Kamis, 22 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pemalang Gelar Jambore Kesehatan Jiwa

    Pemkab Pemalang Gelar Jambore Kesehatan Jiwa

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025 | 23:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Kesehatan setempat menggelar Jambore Kesehatan Jiwa di Hotel Winner, Selasa (21/10/2025). Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat. “Setelah acara […]

  • Pemkab Pemalang Berikan Santunan 7 Warganya yang Terdampak Bencana di Aceh Tamiyang

    Pemkab Pemalang Berikan Santunan 7 Warganya yang Terdampak Bencana di Aceh Tamiyang

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 23:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG –  Pemerintah Kabupaten Pemalang menyerahkan bantuan sosial dan trauma healing kepada warganya yang terdampak bencana di Aceh Tamiyang. Penyerahan bantuan dilakukan di Rumah Singgah Dinsos KBPP Kab. Pemalang, Minggu (21/12/2025). Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa dari 14 warga Pemalang yang menjadi korban bencana, saat ini ada 7 warga yang kembali. “Alhamdulillah semuanya […]

  • Bupati Anom Instruksikan Perangkat Daerah Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD Terkait LKPJ 2025

    Bupati Anom Instruksikan Perangkat Daerah Segera Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD Terkait LKPJ 2025

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026 | 14:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro memimpin langsung Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Perangkat Daerah atas Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Akhir Tahun Anggaran 2025. Pertemuan strategis ini digelar di Gedung Sasana Bakti Praja pada Jumat (22/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anom menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPRD Kabupaten Pemalang atas berbagai masukan […]

  • Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Beras dan Gula Pasir Subsidi di Sei Nyamuk Sebatik, Kaltara

    Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Beras dan Gula Pasir Subsidi di Sei Nyamuk Sebatik, Kaltara

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025 | 09:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Bakamla RI melalui unsur kapal patroli KN. Gajah Laut-404 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan karung beras dan gula pasir subsidi asal Malaysia yang diduga akan diselundupkan ke wilayah Tarakan. Penangkapan dilakukan di sekitar perairan Sei Nyamuk Sebatik, Kalimantan Utara, Minggu (27/4/2025). Penangkapan bermula dari informasi hasil pemantauan IMIC dan masyarakat serta sinergi […]

  • Tragis! Motor Tabrak Rak Bensin Eceran di Kajen, Pengendara Alami Luka Bakar 100 Persen

    Tragis! Motor Tabrak Rak Bensin Eceran di Kajen, Pengendara Alami Luka Bakar 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026 | 17:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kecelakaan tragis yang memicu kebakaran hebat terjadi di Jalan Ki Ageng Giring, Desa Pekiringan Alit, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Kamis (19/3/2026) pagi. Sebuah sepeda motor menabrak rak bensin eceran hingga mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar serius. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian bermula saat sepeda motor Yamaha Vixion […]

  • Alami Kebocoran Pipa, PDAM Pemalang Sigap Kerahkan Tim Teknis Lakukan Perbaikan

    Alami Kebocoran Pipa, PDAM Pemalang Sigap Kerahkan Tim Teknis Lakukan Perbaikan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024 | 18:54 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Pipa 16 inch milik Perumda Air Minum Tirta Mulia atau PDAM Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah alami kebocoran, Kamis (17/10/2024). Direktur PDAM Pemalang, Slamet Efendi melalui bagian humas Galih Baskoro Mengatakan, Kebocoran pipa diketahui terjadi sore tadi di Jl. Raya Silarang-Bantarbolang. Melihat kondisi yang cukup parah, Perumdah Tirta Mulia Pemalang langsung mengerahkan tim […]

expand_less