Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Sebagai Alat Politik?

Bansos, Pengentasan Kemiskinan atau Sebagai Alat Politik?

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gejala lainnya dengan memasukkan Gibran Rakabuming putra Jokowi melalui MK, dengan memanipulasi proses hukum dan politik sehingga menjadi cawapres 02. Setelah itu kita melihat bansos dijadikan alat politik untuk memenangkan kekuasaan dalam pilpres 2024. “Suara-suara kampus dan civil society tidak diindahkan, bahkan tidak ada dialog sebagaimana dulu Soeharto mengadakan dialog dengan para mahasiswa. Itulah yang disebut gejala Otorianisme Baru. Jadi, bansos sebagai instrumen pemenangan politik adalah bagian dari konstruksi politik otoritarian” tambahnya.

Narasumber lainnya, Dr. Elan Satriawan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada melihat saat ini sudah menjadi alat tujuan utama dari politik. Bansos juga dikategorikan sangat penting untuk penanggulangan kemiskinan, faktanya hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Bansos sering kali dijadikan sebagai strategi tetapi juga sangat rentan terhadap upaya-upaya politisasi.

“Hal yang harus dilakukan untuk penanggulangan kemiskinan bukan hanya bansos saja yang seolah menjadi satu-satunya jalan, karena jelas tidak akan cukup. Harus ada program afirmasi yang dapat menghilangkan/mengatasi kendala-kendala yang membuat kelompok bawah/miskin, bisa relatif setara dengan rakyat yang lain” kata Elan.

Elan memandang harus ada program perlindungan sosial yang berfungsi untuk melindungi agar kesejahteraan mereka tidak jatuh. Khususnya dalam situasi krisis, contohnya ada peristiwa penggusuran kaki lima, atau kepala keluarga yang sakit berkepanjangan, dan lainnya. Krisis yang sifatnya agregat atau pun yang unik per individu.

“Sayangnya program-program seperti UMKM, inklusifitas dan lain sebagainya tidak secara efektif dan sistematis dikaitkan dengan penanggulangan kemiskinan. Sejauh ini, yang dikenal masyarakat mengenai penanggulangan kemiskinan hanya bansos.” Tambah Elan.

Dr. Ninasapti Triaswati dosen dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia melihat tujuan dari adanya bansos memang pencapaian target dengan tujuan politiknya pengentasan kemiskinan. “Sebenarnya tujuan bansos itu komprehensif bukan hanya memberikan sejumlah uang atau makanan/pendidikan, tapi dengan meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui berbagai kebijakan ekonomi dan keuangan” kata Nina.

“Jika dibandingkan periode saat ini nilai bansos Rp 496 triliun, sedangkan periode lalu sebesar Rp 476 T. Yang menjadi masalah bukan sekedar mencapai atau bahkan tepat sasaran tetapi juga soal pemerataan antar kelompok” lanjut Nina.

Pada 2013 ke 2014 bansos yang digelontorkan sekitar Rp 398 T, di akhir era SBY sebesar Rp 439 T, jadi bisa dilihat dengan jelas bahwa ada lonjakan anggaran sekira Rp40 T. “Bahkan jika dilihat berdasarkan data, nilai bansos yang paling besar terjadi pada 2020 yaitu sebesar Rp498 T (Pandemi Covid). Kemudian terjadi penurunan kembali ke angka Rp 397 T pada 2021. kemudian naik lagi di 2022 sebesar Rp 431 dan Rp 476 di tahun 2023. Dari angka-angka itu memang ada pertanyaan besar, apakah ada kepentingan yang muncul yakni kepentingan politik?” imbuh Nina.

Wijayanto Direktur Pusat Media dan Demokrasi LP3ES menyampaikan bahwa bansos yang dibagikan saat pemilu merupakan suatu refleksi kegagalan negara untuk memenuhi amanah konstitusi. “Tak hanya itu, bansos yang diberikan adalah refleksi kegagalan birokrasi negara untuk menjalankan bantuan sosial, sehingga terjadinya kegagalan birokrasi dan administratif didalamnya” kata Wijayanto.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Secara Daring Bupati Ngesti Nugraha Serahkan SK Kepada 663 PPPK

    Secara Daring Bupati Ngesti Nugraha Serahkan SK Kepada 663 PPPK

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Dari hasil seleksi kompetensi menggunakan sistem CAT Badan Kepegawaian Nasional (BKN), ada 665 peserta yang dinyatakan lulus. Namun hanya 663 yang memperoleh Nomor Induk PPPK (NIPPPK). “Ada dua peserta yang mengundurkan diri, di antaranya, formasi guru kelas dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi,” ujarnya. Ia membeberkan, sejumlah 663 PPPK penerima SK terdiri dari 564 orang […]

  • Dari Generasi ke Generasi, Kepala Bakamla RI Anjangsana Dalam Rangka HUT Bakamla RI

    Dari Generasi ke Generasi, Kepala Bakamla RI Anjangsana Dalam Rangka HUT Bakamla RI

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Dalam rangka peringatan HUT Bakamla RI ke-20, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah bersama dengan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla RI Ny. Yuanita Irvansyah melaksanakan anjangsana ke jajaran Kalakhar Bakorkamla dan Kepala Bakamla RI terdahulu di Jakarta, Selasa (9/12/2025). Kunjungan pertama dilaksanakan di kediaman Laksdya TNI (Purn.) Arie Sudewo yang merupakan […]

  • Ribuan Peserta Fun Walk Ramaikan Hari Jadi Kabupaten Pemalang

    Ribuan Peserta Fun Walk Ramaikan Hari Jadi Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Dalam acara tersebut, Bupati dan Kepala Pengadilan Negeri didampingi Ketua TP PKK Pemalang mengundi kupon hadiah utama 2 unit motor dari Bank Jateng dan Bank BRI Pemalang. Setelah diundi, peserta yang mendapatkan hadiah utama 1 unit motor mio yaitu Hanjuang dari Desa Belik Kecamatan Belik dan 1 unit motor beat didapat oleh Ulin dari Kelurahan […]

  • Sejumlah Spanduk dan Banner Berukuran Besar Terpasang di Titik-titik Strategis

    Sejumlah Spanduk dan Banner Berukuran Besar Terpasang di Titik-titik Strategis

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Kami ingin pendekatan yang lebih edukatif. Dengan banner ini, pengendara diingatkan untuk selalu melengkapi surat-surat, memakai helm SNI, dan tidak melanggar aturan. Jangan sampai niat perjalanan anda terhambat karena kelalaian sendiri,” pungkas AKP Rony. Langkah pemasangan ini mendapatkan sambutan positif dari warga. Melalui banner ini, bisa memberikan informasi bagi mereka, terutama bagi pengguna jalan yang […]

  • Faktor Cuaca Ekstrim yang Terjadi, Pengiriman Gas Melon Sempat Terhambat

    Faktor Cuaca Ekstrim yang Terjadi, Pengiriman Gas Melon Sempat Terhambat

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Menjelang lebaran juga belum ada kepastian dari pihak Pertamina untuk menambah suplai elpiji ke pangkalan. “Kalau mau nambah ya itu keputusan dari Pertamina, biasanya kalau ditambah ya paling 100 tabung,” pungkasnya. ***

  • Bupati Anom Senang Saksikan Kemeriahan Pasar Murah

    Bupati Anom Senang Saksikan Kemeriahan Pasar Murah

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Melihat kemeriahan dan antusias masyarakat  mengunjungi pasar murah putaran ketiga yang digelar Pemkab di Desa Tambakrejo Kecamatan /Kabupaten Pemalang, pada Jumat 21 Maret 2025, Bupati Anom Widiyantoro mengatakan bahwa suasana seperti yang menjadi tujuan dilaksanakannya  pasar murah. “Alhamdulillah suasana sangat meriah. Jadi suara soundnya kalah dengan suara pembelian transaksinya,” ujarnya. Selain mengungkapkan […]

expand_less