Jumat, 10 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKH Bukan Bantuan Permanen, Melainkan Jaringan Sementara

    PKH Bukan Bantuan Permanen, Melainkan Jaringan Sementara

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – PKH bukan bantuan permanen, melainkan jaringan sementara untuk mendorong kemandirian keluarga. Ungkapan tersebut disampaikan Mensos RI Saifullah Yusuf dalam acara graduasi 1000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pemalang Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (17/11/2025). “Yang di graduasi ini dulunya di afirmasi dan di pangku. Awalnya dibela, […]

  • Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

    Pemalang Raih Collaborative Award 2026, Bukti Sinergi dengan Pemprov Jateng

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabupaten Pemalang meraih penghargaan Collaborative Award 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dalam rangka satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen periode 2025–2030 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jumat (20/2/2026). Kabupaten Pemalang menjadi salah satu dari enam daerah terbaik dalam kategori kabupaten/kota […]

  • Antisipasi Bencana, Forkopimda Pemalang Lakukan Tanam Pohon di Pulosari

    Antisipasi Bencana, Forkopimda Pemalang Lakukan Tanam Pohon di Pulosari

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pencegahan dan mengantisipasi terjadinya bencana di wilayah Kabupaten Pemalang, baik bencana banjir maupun tanah longsor Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang melakukan penanaman pohon karet kebo di Dusun Batur Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, Jumat (19/12/2025). Usai melaksanakan kegiatan tersebut, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan bahwa untuk penanaman dibantu relawan dan komunitas, […]

  • Sejumlah Spanduk dan Banner Berukuran Besar Terpasang di Titik-titik Strategis

    Sejumlah Spanduk dan Banner Berukuran Besar Terpasang di Titik-titik Strategis

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ada pemandangan berbeda di Jalan Raya Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, hari ini. Sejumlah spanduk dan banner berukuran besar tampak terpasang di titik-titik strategis. Rupanya, Satlantas Polres Pekalongan tengah “mencuri” perhatian pengendara lewat sosialisasi masif Operasi Keselamatan Candi 2026. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak kaget dan semakin tertib berlalu lintas. Pemasangan banner ini […]

  • 298 Atlet Karate Bertanding Memperebutkan Piala Bupati Pemalang

    298 Atlet Karate Bertanding Memperebutkan Piala Bupati Pemalang

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 298 atlet karate dari 18 kontingen yang berasal dari Kabupaten Kudus, Banyumas, Batang dan Pekalongan bertanding untuk memperebutkan gelar juara pada Karate Championship Pemalang Open Bupati Cup III 2025. Kejuaraan karate tersebut dibuka langsung oleh Bupati Anom Widiyantoro bersama Ketua TP PKK dr. Noor Faizah Maenoffie di GOR Kridanggo Pemalang, Sabtu […]

  • Bupati Pemalang Bahas Solusi Banjir Rob Bersama BPOPPJ

    Bupati Pemalang Bahas Solusi Banjir Rob Bersama BPOPPJ

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengadakan pertemuan audiensi dengan tim Badan Otoritas Pengelola Pantura Jawa (BPOPPJ) di ruang Gadri, Kantor Bupati Pemalang, Senin (6/4/2026). Dalam pertemuan yang didampingi oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ini, fokus utama pembahasan adalah rencana pembangunan sistem pengamanan pantai. Langkah strategis ini dirancang untuk mengatasi persoalan banjir […]

expand_less