Selasa, 1 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di Kawasan Gajahmungkur Diresmikan

    Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di Kawasan Gajahmungkur Diresmikan

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026 | 22:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di bawah guyuran hujan yang turun perlahan, sebuah monumen pejuang kemerdekaan Indonesia diresmikan di Kota Semarang, Jumat, 9 Januari 2026. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menandatangani peresmian Taman dan Monumen Raden Mas (RM) Bambang Soeprapto di kawasan Gajahmungkur, sebuah penanda sejarah tentang keberanian dan pengabdian tanpa pamrih. Patung setinggi sekitar 10 meter […]

  • Perangi Kusta di Jateng, Ahmad Luthfi Gencarkan Skrining Lewat Speling

    Perangi Kusta di Jateng, Ahmad Luthfi Gencarkan Skrining Lewat Speling

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 | 14:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat langkah eliminasi penyakit kusta dengan mengoptimalkan Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Melalui dua program tersebut, skrining dan deteksi dini akan diperluas hingga tingkat kabupaten/kota untuk menemukan penderita lebih cepat, memutus rantai penularan, dan memastikan pengobatan berjalan hingga tuntas. Komitmen itu ditegaskan Gubernur […]

  • Dinsos bersama BPKB Siapkan Kedai Gratis Bagi Warga Terdampak Bencana di Pulosari

    Dinsos bersama BPKB Siapkan Kedai Gratis Bagi Warga Terdampak Bencana di Pulosari

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026 | 23:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dinas Sosial Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang bekerjasama dengan Forum Genre Kabupaten Pemalang dan Ikatan Penyuluh KB Pulosari sediakan kedai gratis untuk para pengungsi terdampak bencana serta relawan di Kantor Kecamatan Pulosari, Rabu (28/1/2026). Andi Rizki dari BPKB Pulosari mengatakan, kedai gratis yang di buka selama 24 […]

  • Bupati Anom Dukung Raperda Penyelenggaraan Pendidikan: Fokus pada Layanan Inklusif dan Berkeadilan

    Bupati Anom Dukung Raperda Penyelenggaraan Pendidikan: Fokus pada Layanan Inklusif dan Berkeadilan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026 | 17:16 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memberikan apresiasi tinggi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang merupakan inisiatif dari DPRD Kabupaten Pemalang. Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Martono, pada Rabu (17/6/2026). Bupati menegaskan bahwa Raperda ini merupakan wujud nyata komitmen bersama antara pemerintah dan legislatif dalam […]

  • Pastikan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Kodim Pemalang Berjalan dengan Baik, Tim Wasev Korem 071 Wijayakusuma Laksanakan Waslakgiat

    Pastikan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Kodim Pemalang Berjalan dengan Baik, Tim Wasev Korem 071 Wijayakusuma Laksanakan Waslakgiat

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026 | 04:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD dari Korem 071 Wijayakusuma melaksanakan Pengawasan Pelaksanaan Kegiatan (Waslakgiat) TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kodim 0711 Pemalang, tepatnya di Desa Surajaya, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, Jumat (27/2/2026). Tim Wasev dipimpin langsung oleh Kasiter Korem 071/Wijayakusuma, Letkol Cba (K) Roro Sri Harjani E.D.A dengan anggota […]

  • Pelaku Begal Viral di Medsos, Akhirnya Dicokok Polisi

    Pelaku Begal Viral di Medsos, Akhirnya Dicokok Polisi

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025 | 21:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Aksi begal yang Viral di Media Sosial (Medsos) di wilayah Bojong, Kabupaten Pekalongan akhirnya berhasil ditangkap Polisi. Para pelaku begal tersebut sebelumnya beraksi di Jl. Betikan Raya Desa Bojong Minggir, Kecamatan Bojong dan berhasil menggasak HP milik korban. Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti menjelaskan bahwa sebelumnya, aksi begal terjadi pada […]

expand_less