Jumat, 3 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024 | 21:47 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendorong pemerintah kabupaten/ kota dan desa untuk memperkuat cadangan pangan. Hal itu dilakukan untuk mengamankan stok beras di wilayahnya.

“Jadi harus ada stok cadangan beras di desa, kabupaten, dan provinsi,” kata Nana, usai acara gerakan pangan murah dan penyaluran bantuan cadangan pangan Pemprov Jateng di Kantor Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu (28/2/2024).

Nana mengatakan, musim panen raya padi diperkirakan antara bulan Februari-April 2024. Menurut dia, Dimomentum itu tepat untuk meningkatkan stok beras cadangan pangan pemerintah, sekaligus menurunkan harga beras.

Ia membeberkan, stok beras cadangan pangan Pemprov Jateng tahun 2024 diketahui sebesar 320 ton. Kata dia, Cadangan beras itu dimanfaatkan ketika masyarakat memerlukan bantuan beras.

“Termasuk, bantuan korban bencana alam maupun bantuan pangan bagi keluarga miskin yang belum ter-cover bantuan dari Bapanas melalui Bulog,” tukasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari menambahkan, dalam edaran Mendagri tertanggal 17 Januari 2024, memang semua level pemerintah diharuskan memperkuat cadangan pangan.

“Jadi sudah ada rumusan cadangan pangan yang harus disiapkan, termasuk komposisi anggaran. Kami juga koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/ Kota, untuk mengetahui daerah mana saja yang sudah mencukupi, dan mana saja yang masih kurang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil perhitungan Bapanas, lanjut Dyah, sebanyak 31 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang harus menambah stok cadangan pangan. Salah satunya di Kabupaten Magelang yang baru memiliki 62 ton cadangan beras yang seharusnya 84 ton beras.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menhan RI dan Panglima TNI Tegaskan Pertahanan sebagai Penopang Stabilitas Nasional

    Menhan RI dan Panglima TNI Tegaskan Pertahanan sebagai Penopang Stabilitas Nasional

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025 | 12:32 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kasau, Wakasad, dan Wakasal mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI yang digelar secara tertutup dan berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025). Selesai rapat, di hadapan para awak […]

  • Prabowo Ingatkan Pejabat Hemat APBN 2025: Perangi Kebocoran di Semua Tingkat!

    Prabowo Ingatkan Pejabat Hemat APBN 2025: Perangi Kebocoran di Semua Tingkat!

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024 | 19:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat agar berhemat dan mengurangi kebocoran. Ia menekankan kembali hal ini saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 serta Peluncuran Katalog Elektronik Versi 6.0 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12). Prabowo mengatakan APBN tahun 2025 dirancang […]

  • Gerak Cepat, Polisi Evakuasi Puluhan Warga Terdampak Banjir di Siwalan Pekalongan

    Gerak Cepat, Polisi Evakuasi Puluhan Warga Terdampak Banjir di Siwalan Pekalongan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 21:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Sebanyak 68 warga di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, terpaksa dievakuasi ke posko pengungsian setelah air merendam pemukiman mereka pada Sabtu (17/01/2026) dini hari. Banjir mulai masuk ke pemukiman warga di Dukuh Babadan dan Dukuh Tugurejo sekitar pukul […]

  • Masih Potensi Hujan, Sekda: Jika Darurat Hubungi Kanal Pengaduan

    Masih Potensi Hujan, Sekda: Jika Darurat Hubungi Kanal Pengaduan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026 | 23:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat, setidaknya terjadi 45 kejadian bencana pada 1-25 Januari 2026. Oleh karennaya, masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan masih terjadi hingga 9 Februari 2026 mendatang. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, jenis bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, kebakaran, hingga cuaca ekstrem. Kejadian tersebut tersebar […]

  • Regu Garuda SMP Muhammadiyah Sumbang Sabet Juara Umum LPB V Tingkat Nasional

    Regu Garuda SMP Muhammadiyah Sumbang Sabet Juara Umum LPB V Tingkat Nasional

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Kontingen Regu Putra Garuda dari SMP Muhammadiyah Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara Umum Putra pada Lomba Pengenal Berprestasi (LPB) V Tingkat Nasional Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Pengumuman kemenangan tersebut disampaikan pada penutupan kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan kawasan Candi Banyunibo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa […]

  • Bencana Banjir Demak Disebut Banjir Terparah dalam 30 Tahun silam. Begini Penjelasan BRIN

    Bencana Banjir Demak Disebut Banjir Terparah dalam 30 Tahun silam. Begini Penjelasan BRIN

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024 | 18:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eko Soebowo menyebut bencana banjir di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sebagai banjir terparah dalam 30 tahun terakhir. Pasalnya, peristiwa itu nyaris menenggelamkan belasan kecamatan dan melumpuhkan aktivitas perekonomian. Eko menyebut hal itu pada saat Media Lounge Discussion (MELODI) yang […]

expand_less