Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Lintasan

    Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di RSUD Bekasi, Perintahkan Investigasi dan Perbaikan Lintasan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026 | 16:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjenguk para korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, Selasa (28/4) pagi. Prabowo menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada para korban dan keluarga, serta memastikan pemerintah akan bergerak cepat untuk menangani dampak kecelakaan tersebut. “Atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, saya ucapkan belasungkawa atas kejadian yang telah […]

  • Sepeda Sehat Bareng Bupati Pemalang di Ampelgading, Pemenang Hadiah Utama Tak Bisa Membawa Motor Pulang

    Sepeda Sehat Bareng Bupati Pemalang di Ampelgading, Pemenang Hadiah Utama Tak Bisa Membawa Motor Pulang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024 | 17:23 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Kegiatan Sepeda Sehat Bareng Bupati Pemalang Mansur Hidayat yang dilaksanakan di Lapangan Desa Blimbing, Kecamatan Ampelgading pada Minggu (22/9/2024), sisakan masalah. Pemenang undian hadiah utama bernama Bambang merasa kecewa karena tak bisa membawa pulang hadiah utamanya berupa sepeda motor jenis metik. “Kata panitia hadiah baru bisa di ambil besok hari Rabu (25/9/2024), […]

  • Halalbihalal PDAM Tirta Mulia, Bupati Berharap Bisa Jadi Perusahaan Terkemuka di Jawa Tengah dan Nasional

    Halalbihalal PDAM Tirta Mulia, Bupati Berharap Bisa Jadi Perusahaan Terkemuka di Jawa Tengah dan Nasional

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026 | 17:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Halalbihalal Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mulia dengan Bupati Pemalang diadakan di halaman kantor PDAM setempat, Rabu (1/04/2026). Direktur Teknik PDAM Tirta Mulia Djulianto mengemukakan bahwa penyelenggaraan halalbihalal diharapkan dapat menciptakan sinergi dan kekompakan, baik dalam menjalankan pekerjaan maupun dalam berkomunikasi secara internal dan eksternal. “Dalam acara ini bisa tercipta sinergitas kekompakan […]

  • Jelang Natal dan tahun Baru, Gubernur Ahmad Luthfi Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Karangayu

    Jelang Natal dan tahun Baru, Gubernur Ahmad Luthfi Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Karangayu

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025 | 15:14 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, harga kebutuhan bahan pokok di pasar biasanya melonjak. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau dan mengecek langsung ke Pasar Karanganyu, Kota Semarang, Senin pagi, 8 Desember 2025. Suasana Pasar Karangayu pagi itu tampak ramai. Dari pintu masuk pasar, aroma sayuran campur bawang menyengat, sementara para pembeli […]

  • Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Beras dan Gula Pasir Subsidi di Sei Nyamuk Sebatik, Kaltara

    Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Beras dan Gula Pasir Subsidi di Sei Nyamuk Sebatik, Kaltara

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025 | 09:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Bakamla RI melalui unsur kapal patroli KN. Gajah Laut-404 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ratusan karung beras dan gula pasir subsidi asal Malaysia yang diduga akan diselundupkan ke wilayah Tarakan. Penangkapan dilakukan di sekitar perairan Sei Nyamuk Sebatik, Kalimantan Utara, Minggu (27/4/2025). Penangkapan bermula dari informasi hasil pemantauan IMIC dan masyarakat serta sinergi […]

  • Pemprov Jateng Tegaskan Arah Baru Pembangunan Ekonomi Kawasan

    Pemprov Jateng Tegaskan Arah Baru Pembangunan Ekonomi Kawasan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 14:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan arah baru pembangunan ekonomi kawasan dengan menjadikan Solo Raya sebagai proyek percontohan aglomerasi regional. Melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), Pemprov Jateng menyatukan potensi lintas kabupaten/kota agar pertumbuhan ekonomi tidak lagi berjalan parsial dan terfragmentasi. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, pengembangan Solo Raya harus dikelola sebagai satu […]

expand_less