Jumat, 31 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024 | 21:47 WIB
  • print Cetak

JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendorong pemerintah kabupaten/ kota dan desa untuk memperkuat cadangan pangan. Hal itu dilakukan untuk mengamankan stok beras di wilayahnya.

“Jadi harus ada stok cadangan beras di desa, kabupaten, dan provinsi,” kata Nana, usai acara gerakan pangan murah dan penyaluran bantuan cadangan pangan Pemprov Jateng di Kantor Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu (28/2/2024).

Nana mengatakan, musim panen raya padi diperkirakan antara bulan Februari-April 2024. Menurut dia, Dimomentum itu tepat untuk meningkatkan stok beras cadangan pangan pemerintah, sekaligus menurunkan harga beras.

Ia membeberkan, stok beras cadangan pangan Pemprov Jateng tahun 2024 diketahui sebesar 320 ton. Kata dia, Cadangan beras itu dimanfaatkan ketika masyarakat memerlukan bantuan beras.

“Termasuk, bantuan korban bencana alam maupun bantuan pangan bagi keluarga miskin yang belum ter-cover bantuan dari Bapanas melalui Bulog,” tukasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari menambahkan, dalam edaran Mendagri tertanggal 17 Januari 2024, memang semua level pemerintah diharuskan memperkuat cadangan pangan.

“Jadi sudah ada rumusan cadangan pangan yang harus disiapkan, termasuk komposisi anggaran. Kami juga koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/ Kota, untuk mengetahui daerah mana saja yang sudah mencukupi, dan mana saja yang masih kurang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil perhitungan Bapanas, lanjut Dyah, sebanyak 31 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang harus menambah stok cadangan pangan. Salah satunya di Kabupaten Magelang yang baru memiliki 62 ton cadangan beras yang seharusnya 84 ton beras.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekonomi Tiongkok Pulih, Pemprov Jateng Melirik Peningkatan Kerja Sama dengan Tiongkok

    Ekonomi Tiongkok Pulih, Pemprov Jateng Melirik Peningkatan Kerja Sama dengan Tiongkok

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024 | 23:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Seiring pulihnya ekonomi pertumbuhan rakyat kelas menengah, dan pesatnya sektor industri di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melilirik akan menjajaki peningkatan kerja sama dengan RRT bidang pariwisata dan pengembangan sumber daya manusia. Hal itu mengemuka dalam pertemuan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno dengan Konsul Jenderal RRT Xu Yong pada […]

  • Akhir Januari 2025, Tilang Manual Dihentikan, akan Diganti dengan Ini

    Akhir Januari 2025, Tilang Manual Dihentikan, akan Diganti dengan Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025 | 20:26 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kepolisian akan menghentikan tilang manual mulai akhir Januari 2025. Hal ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, Selasa (21/1/2024). Menurutnya, keputusan tersebut diambil untuk mengurangi interaksi secara langsung antara petugas dengan masyarakat yang dapat menimbulkan potensi nilai negatif terhadap citra kepolisian. “Karena jika penegakan hukum masih melibatkan […]

  • Ahmad Luthfi Tegaskan Integritas Pemimpin di Depan Ribuan Mahasiswa Unimus

    Ahmad Luthfi Tegaskan Integritas Pemimpin di Depan Ribuan Mahasiswa Unimus

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025 | 22:45 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya integritas dan karakter melayani bagi seorang pemimpin. Hal itu disampaikan di depan ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Senin, 8 September 2025. Siang itu, Ahmad Luthfi memenuhi undangan Rektor Unimus, Masrukhi, untuk memberikan pidato penyemangat dan arahan kepada mahasiswa baru Unimus. Ahmad Luthfi membuka […]

  • Mangkunegaran Run 2026 Sedot 7.750 Peserta, Dongkrak Pariwisata dan UMKM

    Mangkunegaran Run 2026 Sedot 7.750 Peserta, Dongkrak Pariwisata dan UMKM

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026 | 15:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Puncak perayaan Adeging Mangkunegaran ke-269 melalui ajang “Mangkunegaran Run 2026” berlangsung meriah dan sukses menyedot 7.750 peserta dari berbagai daerah, Minggu pagi (3/5/2026). Tak sekadar lomba lari, event ini menjadi etalase perpaduan olahraga, budaya, pariwisata, kesehatan, hingga penggerak ekonomi lokal di Kota Surakarta. Gelaran yang mengambil rute dari Stadion Manahan hingga Pura […]

  • Pemprov Jateng Kembali Kirim Delapan Starlink ke Aceh Dukung Komunikasi Bencana

    Pemprov Jateng Kembali Kirim Delapan Starlink ke Aceh Dukung Komunikasi Bencana

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026 | 21:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Kali ini, bantuan berupa delapan unit perangkat internet satelit Starlink dikirim untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan informasi di lokasi bencana. Perangkat tersebut merupakan dukungan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah yang diserahkan kepada Pemprov Jateng, […]

  • Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Islam: Mengatasi Dikotomi Ilmu Agama dan Umum melalui Pendekatan Integratif-Holistik

    Rekonstruksi Paradigma Pendidikan Islam: Mengatasi Dikotomi Ilmu Agama dan Umum melalui Pendekatan Integratif-Holistik

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 | 16:39 WIB
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Dicky Apriansyah Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problem dikotomi ilmu dalam pendidikan Islam serta merumuskan solusi melalui rekonstruksi paradigma berbasis pendekatan integratif-holistik. Dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum telah menjadi persoalan mendasar yang berdampak pada fragmentasi sistem pendidikan, ketimpangan kompetensi lulusan, serta lemahnya integrasi nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Penelitian […]

expand_less