Minggu, 30 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Anom Singgung Pentingnya Pembangunan Karakter, Nilai Budaya dan Kebersamaan

    Bupati Anom Singgung Pentingnya Pembangunan Karakter, Nilai Budaya dan Kebersamaan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026 | 22:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pentas seni karawitan rutin Malam Selasa Kliwon di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin malam (6/9/2026) menyuguhkan suasana yang istimewa. Di tengah harmoni gamelan yang memikat, tersampaikan pesan kuat mengenai ketahanan budaya yang berhasil menarik perhatian para tokoh penting daerah yang hadir. Pada kesempatan tersebut, Sanggar Sekar Muhawa dari Kecamatan Watukumpul tampil memukau […]

  • Putaran Kedua Sub PIN Polio Digelar, Seremonial Kick Off Imunisasi Polio Dilakukan di Pemalang

    Putaran Kedua Sub PIN Polio Digelar, Seremonial Kick Off Imunisasi Polio Dilakukan di Pemalang

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024 | 22:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Putaran kedua pemberian Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub-PIN) Polio pada anak usia 0-7 tahun secara serentak digelar di Jawa Tengah, Senin (19/2/2024). Seremonial kick off imunisasi polio, dilakukan di Balai Desa Banjardawa, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang yang dipimpin oleh Penjabat Ketua TP PKK Jateng Shinta Nana Sudjana, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda […]

  • Masih Potensi Hujan, Sekda: Jika Darurat Hubungi Kanal Pengaduan

    Masih Potensi Hujan, Sekda: Jika Darurat Hubungi Kanal Pengaduan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026 | 23:06 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat, setidaknya terjadi 45 kejadian bencana pada 1-25 Januari 2026. Oleh karennaya, masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan masih terjadi hingga 9 Februari 2026 mendatang. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, jenis bencana tersebut meliputi banjir, tanah longsor, kebakaran, hingga cuaca ekstrem. Kejadian tersebut tersebar […]

  • Satu Rumah Hangus Terbakar Gegara Obat Nyamuk Bakar

    Satu Rumah Hangus Terbakar Gegara Obat Nyamuk Bakar

    • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024 | 12:19 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sebuah rumah yang berlokasi di Dukuh Sewawar RT. 003/001 Desa Legokgunung, Kecamatan Wonopringgo ludes terbakar, Jumat pagi (26/07). Kaplosek Wonopringgo Iptu Calim saat dikonfirmasi membenar pertistiwa tersebut.Menurutnya rumah tersebut merupakan milik dari Wanito (38). “Benar, telah terjadi kebakaran rumah di Desa Legokgunung pada Jumat pagi, sekitar pukul 07.45 wib,” tuturnya. Ia juga […]

  • Jateng Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrim 0% Tahun 2024

    Jateng Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrim 0% Tahun 2024

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024 | 23:41 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan Kemiskinan ekstrim di Jateng ditargetkan nol persen pada tahun 2024. Karena itu Pengalokasian APBD difokuskan untuk mengejar target. “Kemiskinan ekstremnya alhamdulillah menurun di posisi 1,1 persen pada tahun 2023. Target 2024 adalah nol persen, ini yang terus kami kejar,” tegas Nana, saat menghadiri Peresmian Program Peningkatan […]

  • Dugaan Adanya Diskriminasi dari PGRI Tingkat Kecamatan, Guru Swasta di Bantarkawung Gelar HGN 2025 Mandiri

    Dugaan Adanya Diskriminasi dari PGRI Tingkat Kecamatan, Guru Swasta di Bantarkawung Gelar HGN 2025 Mandiri

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025 | 15:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMK Swasta se-Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, merasa kecewa dan ada dugaan diskriminasi dari PGRI tingkat kecamatan, mereka menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 secara terpisah dan mandiri pada Kamis, 27 November 2025. Bertempat di SMK Ma’arif NU 01 Bantarkawung, acara ini melibatkan seluruh SMK Swasta […]

expand_less