Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Pengurus KDKMP Dapat Bimtek Tentang Perkoperasian dari Pemerintah

Pengurus KDKMP Dapat Bimtek Tentang Perkoperasian dari Pemerintah

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026 | 20:57 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan menggelar kegiatan pelatihan perkoperasian bagi perwakilan Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se Kabupaten Pemalang. Pelatihan yang diikuti 223 orang dilaksanakan dalam dua tahap.

Pelatihan tahap pertama dilaksanakan pada 15 sampai dengan 16 April 2026 di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Randudongkal dengan jumlah peserta 91 orang perwakilan pengurus KDKMP dari Kecamatan Bantarbolang, Randudongkal, Warungpring, Moga, Pulosari, Belik, dan Watukumpul.

Sedangkan pelatihan tahap kedua dilaksanakan pada 21 sampai dengan 22 April 2026 di Gedung Sasana Bhakti Praja Lingkungan Setda dengan jumlah peserta 132 orang perwakilan pengurus KDKMP Kecamatan Pemalang, Taman, Petarukan, Comal, Ampelgading, Ulujami dan Bodeh.

Kepala Diskumdag Kabupaten Pemalang Rosi Kartika Dewi melalui Kabid Koperasi Sri Agustiningsih mengatakan, Tujuan utama dari kegiatan pelatihan adalah agar peserta memahami pelaksanaan Rapat Anggota Koperasi, memahami pajak/laporan pajak koperasi dan perizinan berusaha koperasi. Menurutnya Pelatihan tersebut merupakan langkah penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengurus KDKMP.

Melalui kegiatan pelatihan, para paserta diharapkan dapat memahami tentang tata kelola koperasi dan managemen kelembagaan yang baik serta pelaporan pajak sesuai regulasi.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi pengurus yang dapat segera di implementasikan pada KDKMP masing masing,” harap Agustiningsih

Beberapa narasumber yang turut memberikan materi pada kegiatan pelatihan di antaranya adalah, Joko Yulianto dari LPK Raditya Jasa Managemen, Wawan Apriyanto dari LDP Kusuma Utama, perwakilan dari DMPTSP Kabupaten Pemalang dan dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pekalongan.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencuri Alat Elektronik di 11 SD Negeri Berhasil Dibekuk Polisi

    Pencuri Alat Elektronik di 11 SD Negeri Berhasil Dibekuk Polisi

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024 | 21:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kepolisian Resor (Polres) Batang berhasil membekuk satu orang pelaku pencurian alat elektronik di 11 Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Batang. Pelaku diduga berinisial S (31), warga Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. Tersangka bersama dua orang lainnya melakukan pencurian di Kecamatan Blado, Bawang, Reban, dan Tersono. “Tersangka jumlahnya tiga orang, satu sudah kita amankan […]

  • Satgas PKH Bongkar Tambang Timah Ilegal, Panglima TNI Turun ke Lokasi

    Satgas PKH Bongkar Tambang Timah Ilegal, Panglima TNI Turun ke Lokasi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 10:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin meninjau dua lokasi tambang timah ilegal yang berhasil disita Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025). Dalam peninjauan tersebut, dilaporkan bahwa Satgas […]

  • Gagalkan Peredaran Obat Terlarang, Satresnarkoba Polres Pekalongan Sita 500 Butir Alprazolam

    Gagalkan Peredaran Obat Terlarang, Satresnarkoba Polres Pekalongan Sita 500 Butir Alprazolam

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026 | 08:33 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sat Resnarkoba Polres Pekalongan berhasil menggagalkan peredaran obat-obatan terlarang jenis psikotropika di wilayah Kecamatan Kedungwuni. Seorang pemuda berhasil diringkus polisi saat hendak melakukan transaksi di depan sebuah minimarket di Desa Tangkil Tengah, Selasa (13/01/2026). Terduga pelaku yang diketahui berinisial MRA alias Afan (23), warga Kelurahan Jenggot, Pekalongan Selatan, tak berkutik saat petugas […]

  • Terima Kunjungan Paguyuban Madrasah Aliyah, Gus Yasin Tegaskan Rencana Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

    Terima Kunjungan Paguyuban Madrasah Aliyah, Gus Yasin Tegaskan Rencana Pendirian SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026 | 20:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan, rencana pendirian SMA Negeri di Kabupaten Pati diprioritaskan untuk Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Jaken, bukan di Kecamatan Margoyoso. Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Paguyuban Madrasah Aliyah se-Kecamatan Margoyoso, di Ruang Rapat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Senin 9 Februari 2026. Audiensi tersebut digelar […]

  • Kongres PWI Dipastikan Independen, Pernyataan Hendry Soal Intervensi Dinilai Menyesatkan

    Kongres PWI Dipastikan Independen, Pernyataan Hendry Soal Intervensi Dinilai Menyesatkan

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025 | 15:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Jelang Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), pernyataan Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun tentang dugaan intervensi pemerintah menuai reaksi keras. Sejumlah pengurus daerah menilai pernyataan tersebut berlebihan, tidak berdasar, bahkan bisa merusak wibawa organisasi. “Pemerintah tidak pernah cawe-cawe dalam kongres PWI. Pemakaian gedung BPPTIK hanyalah dukungan fasilitas, bukan arahan politik. Justru kalau […]

  • Pemilu Tanpa Publik, Kekuasaan Tanpa Kontrol

    Pemilu Tanpa Publik, Kekuasaan Tanpa Kontrol

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026 | 07:54 WIB
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    Oleh: Teguh Eko Prasetyo* Wacana pengembalian pemilihan kepala daerah melalui DPRD dengan alasan efisiensi anggaran sejatinya bukan upaya menghemat demokrasi, melainkan menyederhanakannya dengan cara paling berbahaya: mengeluarkan rakyat dari proses pengambilan keputusan. Di balik bahasa teknokratis tentang biaya, tersembunyi pilihan politik mendasar tentang apakah negara masih menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan. Hak memilih pemimpin bukanlah […]

expand_less