Kamis, 16 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Kebakaran Pasar Pagi Pemalang Dapat Bantuan dari Pemerintah

    Korban Kebakaran Pasar Pagi Pemalang Dapat Bantuan dari Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap para pedagang terdampak kebakaran Pasar Pagi Pemalang kembali ditunjukkan melalui penyerahan santunan kerohanian oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Sasana Bhakti Praja, Jumat (26/12/2025). Bantuan tersebut disalurkan kepada 61 pedagang secara proporsional, masing-masing kepada 11 pemilik kios, 43 pedagang los, dan 7 pedagang sekitar, dengan harapan dapat […]

  • Bupati Anom Langsung Turun Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

    Bupati Anom Langsung Turun Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Curah hujan dengan intensitas tinggi selama hampir tiga jam yang terjadi sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari (1/2/2026) memicu banjir luapan air sungai dan genangan di sejumlah wilayah di Pemalang kota. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bergerak cepat turun langsung memimpin Tim evakuasi warga sekaligus melakukan pemantauan di sejumlah wilayahnya yang tergenang […]

  • Nekat Bacok Warga di Jalan, Pelaku Diamankan Polisi

    Nekat Bacok Warga di Jalan, Pelaku Diamankan Polisi

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – AM (36) warga Desa Pakumbulan Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan nekat membacok warga yang melintas di jalan Klegok Desa Pajomblangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Senin (9/9/2024). Kapolres Pekalongan AKBP Doni Prakoso Widamanto melalui Kasubsi Penmas Iptu Suwarti mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (28/8/24) dini hari sekitar pukul 01.00 wib. Korban AB (46) […]

  • Simulasi SNBT Dorong Tingkatkan Taraf Pendidikan di Pemalang

    Simulasi SNBT Dorong Tingkatkan Taraf Pendidikan di Pemalang

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kegiatan Simultan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2024 yang dilakukan Ikatan Mahasiswa Pemalang di Universitas Gadjah Mada (Ikhlasgama) dinilai mampu membantu meningkatkan taraf pendidikan di Kabupaten Pemalang, khususnya pada jenjang Perguruan Tinggi. Hal ini disampaikan Bupati Pemalang Mansur Hidayat yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang Ismun Hadiyo saat membuka Simulasi SNBT […]

  • Warga Kajen Kaget Didatangi Polisi Saat CFD, Ternyata Hal Ini yang Dilakukan Satlantas

    Warga Kajen Kaget Didatangi Polisi Saat CFD, Ternyata Hal Ini yang Dilakukan Satlantas

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Alun-alun Kajen yang tengah dipadati warga dalam kegiatan Car Free Day (CFD) mendadak riuh dengan kehadiran personil Satlantas Polres Pekalongan, Minggu (08/02/2026) pagi. Bukan untuk melakukan penindakan, para petugas kepolisian ini justru membagikan brosur edukasi di tengah kerumunan warga yang sedang berolahraga. Kegiatan ini merupakan langkah preventif jajaran Satlantas dalam menyukseskan pelaksanaan […]

  • Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Kecam Keras Kampanye LGBT di Pemalang, Minta Pemda dan APH Turun Tangan

    Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Kecam Keras Kampanye LGBT di Pemalang, Minta Pemda dan APH Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Anggota DPR RI Rizal Bawazier kecam keras kampanye LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Dalam pernyataan resminya kepada Jurnal Pemalang, Selasa (8/7/2025), Rizal Bawazier menyatakan menolak dengan keras kampanye atau penyebaran nilai-nilai LGBT secara terbuka. ”Saya sebagai wakil rakyat untuk Dapil Jateng X yang meliputi Pemalang, Pekalongan […]

expand_less