Malam Takbiran 2026: Bupati Pemalang dan Forkopimda Pantau Kesiapan Operasi Ketupat
- account_circle Fahroji
- calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Memasuki malam kemenangan Idul Fitri 1447 H, jajaran pimpinan daerah Kabupaten Pemalang memperketat pengawasan keamanan. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, hadir langsung di Pos Pengamanan Terpadu Gandulan pada Jumat (20/3/2026) untuk mengikuti koordinasi nasional melalui zoom meeting.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Bupati didampingi oleh Dandim 0711/Pemalang Muhammad Arif, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, serta Wakil Ketua DPRD Wardoyo. Kehadiran para petinggi daerah ini menegaskan sinergi penuh untuk menjaga kondusivitas wilayah Pemalang selama perayaan malam takbiran.
Instruksi Langsung Kapolri
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dalam arahannya, Kapolri menekankan bahwa seluruh jajaran kepolisian melalui Operasi Ketupat 2026 berada dalam posisi siaga penuh. Fokus utamanya adalah memastikan masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman, tertib, dan nyaman.
Berikut adalah rincian kekuatan pengamanan skala nasional yang dikerahkan tahun ini:
- Total Personel: 317.666 petugas gabungan disiagakan di seluruh Indonesia.
- Total Pos Operasi: 2.756 titik strategis telah disiapkan, yang terdiri dari:
- 1.624 Pos Pengamanan.
- 784 Pos Pelayanan.
- 343 Pos Terpadu (termasuk unit di Gandulan, Pemalang).
Komitmen Keamanan Lokal
Langkah ini diambil guna mengantisipasi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di tengah arus mudik dan euforia perayaan lebaran. Dengan kesiapan ribuan pos di titik-titik krusial, diharapkan pergerakan masyarakat tetap terkendali dan situasi tetap kondusif hingga hari raya tiba.
- Penulis: Fahroji



