Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kolom » Bacaan Tahlil

Bacaan Tahlil

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026 | 10:24 WIB
  • print Cetak

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allahu lâ ilâha illa huwal-ḫayyul-qayyûm(u). Lâ ta’khudzuhû sinatuw wa lâ naûm(u). Lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl. Man dzal ladzî yasyfa’u ‘indahû illâ bi idznih(i). Ya’lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum. Wa lâ yuḫithûna bi syai’in min ‘ilmihî illâ bimâ syâ’a wasi’a kursiyyuhus-samawâti wal-ardl. Wa lâ ya’ûduhu ḫifdhuhumâ wahuwal-‘aliyyul-adhîm.

Allah, tiada yang layak disembah kecuali Dia yang hidup kekal lagi berdiri sendiri. Tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberikan syafaat di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu dari ilmu-Nya kecuali apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat menjaga keduanya. Dia maha tinggi lagi maha agung.
Tampilkan Tahlil Lengkap

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَـــظِيْمَ ×٣

Astaghfirullâhal-‘adhîm 3 x
Saya mohon ampun kepada Allah yang maha agung (3 kali).

أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، حَيٌّ مَوْجُوْدٌ

Afdlaludz dzikri fa‘lam annahu lâ ilâha illallâhu ḫayyun maujûd(un)
Sebaik-baik dzikir–ketahuilah–adalah lafal ‘Lâ ilâha illallâh’, tiada tuhan selain Allah, Dzat yang Mahahidup dan Wujud.

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، حَيٌّ مَعْبُوْدٌ

La ilâha illâllâhu ḫayyun ma‘bûd
Tiada tuhan selain Allah, Dzat yang mahahidup dan disembah.”

لَاَ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، حَيٌّ بَاقٍ

La ilâha illâllâhu ḫayyun bâq
Tiada tuhan selain Allah, Dzat yang Mahahidup dan kekal.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pemalang Terima Penghargaan Adhikarya Bhakti Praja Utama dari Radar Tegal

    Bupati Pemalang Terima Penghargaan Adhikarya Bhakti Praja Utama dari Radar Tegal

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025 | 19:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widyantoro menerima Penghargaan Adhikarya Bhakti Praja Utama, Radar Tegal Award 2025. Penghargaan di serahkan Direktur Utama Radar Tegal M. Sukron kepada Bupati Pemalang yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pemalang Joko Ngatmo dalam acara Saresehan bertajuk “Ancaman Abrasi, Pantura Potensi Tenggelam” yang digelar Radar Tegal di Gedung […]

  • Nurkholes Resmi Menjabat Plt Bupati Pemalang

    Nurkholes Resmi Menjabat Plt Bupati Pemalang

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026 | 20:08 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama Provinsi Jawa Tengah Edy Iswanto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah Harso Susilo, Sekda Kabupaten Pemalang Bagus Sutopo, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah serta kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Pemalang.

  • Sentuhan Kepedulian Polsek Wiradesa, Bantu Pria Terlantar Pulang ke Pelukan Keluarga

    Sentuhan Kepedulian Polsek Wiradesa, Bantu Pria Terlantar Pulang ke Pelukan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026 | 11:42 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di tengah sunyinya malam, sebuah kisah kepedulian hadir dari Polsek Wiradesa. Senin malam, 13 April 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, seorang pria datang ke Mapolsek Wiradesa dengan langkah lelah dan harapan sederhana, bisa kembali pulang ke keluarganya. Pria tersebut diketahui bernama Dwi Ariyanto (39), asal Kota Kediri, Jawa Timur. Jauh dari rumah […]

  • Jelang Nataru, Pemkab Pemalang Fokuskan Empat Hal

    Jelang Nataru, Pemkab Pemalang Fokuskan Empat Hal

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025 | 22:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Tutuko mengatakan bahwa fokus lain menjelang nataru yaitu terlindunginya daya beli masyarakat khususnya kelompok rentan selama periode hari besar keagamaan dan pergantian tahun baru.*

  • Masyarakat Diminta Hati-hati dalam Memilih Makanan, Kenali Pangan yang Mengandung Bahabn Berbahaya di Pasara 

    Masyarakat Diminta Hati-hati dalam Memilih Makanan, Kenali Pangan yang Mengandung Bahabn Berbahaya di Pasara 

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024 | 08:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Ia mengimbau masyarakat untuk cerdas memilih makanan, dengan memperhatikan nilai gizi dan keamanan pangan. Aman yang dimaksud artinya bebas tiga bahaya, fisik, kimia dan biologis. “Lihat apakah makanan tertutup, atau tidak ada kemungkinan debu atau hewan yang menempel,” ujarnya “Atau mengunakan cara lainnya, dengan mengecek warna makanan. Jika makanan memiliki warna mencolok, kemungkinan makanan tersebut […]

  • Mengapa Semangat Pembahasan UUD 1945 Sekarang Jadi  Melempem ?

    Mengapa Semangat Pembahasan UUD 1945 Sekarang Jadi Melempem ?

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025 | 03:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Oleh: Jacob Ereste Semula filosofis dari makna sepi ing pamrih, rame ing gawe itu asal muasalnya berasal dari getaran spiritual suku bangsa Jawa. Kemudian sempat menjadi pengobar sangat suku bangsa nusantara dalam etos kerja, sedikit bicara. Jadi tidak perlu terlalu banyak berlagak (ngomong) saja, karena yang lebih utama adalah bekerja. Tapi sekarang filsafat kerja ini […]

expand_less