perak), dalam kompetisi Regional GREENMECH Programmer 2026. Sebuah ajang kompetisi coding kreativitas mekanika dan robotik untuk pelajar yang berfokus pada konsep energi hijau dan ekonomi […]

  • Kapolres Pekalongan Pantau Langsung Kesiapan Objek Wisata Karanganyar Jelang Libur Nataru

    Kapolres Pekalongan Pantau Langsung Kesiapan Objek Wisata Karanganyar Jelang Libur Nataru

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Selain sebagai objek wisata umum yang buka setiap hari pukul 08.00 – 17.00 WIB, Danau Al-Kautsar juga akan menjadi lokasi perayaan Natal oleh jemaat GSJA Gethsemane Family Kajen pada 24 Desember mendatang. Pihak Kepolisian memastikan akan melakukan pengamanan ekstra di lokasi tersebut guna memastikan warga yang berwisata maupun yang menjalankan ibadah dapat merasa aman dan […]

expand_less