Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Menerima Kunjungan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kehormatan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito. (Foto: dok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Angka tersebut meningkat signifikan pada 2025 menjadi 5.712 orang atau naik sekitar 52 persen. Kenaikan ini menempatkan Jepang sebagai salah satu negara tujuan utama PMI asal Jawa Tengah.
Selain penempatan tenaga kerja ke Jepang, Gus Yasin juga mendorong agar industri-industri Jepang semakin banyak berinvestasi di Jawa Tengah.
Menurutnya, tidak semua masyarakat Jawa Tengah harus bekerja ke luar negeri, sehingga mendekatkan industri Jepang ke dalam negeri menjadi strategi penting untuk membuka lapangan kerja lokal.
“Kami berharap industri-industri Jepang bisa semakin banyak masuk ke Jawa Tengah. Kami siap memberikan dukungan penuh berupa kemudahan investasi,” tegasnya.
Ia menyebutkan, Pemprov Jateng telah menerapkan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) berbasis risiko dengan proses yang semakin sederhana.
Selain itu, tersedia pula berbagai insentif fiskal seperti tax holiday, tax allowance, serta pembebasan bea masuk mesin dan bahan baku industri manufaktur.
Dari sisi investasi, kinerja Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif. Realisasi investasi meningkat dari Rp52,71 triliun pada 2021 menjadi Rp88,57 triliun pada 2025, dan telah melampaui target yang ditetapkan.
Jepang secara konsisten masuk sebagai salah satu investor utama di Jawa Tengah dengan total investasi mencapai Rp24,216 triliun sepanjang 2021–2025, menempatkannya di peringkat ketiga investor terbesar.
- Penulis: Fahroji




