Minggu, 15 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Tahun 2025 Industri Tekstil Harus Bangkit, Rizal Bawazier : Pengusaha Tetap Semangat Pemerintah akan Cari Solusinya

Tahun 2025 Industri Tekstil Harus Bangkit, Rizal Bawazier : Pengusaha Tetap Semangat Pemerintah akan Cari Solusinya

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Tengah X, meminta Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) berupa kain sarung, kain batik, tekstil tenun harus bangkit lagi di tahun 2025.

Hal ini ditegaskan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Rizal Bawazier kepada wartawan, Selasa (14/1/2024).

“Banyak keluhan dari para pengusaha industri tekstil di Pekalongan yang saya terima, dikarenakan adanya aturan Permerindag No 8 tahun 2024 yang melonggarkan aturan import barang tekstil,” kata Rizal melalu keterangan tertulis yang diterima Jurnal Pemalang.

Rizal mengatakan, pihaknya akan mencari solusi untuk membangkitkan hal tersebut dengan Dirjen Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian, dan juga dengan Kementerian Perdagangan sebagai mitra kerja Komisi VI DPR.

Menurutnya, Industri Tekstil dan Produk Tekstil di Pekalongan harus bangkit lagi di tahun 2025.

“Harus ada solusinya yang konkrit yang jelas dari Pemerintah jangan sampai lebih banyak lagi pabrik tekstil ataupun pengusaha tekstil kecil dan menengah yang tidak dapat beroperasi lagi di Pekalongan,” ujarnya.

RB sapaan akrap Rizal Bawazier menilai, proteksi atas industri tekstil dan produk tekstil dalam negeri khususnya di Pekalongan menjadi salah satu yang terpenting. Sebab, kata dia, di Pekalongan terkenal sebagai kota tekstil di Indonesia.

Oleh karenanya, ia berharap para pengusaha tekstil harus tetap semangat, karena pemerintah akan segera mencari solusinya.

“Pemerintah segera cari solusi terbaik secepatnya, kalau perlu dengan pembatasan atau larangan import produk tekstil tertentu,” pungkasnya **

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milad 113 Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas Pecahkan Rekor Kehadiran, Hadiah Utama Umrah Jadi Magnet Utama

    Milad 113 Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas Pecahkan Rekor Kehadiran, Hadiah Utama Umrah Jadi Magnet Utama

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pagi yang cerah di Purwokerto, Banyumas, pada Ahad (23/11/2025) menjadi saksi kemeriahan Milad ke-113 Muhammadiyah. Ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga keluarga, berkumpul di Kolam Retensi Kompleks Menara Pandang Teratai untuk mengikuti acara jalan sehat yang penuh semangat. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh PDM Banyumas dan menjadi penutup rangkaian Semarak […]

  • Dramatis! Polisi Evakuasi 5 Lansia Terjebak Banjir di Pait, 3 Orang dalam Kondisi Stroke

    Dramatis! Polisi Evakuasi 5 Lansia Terjebak Banjir di Pait, 3 Orang dalam Kondisi Stroke

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Aksi heroik dilakukan jajaran Polres Pekalongan saat mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/1/2026). Petugas berjibaku menerjang genangan air demi menyelamatkan lima orang lanjut usia (lansia) yang tertahan di dalam rumah. Proses evakuasi berlangsung emosional lantaran kondisi para lansia tersebut sangat memprihatinkan. Dari lima lansia […]

  • Wijayanto Samirin Ekonom Universitas Paramadina:Penangkapan Noel Alarm Bahaya Bagi Prabowo

    Wijayanto Samirin Ekonom Universitas Paramadina:Penangkapan Noel Alarm Bahaya Bagi Prabowo

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kasus penangkapan Emmanuel Ebenezer atau Noel, aktivis 98 sekaligus Wakil Menteri, dinilai menjadi alarm bahaya bagi Presiden Prabowo dalam agenda pemberantasan korupsi dan implementasi program-program strategis pemerintah. Menurut Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, momentum ini hadir di tengah komitmen Presiden yang selalu menegaskan perang terhadap korupsi di berbagai kesempatan. “Dalam pidatonya, Presiden kembali […]

  • 17 Korban Longsor di Kecamatan Petungkriyono Berhasil Dievakuasi, 8 Orang Masih dalam Pencarian

    17 Korban Longsor di Kecamatan Petungkriyono Berhasil Dievakuasi, 8 Orang Masih dalam Pencarian

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Tim gabungan penanganan bencana longsor berhasil mengevakuasi 17 korban meninggal akibat longsor yang terjadi di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Selasa (21/1/2024). Dalam 2 hari ini, setidaknya terdapat 11 titik longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Petungkriyono. Hal ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak Senin (20/1) sore hingga […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi Jadi “Bapak” Bagi Mahasiswa Aceh, Sumut dan Sumbar di Semarang

    Gubernur Ahmad Luthfi Jadi “Bapak” Bagi Mahasiswa Aceh, Sumut dan Sumbar di Semarang

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan diri sebagai “Bapak” bagi mahasiswa asal Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang sedang menempuh pendidikan di Kota Semarang. Sebagai bapak, Ahmad Luthfi meminta “anak-anaknya” tak khawatir dan mendorong agar tetap fokus belajar serta menyelesaikan pendidikan. Ahmad Luthfi pun memastikan kebutuhan dasar para mahasiswa terpenuhi dengan […]

  • Bupati Pemalang Beri Bantuan Kepada Keluarga Korban Longsor Bongas

    Bupati Pemalang Beri Bantuan Kepada Keluarga Korban Longsor Bongas

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peristiwa tanah longsor terjadi di wilayah Desa Bongas, Dukuh Siranti, lokasi tersebut berada di area perhutani, longsor terjadi pada hari Minggu (25/1/2026) pukul 06.00 WIB pagi. Ada dua korban orang hilang dalam musibah tersebut, yakni atas nama Hamim (60th) dan Aksinudin (40th) warga Dukuh Siranti, selain itu kerugian ditaksir 1 hektar padi […]

expand_less