Gerak Cepat, Polisi Evakuasi Puluhan Warga Terdampak Banjir di Siwalan Pekalongan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
Sebanyak 68 warga di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, terpaksa dievakuasi ke posko pengungsian setelah air merendam pemukiman mereka pada Sabtu (17/01/2026) dini hari.
Banjir mulai masuk ke pemukiman warga di Dukuh Babadan dan Dukuh Tugurejo sekitar pukul 01.00 WIB.
Hal tersebut dipicu oleh hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hukum Polsek Sragi sejak Jumat (16/1) malam.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito mengonfirmasi bahwa debit air di lokasi terdampak mencapai ketinggian hingga 50 sentimeter.
”Benar telah terjadi banjir di Dukuh Babadan dan Dukuh Tugurejo, Desa Pait. Ketinggian air rata-rata berkisar antara 30 cm hingga 50 cm,” kata Ipda Warsito dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).
Ipda Warsito menjelaskan bahwa pihak kepolisian bersama tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi.
Sebanyak 68 warga yang terdampak kini telah diungsikan ke Posko Banjir Desa Pait, tepatnya di rumah dinas PT. Lokatex demi keamanan.
”Personel gabungan yang terdiri dari personel TNI-Polri, tim BPBD Kabupaten Pekalongan, serta pihak kecamatan dan perangkat desa sudah berada di lokasi. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak,” jelasnya.
- Penulis: Fahroji





