Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Bumi, Bupati Resmikan Bank Sampah di Desa Kandang

    Peringati Hari Bumi, Bupati Resmikan Bank Sampah di Desa Kandang

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026 | 23:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi melaunching Bank Sampah “Dadi Resik” di Desa Kandang, Kecamatan Comal, yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama bank sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dalam momentum peringatan Hari Bumi Sedunia, Rabu (22/4/2026). Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian terhadap alam […]

  • Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    Bank BNI di Pemalang Diduga Hambat Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Bansos PKH BPNT

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026 | 17:42 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seluruh kantor cabang Bank BNI di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah bakal dikepung pendemo dari Aliansi Kesetiakawanan Sosial (AKSI) pada Senin, 12 Januari 2026 mendatang. Aksi kepung kantor Bank BNI ini buntut dari mandegnya penanganan kasus dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT di Desa Mojo dan Pesantren Kecamatan Ulujami. Kasus tersebut […]

  • Mahasiswa KKN Undip Edukasi Warga Pendowo soal QRIS dan Keamanan Transaksi

    Mahasiswa KKN Undip Edukasi Warga Pendowo soal QRIS dan Keamanan Transaksi

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026 | 20:34 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro menggelar edukasi literasi keuangan digital di Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, pada 5 hingga 6 Agustus 2026 lalu. Materi disampaikan oleh dua narasumber, Dhiya Salsabila dari Program Studi Ekonomi dan Majda Nabila Weme dari Program Studi Akuntansi Perpajakan, dengan sasaran yang […]

  • Rizal Bawazier Pertanyakan Urgensi Program ‘Gaspol’: Banyak Orang Bicara Cinta Produk Lokal, Tapi Tidak Bisa Mendukung

    Rizal Bawazier Pertanyakan Urgensi Program ‘Gaspol’: Banyak Orang Bicara Cinta Produk Lokal, Tapi Tidak Bisa Mendukung

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025 | 00:38 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Anggota DPR RI Rizal Bawazier pertanyakan urgensi program Gerakan Kamis Pakai Lokal (Gaspol) yang telah diluncurkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), belum lama ini. Program Gaspol diberlakukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Setiap hari Kamis, ASN diharuskan memakai produk dalam negeri yang diklaim untuk mendukung pelaku UMKM. Rizal Bawazier menyebut, program Gaspol sangat […]

  • Kapolres Pekalongan Tinjau Satkamling di Desa Legokkalong, Dorong Warga Aktif Jaga Kamtibmas

    Kapolres Pekalongan Tinjau Satkamling di Desa Legokkalong, Dorong Warga Aktif Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025 | 15:20 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf bersama sejumlah PJU Polres melakukan kunjungan sekaligus pengecekan sarana dan prasarana Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di Dukuh Sontel, Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Selasa (09/09/2025) malam. Kunjungan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Camat Karanganyar Budi Rahmulyo, Kapolsek Karanganyar Iptu M. Mastur, serta Kepala Desa […]

  • Pimpin Upacara Harkitnas, AKBP Rachmad C. Yusuf Gelorakan Semangat Asta Cita dan Kemandirian Bangsa

    Pimpin Upacara Harkitnas, AKBP Rachmad C. Yusuf Gelorakan Semangat Asta Cita dan Kemandirian Bangsa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026 | 11:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 3Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026. Upacara yang berlangsung khidmat ini digelar di Halaman Mapolres Pekalongan, Rabu (20/5/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara yakni Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf. Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU) Polres Pekalongan, antara lain para […]

expand_less