Senin, 13 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Presiden Terpilih Dilantik, Mitra AKD DPR RI akan Diumumkan

Presiden Terpilih Dilantik, Mitra AKD DPR RI akan Diumumkan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Daftar mitra kerja dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR RI periode 2024-2029 akan diumumkan setelah presiden terpilih dilantik dan mengumumkan kabinet pemerintahannya.

Hal demikian disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani usai Sidang Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2024).

“Kami masih menunggu pengumuman dari presiden terpilih yang akan dilantik pada tanggal 20 Oktober yang akan datang, untuk mengumumkan berapa kementerian dan kementerian apa saja (yang menjadi mitra AKD),” ungkapnya.

Puan mengatakan, setelah presiden terpilih mengumumkan jumlah Kementeriannya, barulah DPR mensinergikan dengan AKD di DPR yang saat ini berjumlah 13 Komisi.

Menurutnya, penentuan pimpinan AKD yang terdiri dari komisi dan badan di DPR RI juga masih menunggu presiden terpilih dilantik dan mengumumkan kabinetnya.

“Setelah itu baru mekanismenya pimpinan fraksi dari setiap fraksi akan menetapkan siapa saja yang menjadi pimpinan di setiap komisi tersebut. Itu merupakan hak dari setiap pimpinan fraksi untuk mengumumkan siapa saja pimpinan di komisi-komisi tersebut, jadi bukan hak dari pimpinan DPR untuk mengumumkan,” katanya.

Saat ini, Rapat Konsultasi DPR RI baru menentukan jumlah komisi dan penambahan satu badan di DPR RI periode 2024-2029.

“Sampai saat ini memang Rapat Konsultasi yang kemarin kami lakukan sesuai dengan mekanismenya baru menentukan jumlah komisi dan jumlah pimpinannya, juga jumlah penambahan satu badan yang ada di DPR,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Puan menegaskan bahwa penambahan komisi dan badan sebagai AKD di DPR RI itu untuk mengakomodasi wacana penambahan nomenklatur kementerian pada pemerintahan mendatang.

“Untuk memperkuat, mensinergikan dan menyelaraskan rencana penambahan kementerian yang nantinya direncanakan oleh presiden terpilih atau presiden yang akan dilantik pada tanggal 20 Oktober,” pungkasnya.

Sebelumnya, penambahan jumlah komisi dari semula 11 komisi menjadi 13 komisi dan penambahan Badan Aspirasi Masyarakat itu telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat, Polisi Evakuasi Puluhan Warga Terdampak Banjir di Siwalan Pekalongan

    Gerak Cepat, Polisi Evakuasi Puluhan Warga Terdampak Banjir di Siwalan Pekalongan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Sebanyak 68 warga di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, terpaksa dievakuasi ke posko pengungsian setelah air merendam pemukiman mereka pada Sabtu (17/01/2026) dini hari. Banjir mulai masuk ke pemukiman warga di Dukuh Babadan dan Dukuh Tugurejo sekitar pukul […]

  • Hadiri Wisuda UPS Tegal, Ini Harapan Anom Widiyantoro Pada Wisudawan dan Wisudawati

    Hadiri Wisuda UPS Tegal, Ini Harapan Anom Widiyantoro Pada Wisudawan dan Wisudawati

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode Genap Tahun Akademik 2024/2025 Universitas Pancasakti Tegal (UPS) yang digelar di Auditorium Darjoen Senoatmodjo, Sabtu (27/9/2025). Pada kesempatan tersebut Anom Widiyantoro mengatakan bahwa dirinya mengharaapkan agar lulusan UPS Tegal dapat menghasilkan riset-riset yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kepada wisudawan wisudawati, kami berharap ada […]

  • Bocah 10 Tahun di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik Tiang Penyangga Kabel Jaringan Internet

    Bocah 10 Tahun di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik Tiang Penyangga Kabel Jaringan Internet

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Seorang bocah 10 tahun meninggal dunia usai tersengat listrik saat dirinya memegang tiang penyangga kabel jaringan internet di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Rabu (16/4/2025) sore. Korban Muhammad Wildan Ariziq tersengat listrik kala ia bermain bersama empat orang temannya untuk menunggu layangan yang putus. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu […]

  • Siapkan Sejumlah Langkah Strategis, Jateng Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2024

    Siapkan Sejumlah Langkah Strategis, Jateng Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2024

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo ) Provinsi Jawa Tengah, Riena Retnaningrum mendorong kaum muda untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 mendatang, Kamis (5/9/2024). Riena mengatakan, Pilkada 2024 ini banyak melibatkan pemilih pemula atau Gen Z, karena itu pihaknya mendorong kaum muda agar […]

  • KPU Peurbalingga kirim Dokumen Hasil Rekapitulasi Pemilu 2024 ke KPU Jateng

    KPU Peurbalingga kirim Dokumen Hasil Rekapitulasi Pemilu 2024 ke KPU Jateng

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga mengirimkan dokumen D hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemilu 2024 ke KPU Provinsi Jawa Tengah, Kamis (29/2/2024). Ketua KPU Purbalingga Zamaahsari Ramzah mengatakan, dokumen yang diserahkan ke KPU Provinsi Jateng adalah dokumen model D, hasil pemilihan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, D. Hasil DPR RI, D. Hasil […]

  • Ahmad Luthfi Tegas, Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet

    Ahmad Luthfi Tegas, Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kembali bahwa kawasan Gunung Slamet telah berproses untuk menjadi taman nasional, sehingga tidak boleh ada aktivitas penambangan di kawasan tersebut. “Gunung Slamet itu sudah (diproses) menjadi kawasan taman nasional. Jadi kalau kawasan maka tidak boleh ada penambangan. Ini menjadi prioritas,” kata Ahmad Luthfi saat menanggapi pertanyaan […]

expand_less