Selasa, 5 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kecelakaan Bis Wisata di Pemalang

Polisi Masih Menyelidiki Penyebab Kecelakaan Bis Wisata di Pemalang

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Polres Pemalang bersama Korlantas Polri dan Direktorat Lalulintas Polda Jateng masih melakukan serangkaian penyelidikan, untuk mengungkap penyebab kecelakaan lalulintas tunggal Bus pariwisata di jalur exit Tol Pemalang KM 312, Kelurahan Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Sabtu (25/10/2025) pagi.

“Kecelakaan lalulintas tersebut bermula, saat Bus melaju dari arah timur ke barat, dan sesampainya di lokasi kejadian diduga pengemudi tidak mampu menguasai laju kendaraan, sehingga kendaraan oleng ke kanan dan membentur guardrail lalu terguling ke bahu jalan di sebelah kanan,” kata Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana.

Pasca kejadian, Kapolres Pemalang mengatakan, personil Satlantas Polres Pemalang bersama tim medis langsung mengevakuasi belasan korban kecelakaan ke dua rumah sakit swasta terdekat.

“Jumlah penumpang Bus sebanyak 34 orang, terdiri dari 3 orang kru dan 31 penumpang,” kata Kapolres Pemalang.

Kapolres Pemalang mengatakan, kecelakaan lalulintas tersebut mengakibatkan 4 korban meninggal dunia, 1 korban mengalami luka berat dan 10 korban mengalami luka ringan.

“Seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit di Pemalang,” kata Kapolres Pemalang.

Kapolres Pemalang mengatakan, 4 penumpang korban meninggal dunia terdiri dari 1 orang laki-laki dan 3 orang perempuan, berinisial AG (72), SF (56), EC (45) dan K (50).

“Keempat korban tersebut mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kapolres Pemalang.

Kemudian, Kapolres Pemalang mengatakan, seluruh korban luka berat dan luka ringan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis.

“1 orang penumpang korban luka berat dalam keadaan sadar, berinisial SK (51),” kata Kapolres Pemalang.

Selanjutnya, Kapolres Pemalang mengatakan, 10 korban luka ringan merupakan 1 orang pengemudi dan 9 orang penumpang.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imam Subiyanto Raih Gelar Doktor dengan Prestasi Cumlaude

    Imam Subiyanto Raih Gelar Doktor dengan Prestasi Cumlaude

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Prestasi membanggakan kembali lahir dari rahim almamater Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang. Dr. Imam Subiyanto, S.H., M.H., secara resmi dinyatakan lulus dalam Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) dengan torehan prestasi yang luar biasa, Senin (13/4/2026). ​Imam Subiyanto, yang juga dikenal aktif menjabat sebagai Kepala Biro Hukum di media emsatunews.co.id, berhasil menyelesaikan […]

  • Dari Rapat ke Gerakan: Refleksi Dakwah Pemuda Muhammadiyah Banyumas

    Dari Rapat ke Gerakan: Refleksi Dakwah Pemuda Muhammadiyah Banyumas

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) pada Ahad, 1 Februari 2026, bertempat di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini mengusung tema “Konsolidasi Gerakan Pemuda untuk Banyumas Berkemajuan.” RAKERDA diikuti oleh jajaran Pimpinan Daerah serta Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) […]

  • SPPG Pelita Prabu Bumirejo Dihentikan Sementara Oleh Kasatgas MBG Kabupaten Pemalang

    SPPG Pelita Prabu Bumirejo Dihentikan Sementara Oleh Kasatgas MBG Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – SPPG Pelita Prabu Bumirejo, Kecamatan Ulujami mendapat teguran dan dihentikan sementara oleh Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang, Nurkholes. Keputusan itu diambil Kasatgas setelah adanya dugaan keracunan MBG yang dialami salah satu siswa TK Pertiwi Desa Blendung, belum lama ini. Nurkholes mengatakan, bahwa SPPG Bumirejo tidak diperbolehkan beroperasi selama proses penyelidikan […]

  • Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

    Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon. Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan […]

  • Kolaborasi TP PKK dan PWI, Jaga Kelestarian Lingkungan dengan Aksi Menanam Pohon

    Kolaborasi TP PKK dan PWI, Jaga Kelestarian Lingkungan dengan Aksi Menanam Pohon

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengadakan aksi kerja sama menjaga bumi dengan gerakan menanam pohon. Mereka menggelar aksi tersebut di Objek Wisata Bukit Tangkeban, Desa Nyalembeng, Kecamatan Pulosari pada hari Minggu pagi (16/11/2025). Kegiatan menanam pohon ini telah rutin dilakukan oleh TP PKK Kabupaten […]

  • Standarisasi Elektoral : Menimbang Model TPS dalam Pilkades Serentak

    Standarisasi Elektoral : Menimbang Model TPS dalam Pilkades Serentak

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    *Oleh: Bambang Mugiarto (Pemerhati Masalah Sosial-Politik dan Tata Kelola Desa) Wacana pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pemalang dengan mengadopsi model tempat pemungutan suara (TPS) ala Pemilu, perlu dikji dan pertimbangkan secara matang dan komprehensif. Di atas kertas, gagasan ini terlihat lebih prosedural. Tertib, terstandar, dan modern. Tapi dalam praktik, model ini justru berpotensi […]

expand_less