Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujutkan Program Kabupaten/Kota Sehat, Pjs Bupati Pemalang : Melibatkan Masyarakat Itu penting

    Wujutkan Program Kabupaten/Kota Sehat, Pjs Bupati Pemalang : Melibatkan Masyarakat Itu penting

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024 | 05:11 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pjs Bupati Pemalang Agung Hariyadi mengatakan untuk mewujudkan program Kabupaten/Kota sehat dengan indikatornya aman, nyaman, bersih dan sehat maka harus melibatkan masyarakat. “Kita ajak masyarakat bersama-sama untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Sehat di Kabupaten Pemalang,” kata Agung, dalam acara Rapat Koordinasi Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Kabupaten Pemalang di Gedung Sasana Bakti Praja, Selasa (15/10/2024). […]

  • Pesta Siaga Kwarcab Pemalang, Bupati Anom Pimpim Doa Bersama untuk Korban Longsor Jojogan

    Pesta Siaga Kwarcab Pemalang, Bupati Anom Pimpim Doa Bersama untuk Korban Longsor Jojogan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026 | 17:20 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memimpin doa bersama untuk almarhumah Kiki Puji Yuliani, siswa SD N 03 Jojogan korban tanah longsor di Kecamatan Watukumpul yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) kemarin. Doa bersama dilaksanakan dalam acara pembukaan Pesta Siaga Kwarcab Pemalang Tahun 2026 di halaman SLB Negeri 1 Pemalang, Sabtu (7/2/2026). Acara tersebut dihadiri […]

  • Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Harus Berlandaskan Nilai, Mencicil Harapan, dan Merawat Dukungan Masyarakat

    Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan Harus Berlandaskan Nilai, Mencicil Harapan, dan Merawat Dukungan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026 | 11:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALNG – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Ph.D. menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknokratis atau kecakapan politik, tetapi terutama oleh kuatnya ideologi, nilai, dan keberpihakan yang menjadi dasar setiap pengambilan keputusan. Pesan tersebut disampaikan Bima Arya dalam Seminar dan Bedah Buku “Babad Alas” yang diselenggarakan di Universitas […]

  • Tingkatkan Kualitas Layanan RPPA, Dinsos KBPP Gelar Pelatihan Manajemen Penanganan Kasus

    Tingkatkan Kualitas Layanan RPPA, Dinsos KBPP Gelar Pelatihan Manajemen Penanganan Kasus

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025 | 21:24 WIB
    • account_circle
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Penanganan Kasus & Pelaporan Simfoni Versi 3 di salah satu hotel di Pemalang, Rabu (29/10/2025). Sekretaris Dinsos KBPP Pemalang, Supadi menyampaikan bahwa pihaknya mencatat ada 60 kasus kekerasan perempuan dan anak sampai September 2025 […]

  • TMMD Sengkuyung Tahap III 2024 Kodim 0711 Pemalang diadakan di Tegalsari Timur Ampelgading

    TMMD Sengkuyung Tahap III 2024 Kodim 0711 Pemalang diadakan di Tegalsari Timur Ampelgading

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024 | 20:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pemalang, Jurnal Pemalang – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III 2024 Kodim 0711 Pemalang diadakan di Desa Tegalsari Timur, Kecamatan Ampelgading mulai 24 Juli sampai dengan 22 Agustus 2024. Bupati Pemalang Mansur Hidayat saat pembukaan kegiatan mengemukakan target pengerjaan dan penganggaran TMMD. “Sasaran fisik yaitu pembangunan jembatan dengan volume 6×2 m, talud sepanjang […]

  • TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Desa

    TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Desa

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026 | 23:17 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 3Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pembukaan Operasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 digelar di Pendopo Balai Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, Rabu (22/4/2026). Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus menandatangani berita acara serah terima pelaksanaan program TMMD bersama Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi jajaran […]

expand_less