Sabtu, 4 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

Amankan Stok, Pemerintah Kabupaten/ Kota Hingga Desa Didorong untuk Perkuat Cadangan Pangan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024 | 21:47 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendorong pemerintah kabupaten/ kota dan desa untuk memperkuat cadangan pangan. Hal itu dilakukan untuk mengamankan stok beras di wilayahnya.

“Jadi harus ada stok cadangan beras di desa, kabupaten, dan provinsi,” kata Nana, usai acara gerakan pangan murah dan penyaluran bantuan cadangan pangan Pemprov Jateng di Kantor Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu (28/2/2024).

Nana mengatakan, musim panen raya padi diperkirakan antara bulan Februari-April 2024. Menurut dia, Dimomentum itu tepat untuk meningkatkan stok beras cadangan pangan pemerintah, sekaligus menurunkan harga beras.

Ia membeberkan, stok beras cadangan pangan Pemprov Jateng tahun 2024 diketahui sebesar 320 ton. Kata dia, Cadangan beras itu dimanfaatkan ketika masyarakat memerlukan bantuan beras.

“Termasuk, bantuan korban bencana alam maupun bantuan pangan bagi keluarga miskin yang belum ter-cover bantuan dari Bapanas melalui Bulog,” tukasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari menambahkan, dalam edaran Mendagri tertanggal 17 Januari 2024, memang semua level pemerintah diharuskan memperkuat cadangan pangan.

“Jadi sudah ada rumusan cadangan pangan yang harus disiapkan, termasuk komposisi anggaran. Kami juga koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/ Kota, untuk mengetahui daerah mana saja yang sudah mencukupi, dan mana saja yang masih kurang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil perhitungan Bapanas, lanjut Dyah, sebanyak 31 kabupaten/ kota di Jawa Tengah yang harus menambah stok cadangan pangan. Salah satunya di Kabupaten Magelang yang baru memiliki 62 ton cadangan beras yang seharusnya 84 ton beras.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kodim 0702 Purbalingga dan Masyarakat Bahu-Membahu Bangun Infrastruktur Desa

    Kodim 0702 Purbalingga dan Masyarakat Bahu-Membahu Bangun Infrastruktur Desa

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026 | 17:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sinergi antara warga Dusun Batur, Desa Krangean, dengan Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702 Purbalingga semakin solid dalam percepatan pembangunan jalan. Sejak pagi hari, kerja bakti dilakukan dengan metode estafet ember material guna mengefektifkan proses pengecoran di jalur yang dikelilingi pepohonan rimbun tersebut. Meski menguras tenaga, suasana gotong royong tetap diwarnai keakraban […]

  • Bupati Pemalang Tegaskan Pentingnya Menempatkan HAM di atas Kepentingan Kelompok dan Individu

    Bupati Pemalang Tegaskan Pentingnya Menempatkan HAM di atas Kepentingan Kelompok dan Individu

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025 | 05:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menegaskan pentingnya menempatkan HAM di atas kepentingan kelompok dan individu mengingat masyarakat Indonesia yang sangat pluralistik. Buapti Anom menyampaikan penegasan tersebut usai menghadiri Puncak Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-77 yang diselenggarakan Kementerian Hukum dan HAM RI, di Lapangan Tennis Indoor Senayan Jakarta, Selasa (10/12/2025), Selanjutnya […]

  • Satresnarkoba Polres Pekalongan Berhasil Menangkap Pengedar Obat Terlarang Jenis Hexymer

    Satresnarkoba Polres Pekalongan Berhasil Menangkap Pengedar Obat Terlarang Jenis Hexymer

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024 | 14:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Salah seorang pelaku pengedar obat-obatan terlarang jenis Hexymer ditangkap Satresnarkoba Polres Pekalongan, Rabu (20/3/2024). Tersangka berinisial DMA alias De Abu (19) warga Pesanggrahan Kecamatan Wonokerto ditangkap pada Senin (18/3/2024), hasil pengembangan kasus penangkapan pengguna narkoba di Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi melalui Kasat Resnarkoba AKP Roby Novi Diawanto menjelaskan, […]

  • Wakil Bupati Pemalang Minta Alumni STEMBI Al Aziziyah Dapat Berkontribusi Untuk Pemalang

    Wakil Bupati Pemalang Minta Alumni STEMBI Al Aziziyah Dapat Berkontribusi Untuk Pemalang

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025 | 11:47 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes minta para alumni STEMBI Al Aziziyah Randudongkal dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Pemalang. Ia menyampaikan hal tersebut saat dirinya menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) STEMBI Al-Aziziyah di Kampus tersebut Sabtu (27/9/2025). “Saya berharap pada alumni STEMBI Al Aziziyah ini, yang […]

  • CJIBF 2026, Gubernur Luthfi Target Investasi Hijau dan 12 Kawasan Industri Baru

    CJIBF 2026, Gubernur Luthfi Target Investasi Hijau dan 12 Kawasan Industri Baru

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026 | 17:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tancap gas memperkuat investasi dan industri hijau melalui pembukaan Central Java Business Investment Forum (CJIBF) 2026. Forum investasi tahunan itu dibuka langsung Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, serta Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S Budiman, di Ballroom Hotel PO, Kota Semarang, […]

  • Rektor Paramadina: Hukum yang Buruk Bisa Menghancurkan Ekonomi Nasional

    Rektor Paramadina: Hukum yang Buruk Bisa Menghancurkan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025 | 15:32 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti dampak serius hukum yang lemah, tidak adil, dan mudah diintervensi terhadap perekonomian Indonesia. Pandangan ini disampaikan terkait kasus hukum yang menimpa mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, atau Tom Lembong. “Saya sebagai ekonom ingin memberi kontribusi (semoga bermakna) terhadap praktek kriminalisasi hukum dan kasus Tom […]

expand_less