Putus Rantai Penularan, Bupati Pemalang Buka Kegiatan Tracing TBC Terintegrasi di Mulyoharjo
- account_circle Fahroji
- calendar_month Senin, 27 Jul 2026 | 20:12 WIB
- print Cetak

“Pengobatan TBC harus sampai selesai, jangan berhenti di tengah jalan meskipun sudah merasa sehat. Dibutuhkan disiplin serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan agar pasien benar-benar sembuh,” tegasnya.
Selain tracing TBC, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bentuk komitmen meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Melalui Cek Kesehatan Gratis, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara mudah dan tanpa biaya ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Wiji Mulyati mengatakan bahwa Tracing TBC Terintegrasi merupakan salah satu strategi percepatan penemuan kasus TBC di Kabupaten Pemalang.
Program tersebut dilaksanakan di 239 lokus yang tersebar di 25 puskesmas mulai Juli hingga November 2026, ia mengungkapkan bahwa capaian investigasi kontak menunjukkan tren positif jika pada tahun 2021 baru mencapai sekitar 17 persen, kini meningkat hingga mendekati 30 persen, yang menunjukkan efektivitas kegiatan tracing dalam menemukan kasus TBC di masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menemukan kasus TBC sedini mungkin agar penderita segera mendapatkan pengobatan, mempercepat proses penyembuhan, sekaligus mencegah penularan di lingkungan sekitarnya,” jelas Wiji.
Wiji juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pemalang atas dukungan penuh terhadap berbagai program kesehatan daerah, termasuk pelaksanaan Tracing TBC Terintegrasi.
- Penulis: Fahroji
