Senin, 13 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Agama dan Madrasah Wajib Tahu, 70.652 Peserta PPG Daljab Angkatan I Telah Diumumkan, Cek Akun Masing-masing!

    Guru Agama dan Madrasah Wajib Tahu, 70.652 Peserta PPG Daljab Angkatan I Telah Diumumkan, Cek Akun Masing-masing!

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025 | 18:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Madrasah yang beberapa hari resah karena belum ada kejelasan, kini Panitia Nasional (Pannas) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan hasil verifikasi peserta angkatan I. Melansir laman ppg.kemenag.go.id, Ketua Panitia Nasional (Pannas), Thobib Al-Asyhar menyebutkan, bahwa ada 70.652 peserta PPG Daljab […]

  • Pasar Murah, Upaya Nyata Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri.

    Pasar Murah, Upaya Nyata Pemkab Pemalang Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri.

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 10:11 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    Jurnalpemalang.com, Pemalang – Di tengah semarak persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menggelar pasar murah tahap kedua di Desa Mandiraja, Kecamatan Moga, pada Selasa (18/3/2025). Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, ini diharapkan menjadi instrumen efektif dalam mengendalikan laju inflasi yang kerap melonjak menjelang hari-hari besar. […]

  • Ajang Anak Sholeh se-Banyumas, SMP Muhammadiyah Purwojati Jadi Pusat Syiar dan Prestasi

    Ajang Anak Sholeh se-Banyumas, SMP Muhammadiyah Purwojati Jadi Pusat Syiar dan Prestasi

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026 | 05:54 WIB
    • account_circle Tarqum Aziz
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – SMP Muhammadiyah Purwojati sukses menggelar Lomba Gema Ramadhan Anak Sholeh tingkat SD/MI se-Kabupaten Banyumas sejak 26 Februari 2026 dengan tema “Menjadi Anak Sholeh dengan Suara, Kata dan Karya.” Kegiatan yang berlangsung meriah, tertib, dan penuh sportivitas ini bertujuan membina generasi Qurani yang berakhlak mulia, percaya diri, dan berprestasi, Senin, 2 Maret 2026. […]

  • Polisi Amamkan 5 PSK di Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat

    Polisi Amamkan 5 PSK di Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024 | 14:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Guna memberikan rasa nyaman dan ketertiban umum selama bulan suci Ramadhan, Polresta Cilacap melakukan razia Pekat dan patroli secara rutin, Sabtu (16/3/2024). Kapolres Cilacap Kombes Pol Ruruh Wicaksono melalui Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo mengatakan, saat melakukan razia pada Rabu, (13/3/2024) sore. Polres Cilacap menyasar ke tempat yang diduga menjadi praktik […]

  • Edukasi Driver Ojol di Hari Jadi ke-8, Satlantas Polres Pekalongan Gaungkan Pesan Keselamatan Candi 2026

    Edukasi Driver Ojol di Hari Jadi ke-8, Satlantas Polres Pekalongan Gaungkan Pesan Keselamatan Candi 2026

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026 | 15:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Momen perayaan Hari Jadi ke-8 Mabes Gojek Kajen di Oemah Dapur Daffa (ODD), Gang Kawedanan, Kelurahan Kajen, Minggu (08/02/2026), tak sekadar jadi ajang kumpul-kumpul. Satlantas Polres Pekalongan memanfaatkan kemeriahan tersebut untuk membekali para driver ojek online dengan pemahaman mendalam mengenai keselamatan di jalan raya. Di tengah ratusan pengemudi berjaket hijau, Kanit Kamsel […]

  • Bupati Anom Widiyantoro Sambut Audiensi MUI Pemalang, Kenalkan Metode Mekon untuk Berantas Buta Huruf Al-Qur’an

    Bupati Anom Widiyantoro Sambut Audiensi MUI Pemalang, Kenalkan Metode Mekon untuk Berantas Buta Huruf Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026 | 15:55 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menerima kunjungan audiensi dari jajaran Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pemalang di Ruang Peringgitan Kantor Bupati pada Selasa (23/6/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para ulama. Dalam audiensi tersebut, MUI Kabupaten Pemalang memperkenalkan inovasi pembelajaran Al-Qur’an yang disebut Metode Mekon. Metode ini […]

expand_less