Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Kolaborasi Sunyi yang Menggerakkan Jawa Tengah

Kolaborasi Sunyi yang Menggerakkan Jawa Tengah

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025 | 23:32 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Di Jawa Tengah, pembangunan tak lagi lahir semata dari ruang rapat birokrasi. Sepanjang 2025, gagasan-gagasan akademik turun langsung ke desa, pesisir, dan wilayah rawan bencana. Melalui kolaborasi dengan 44 perguruan tinggi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka babak baru pembangunan. Lebih ilmiah, lebih efisien, dan lebih dekat dengan kebutuhan warga.

Bukan lagi sekadar wacana kolaborasi. Sepanjang 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melibatkan 44 perguruan tinggi negeri dan swasta untuk mengawal langsung program-program strategis gubernur. Dari desa pesisir hingga wilayah rawan bencana, kampus hadir membawa kajian akademik, tenaga ahli, dan mahasiswa ke jantung pembangunan daerah.

Inilah wajah baru pembangunan Jawa Tengah pada 2025: kampus turun tangan, pemerintah berbagi peran. Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, kolaborasi tidak lagi sekadar jargon. Sebanyak 44 perguruan tinggi negeri dan swasta dilibatkan secara aktif untuk mengawal dan menuntaskan program-program prioritas daerah. Kerja sama itu dirajut dalam satu wadah bernama Forum Rektor. Sebuah ruang temu antara kebijakan publik dan nalar akademik.

Tak lama setelah dilantik, tepat 14 Maret 2025, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin menandai babak baru itu dengan menandatangani nota kesepahaman bersama 44 rektor dan direktur perguruan tinggi. Hanya 22 hari setelah pelantikan, kerja kolaboratif lintas sektor langsung bergerak.

“Setiap kampus diberi program berbeda sesuai karakter dan keunggulannya,” ujar Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah, dan Kerja Sama Pemprov Jateng, Yasip Khasani, Minggu, 28 Desember 2025. Beban pemerintah menjadi lebih ringan. Sementara kebijakan menjadi lebih tepat sasaran, karena disusun dari kajian, diuji di lapangan, dan dievaluasi bersama.

Hasilnya mulai terasa. Sepanjang 2025, kampus-kampus tersebut telah terlibat aktif dalam 29 program gubernur. Dinas Perumahan, misalnya, menggandeng 15 universitas melalui KKN Tematik untuk mengawasi program RTLH. Mahasiswa turun langsung memverifikasi kondisi rumah warga miskin, memastikan bantuan tidak salah alamat.

Di sektor kesehatan, perguruan tinggi swasta membantu Dinas Kesehatan menyosialisasikan sensus kesehatan dan program Speling. Sementara di wilayah rawan bencana, BPBD bekerja sama dengan 24 perguruan tinggi untuk mitigasi dan penanganan bencana. Menggabungkan peta risiko, kajian ilmiah, dan kesiapsiagaan masyarakat.

Kolaborasi ini, menurut Yasip, baru permulaan. Ke depan, targetnya bukan hanya 29, melainkan seluruh 136 program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2025-2030. Pada 2026, giliran 72 perguruan tinggi swasta lain yang akan menyusul bergabung.

“Harapan kami, kerja sama ini juga ditiru pemerintah kabupaten dan kota. Supaya strategi pembangunan sejalan, dan kampus benar-benar menjadi mitra daerah,” ujarnya.

Bagi Wakil Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Jawa Tengah, Dr Wahid Abdulrahman, langkah ini bukan sekadar inovasi administratif, melainkan sejarah baru dalam tata kelola pemerintahan daerah. Setiap kampus diberi keleluasaan memilih program sesuai potensi, wilayah, dan keahliannya. Menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.

Beberapa program unggulan lahir dari skema ini. Universitas Diponegoro (Undip), misalnya, mengembangkan program desalinasi untuk mengolah air payau menjadi air siap minum bagi masyarakat pesisir. Di Kudus, mahasiswa KKN dilibatkan dalam pengawasan RTLH yang diluncurkan langsung Gubernur Ahmad Luthfi. Penanganan stunting, cek kesehatan gratis, hingga pelayanan Speling dijalankan bersama sejumlah kampus.

  • Penulis: Fahroji
  • Editor: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatra

    Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatra

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 00:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulangkan sebanyak 100 warga asal Jateng yang terdampak banjir bandang di Sumatra, khususnya di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Pemulangan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan keselamatan bagi warganya di mana pun berada. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, para warga tersebut sebelumnya telah berada […]

  • Pemkab Pemalang Luncurkan Program Desa Cantik Tahun 2026

    Pemkab Pemalang Luncurkan Program Desa Cantik Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026 | 21:24 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kamis (30/04/2026). Pencanangan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan piagam oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro kepada tiga perwakilan desa dan kelurahan, yakni Desa Banjardawa, Desa Bulakan, dan Kelurahan Bojongbata. Dalam sambutannya, Bupati Anom menegaskan, peluncuran program […]

  • TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Klareyan Resmi Ditutup, Fokus Bangun Negeri dari Desa

    TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Klareyan Resmi Ditutup, Fokus Bangun Negeri dari Desa

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026 | 12:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Pemalang resmi berakhir. Penutupan program ditandai dengan upacara khidmat yang dipusatkan di Lapangan Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, pada Kamis (21/5/2026). Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam […]

  • Creative Talk Paramadina Bedah Film Animasi “Jumbo”

    Creative Talk Paramadina Bedah Film Animasi “Jumbo”

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025 | 13:54 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Film Animasi “Jumbo” Karya Visinema Studios dibedah dalam acara Creative Talk – The ‘Jumbo’ Effect. Film animasi ini merupakan karya anak bangsa yang mengangkat tema kekeluargaan, keberanian, dan imajinasi anak-anak Indonesia. Acara yang diselenggarakan Universitas Paramadina Kampus Cikarang, Kamis (22/5) ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen universitas Paramadina. Acara ini menghadirkan Tedy […]

  • Pascabencana Banjir, Pekan Depan Prmprov Jateng Tentukan Langkah Rahabilitasi

    Pascabencana Banjir, Pekan Depan Prmprov Jateng Tentukan Langkah Rahabilitasi

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024 | 08:00 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjaban Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, Pemprov Jateng akan menentukan langkah rahabilitasi pascabencana banjir di wilayahnya pada pekan depan. Hal itu dilakukan setelah seluruh genangan air disedot. “Dengan berkolaborasi bersama sejumlah pihak, pemerintah akan membantu membersihkan lingkungan permukiman warga,” ucap Nana Sudjana, di sela mendampingi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo […]

  • 17 Korban Longsor di Kecamatan Petungkriyono Berhasil Dievakuasi, 8 Orang Masih dalam Pencarian

    17 Korban Longsor di Kecamatan Petungkriyono Berhasil Dievakuasi, 8 Orang Masih dalam Pencarian

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025 | 19:01 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Tim gabungan penanganan bencana longsor berhasil mengevakuasi 17 korban meninggal akibat longsor yang terjadi di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Selasa (21/1/2024). Dalam 2 hari ini, setidaknya terdapat 11 titik longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Petungkriyono. Hal ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan sejak Senin (20/1) sore hingga […]

expand_less