Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Daerah » Asah Kemampuan, Polres Pekalongan Gelar Latihan Beladiri Polri Selama 3 Hari

Asah Kemampuan, Polres Pekalongan Gelar Latihan Beladiri Polri Selama 3 Hari

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Dalam upaya meningkatkan kemampuan beladiri para anggotanya, Polres Pekalongan menggelar latihan beladiri Polri yang berlangsung selama tiga hari di Gedung Serbaguna Wicaksana Laghawa, Kajen. Latihan ini dimulai sejak Rabu (15/10/2025) dan akan berlangsung hingga Jumat (17/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personil berpangkat Bripda hingga Iptu, terutama bagi anggota yang akan melaksanakan Ujian Kenaikan Pangkat (UKP) periode Januari 2026 mendatang.

Kabag SDM Polres Pekalongan Kompol Guntur Tri Harjani mengatakan, latihan ini menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap semester untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan teknis beladiri anggota.

“Latihan beladiri ini untuk mengasah kemampuan anggota dalam menunjang pelaksanaan tugas, baik dalam pelayanan, perlindungan, maupun pengayoman kepada masyarakat,” ujar Kompol Guntur saat ditemui di lokasi, Rabu (15/10/2025).

Latihan ini tidak hanya sekedar pengulangan teknik dasar, tapi juga menekankan pada penerapan teknik beladiri dalam situasi nyata yang mungkin dihadapi anggota di lapangan.

“Semua anggota ikut, dari Bripda sampai Iptu. Latihan ini wajib, apalagi yang akan UKP. Kita latihkan baik teknik tangan kosong maupun penggunaan alat,” jelas Guntur.

Ia menambahkan, beladiri Polri adalah keterampilan yang wajib dimiliki setiap anggota sebagai bentuk perlindungan terhadap diri sendiri maupun masyarakat.

“Beladiri Polri mencakup kemampuan menghindar, menangkis, dan jika perlu menyerang balik untuk melumpuhkan pelaku kejahatan. Ini penting sebagai bentuk tanggung jawab anggota di lapangan,” ungkap Kabag SDM.

Latihan yang diberikan meliputi teknik dasar seperti pukulan, tangkisan, teknik jatuhan, serta cara membawa tahanan. Selain itu, juga dilatihkan teknik menghadapi serangan menggunakan alat seperti pisau atau celurit.

“Untuk teknik tanpa alat, kita latih cara melepaskan pegangan, cekikan, sekapan, hingga menghindar dari kuncian. Sedangkan untuk latihan dengan alat, peserta menggunakan tongkat dan borgol sebagai alat pertahanan,” imbuhnya.

Kompol Guntur berharap latihan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan personel saat menghadapi situasi genting di lapangan. Selain itu, latihan juga diharapkan menumbuhkan rasa percaya diri dan ketanggapan dalam menghadapi ancaman gangguan kamtibmas.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Begal Viral di Medsos, Akhirnya Dicokok Polisi

    Pelaku Begal Viral di Medsos, Akhirnya Dicokok Polisi

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Aksi begal yang Viral di Media Sosial (Medsos) di wilayah Bojong, Kabupaten Pekalongan akhirnya berhasil ditangkap Polisi. Para pelaku begal tersebut sebelumnya beraksi di Jl. Betikan Raya Desa Bojong Minggir, Kecamatan Bojong dan berhasil menggasak HP milik korban. Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti menjelaskan bahwa sebelumnya, aksi begal terjadi pada […]

  • Ratusan Juta Rupiah Logistik Dikirim ke Empat Daerah Banjir Oleh Pemprov Jateng

    Ratusan Juta Rupiah Logistik Dikirim ke Empat Daerah Banjir Oleh Pemprov Jateng

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat merespons banjir yang melanda Kendal, Batang, Pemalang, dan Kota Pekalongan. Bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah langsung dikirim untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi. Bantuan tersebut didistribusikan pada Sabtu, 17 Januari 2026, sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng kepada pemerintah kabupaten/kota dalam memperkuat penanganan kebencanaan. […]

  • Pupuk Bersubsidi di Jateng Diperkirakan Bisa Terserap Seluruhnya pada Desember 2024

    Pupuk Bersubsidi di Jateng Diperkirakan Bisa Terserap Seluruhnya pada Desember 2024

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyampaikan serapan pupuk bersubsidi di Jawa Tengah hingga kini telah mencapai 60,23 persen dari alokasi sebanyak 1.688.884 ton pada 2024. Hal itu ia sampaikan saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada acara Rembuk Tani di Saloka Theme Park, Kabupaten Semarang, Jumat (22/11/2024). “Insyaallah pupuk […]

  • Ajak Tertib Lalin di Car Free Day, Satlantas Pekalongan Beri Bunga ke Warga yang Disiplin!

    Ajak Tertib Lalin di Car Free Day, Satlantas Pekalongan Beri Bunga ke Warga yang Disiplin!

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Operasi Zebra Candi 2025 tidak selalu identik dengan penindakan. Sat Lantas Polres Pekalongan justru menggunakan pendekatan humanis melalui kegiatan “Art Policing Car Free Day” di Alun-alun Kajen, Minggu (23/11/2025). Kegiatan edukasi yang bertepatan dengan momen hari bebas kendaraan ini dimulai sejak pagi hingga selesai. Tim Sat Lantas yang dipimpin oleh Kanit Kamsel […]

  • Pemprov Jateng Komitmen Jadikan Sektor Wisata Sebagai Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    Pemprov Jateng Komitmen Jadikan Sektor Wisata Sebagai Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui strategi pengembangan berbasis aglomerasi dan desa wisata, capaian pariwisata Jawa Tengah tercatat sebagai yang tertinggi secara nasional. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, pariwisata menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus memperkuat ekonomi […]

  • Pengrajin Pisau Asal Jawa Tengah Meraih Predikat Terbaik di Inacraft Award 2024. Hanya Menggunakan Bahan Ini

    Pengrajin Pisau Asal Jawa Tengah Meraih Predikat Terbaik di Inacraft Award 2024. Hanya Menggunakan Bahan Ini

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Heri Susanto salah seorang pengrajin bilah senjata tajam asal Desa Sanggrahan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, meraih predikat terbaik dalam Inacraft Award 2024, Minggu (3/3/2024). Prestasi tersebut membuktikan, bahwa kerajinan asal Jawa Tengah mampu unjuk gigi pada ajang pamer kerajinan internasional di antara ribuan produk. Heri yang meraih juara atas produk pisau […]

expand_less