Rabu, 27 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Taj Yasin Tegaskan, Peningkatan Kuota Haji Harus Diimbangi dengan Layanan yang Lebih Baik

    Taj Yasin Tegaskan, Peningkatan Kuota Haji Harus Diimbangi dengan Layanan yang Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kuota Jemaah haji Jawa Tengah pada 2026 mencapai 34.122 orang. Jumlah itu mengalami peningkatan sebanyak 3.745 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menegaskan, kenaikan kuota tersebut harus diimbangi dengan kesiapan layanan yang lebih baik, agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan. “Kami harap penyelenggaraan 2026 bisa lebih baik lagi, […]

  • Tanamkan Rasa Peduli Terhadap Lingkungan Pada Siswa, SDN Krapyak 2 Gelar Aksi Peduli Lingkungan

    Tanamkan Rasa Peduli Terhadap Lingkungan Pada Siswa, SDN Krapyak 2 Gelar Aksi Peduli Lingkungan

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Krapyak 2 Jepara bersama para guru melakukan aksi peduli lingkungan dengan membersihkan sampah yang menumpuk dan berserakan di sepanjang bibir Pantai Pelayaran, Kelurahan Karangkebagusan, Minggu (19/5/2024). Mereka melakukan aksi itu berbekal trash bag atau kantong plastik sampah yang digunakan untuk mengumpulkan sampah yang berserakan. Guru SDN 2 […]

  • Banjir di Demak Sudah Mulai Surut. Genangan Air di Pemukiman Warga Setinggi 10-50 Cm

    Banjir di Demak Sudah Mulai Surut. Genangan Air di Pemukiman Warga Setinggi 10-50 Cm

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sejumlah wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Demak sudah mulai surut. Hal itu tampak ketika Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudajana, meninjau kondisi banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Sabtu, (17/2/2024). Nana mengatakan, berdasarkan dari tinjauan yang dilakukan, dua titik tanggul Sungai Wulan yang jebol kini sudah bisa ditutup. “Awalnya, bersifat sementara, saat […]

  • Tembok Atas Ruko Roboh, Timpa Dua Warga Yang Sedang Berteduh

    Tembok Atas Ruko Roboh, Timpa Dua Warga Yang Sedang Berteduh

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana di kompleks Ruko Gaden Plaza, Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan mencekam pada Jumat (16/1/2026) malam. Tembok bagian atas ruko tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa deretan toko di bawahnya saat wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras. Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ini mengakibatkan kerusakan parah pada enam unit […]

  • Dinas Lingkungan Hidup Brebes Berikan Edukasi Warga Cikuya Olah Sampah dan Buat Biopori

    Dinas Lingkungan Hidup Brebes Berikan Edukasi Warga Cikuya Olah Sampah dan Buat Biopori

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan fisik, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713 Brebes juga menaruh perhatian besar pada kelestarian lingkungan. Pada Jum’at (27/02/2026), bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Brebes, digelar sosialisasi pembuatan lubang biopori dan pengolahan sampah organik di Balai Desa Cikuya. […]

  • Malam Natal, Forkopimda Lakukan Monitoring Ke Beberapa Titik, Pemalang Aman dan Kondusif

    Malam Natal, Forkopimda Lakukan Monitoring Ke Beberapa Titik, Pemalang Aman dan Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang melakukan kegiatan monitoring Perayaan Malam Natal Tahun 2025 di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kabupaten Pemalang, Rabu (24/12/2025) malam. Pelaksanaan monitoring tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah Natal. Monitoring tersebut dipimpin […]

expand_less