Jumat, 28 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Paramadina–Kemendagri–KAS Gelar Diskusi Strategis tentang Prinsip Ekonomi Pasar Pancasila

Paramadina–Kemendagri–KAS Gelar Diskusi Strategis tentang Prinsip Ekonomi Pasar Pancasila

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025 | 17:21 WIB
  • print Cetak

Ia menekankan bahwa ekonomi Pancasila harus konstitusional dan mengakomodasi peran swasta dan negara secara proporsional, sesuai dengan pandangan Mubyarto.

Profesor Ekonomi dan Manajemen Konflik Internasional di Kennesaw State University, Prof. Marcus Marktanner, Ph.D. menyoroti konstitusi Indonesia tidak secara eksplisit menyebutkan ideologi ekonomi tertentu.

“Menarik bahwa dalam konstitusi tidak muncul kata ‘socialism’ ataupun ‘capitalism’. Tidak ada komitmen eksplisit terhadap paradigma politik tertentu,” ujarnya.

Menurut Prof. Marcus, hal ini menunjukkan fleksibilitas prinsip Pancasila dan memberikan ruang bagi interpretasi yang adaptif sesuai konteks pembangunan nasional.

Ia menekankan pentingnya menempatkan individu sebagai aktor ekonomi yang bertanggung jawab secara sosial.

“Individu memiliki private property, tetapi menggunakannya dengan social responsibility—ini ada di semua kitab suci” jelasnya, mengaitkan nilai agama dan etika dengan mekanisme ekonomi.

Prof. Marcus menambahkan bahwa pasar mencerminkan prinsip kemanusiaan dan demokrasi, di mana individu menjadi pusat pengambilan keputusan.

“Dalam market economy, individu ada di pusat pengambilan keputusan. Itulah esensi dari humanity dan democracy” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa mandat konstitusi terkait penguasaan sumber daya seharusnya dimaknai sebagai pengelolaan pendapatan secara efektif, bukan kepemilikan langsung

“Konstitusi tidak mengatakan negara harus memiliki; yang disebut adalah ‘menguasai’, yang bisa berarti mengelola pendapatan seperti model sovereign wealth fund,” tegasnya.

Prof. Marcus memberikan kritik terkait implementasi kebijakan sosial, termasuk program school feeding. Ia menekankan bahwa fokus intervensi harus tepat sasaran dan berbasis data.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masa Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Pemalang Diperpanjang

    Masa Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Pemalang Diperpanjang

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026 | 08:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Sesuai regulasi, bagi pengungsi yang tidak memiliki rumah akan disiapkan hunian sementara. Saat ini masih dalam proses penyusunan skema,” tandasnya. Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, serta para Camat se-Kabupaten Pemalang yang mengikuti rapat secara daring melalui Zoom Meeting.*

  • Kontes Bonsai Tingkat Nasional di Pemalang, Dibanjiri Ratusan Peserta

    Kontes Bonsai Tingkat Nasional di Pemalang, Dibanjiri Ratusan Peserta

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025 | 09:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kontes bonsai tingkat nasional yang berlangsung di Lapangan Puri Praja Kelurahan Mulyoharjo, Kabupaten Pemalang dibanjiri para pecinta bonsai. Ada 512 peserta yang ikut serta meramaikan kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Timur, DIY, dan Jawa Barat. Kontes yang bertajuk “Pesona Bonsai Pemalang Bercahaya” ini dibuka oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, […]

  • Tak Hanya Logistik, Pemprov Jateng Gencarkan Trauma Healing di Pemalang dan Purbalingga

    Tak Hanya Logistik, Pemprov Jateng Gencarkan Trauma Healing di Pemalang dan Purbalingga

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026 | 20:52 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Trauma healing kami lakukan secara lengkap. Rumah sakit kami turunkan, termasuk RSUD Margono Soekarjo, Polda juga memiliki tim trauma healing, semuanya kami libatkan. Yang penting anak-anak tetap semangat dan bisa kembali bersekolah,” tegas Ahmad Luthfi. Berdasarkan pantauan di lapangan, layanan psikososial dan trauma healing juga dilaksanakan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Purbalingga sebagai bagian […]

  • Polres Pekalongan Serahkan 15 Ton Bibit Jagung ke Petani

    Polres Pekalongan Serahkan 15 Ton Bibit Jagung ke Petani

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025 | 11:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Kapolres juga menambahkan, bahwa hasil dari program ini diharapkan dapat didistribusikan ke Bulog, dan diterima langsung oleh para petani. Untuk memastikan keberhasilan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa diinstruksikan untuk selalu mendampingi para petani di lapangan. Kegiatan penyerahan bantuan bibit jagung ini berjalan tertib, menandai langkah awal bagi kemajuan pertanian di Kabupaten Pekalongan.*

  • KPU Pemalang Umumkan Penetapan Anom Widyantoro-Nurkholes Sebagai Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Terpilih Hasil Pilkada 2024

    KPU Pemalang Umumkan Penetapan Anom Widyantoro-Nurkholes Sebagai Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang Terpilih Hasil Pilkada 2024

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025 | 09:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pemalang menetapkan Pasangan Anom Widyantoro dan Nurkholes sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemalang Tahun 2024. Ketua KPU Pemalang Agus Setiyanto mengumumkan penetapan itu pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang dalam rangka Pengumuman Masa Akhir Jabatan Bupati Pemalang Periode Tahun 2021-2026 dan […]

  • Standarisasi Elektoral : Menimbang Model TPS dalam Pilkades Serentak

    Standarisasi Elektoral : Menimbang Model TPS dalam Pilkades Serentak

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026 | 19:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Sementara, model TPS terpadu sebagaimana lazimnya dalam Pilkades selama ini, menawarkan pendekatan yang lebih kontekstual. Dengan pemungutan suara yang terpusat, proses pemilihan menjadi lebih transparan, efisien, dan dapat diawsi bersama-sama. Interaksi sosial terjaga, legitimasi hasil dan politiknya cenderung lebih kuat karena seluruh proses berlangsung terbuka. Untuk itu, menetapkan TPS terpadu sebagai model baku Pilkades masih […]

expand_less