Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Surya Menjadi Tenaga, Asa Baru di Kepungan Rob Sayung

    Ketika Surya Menjadi Tenaga, Asa Baru di Kepungan Rob Sayung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 06:59 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Siang pada 31 Desember 2025, di Dukuh Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Di tengah kawasan pesisir yang bertahun-tahun bergulat dengan rob, sebuah pompa berdiri sebagai simbol ikhtiar baru: Pompa Air Tenaga Surya (PATS). PATS Sayung ini baru saja diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Tan Yasin Maimoen. Ada satu […]

  • Taj Yasin Maemoen: Guru Dituntut Melakukan Update dan Penyesuian Teknologi

    Taj Yasin Maemoen: Guru Dituntut Melakukan Update dan Penyesuian Teknologi

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025 | 04:38 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peran guru dihadapkan pada perubahan yang berlangsung dengan cepat. Bukan saja dalam tata cara pendidikan, namun juga berhadapan dengan siswa yang kini telah menguasai teknologi. “Masih banyak guru yang konvensional, sedangkan anak didiknya sudah berubah seiring perkembangan teknologi. Guru dituntut untuk berlari, melakukan update dan penyesuaian,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj […]

  • Kinerja Pemprov Jateng di Bawah Kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Raih Apresiasi DPR dan Pemerintah Pusat

    Kinerja Pemprov Jateng di Bawah Kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Raih Apresiasi DPR dan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026 | 13:49 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen mendapat apresiasi dari pusat. Ketua Komisi II DPR RI Rifainizamy Karsayuda dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menilai kepemimpinan keduanya mampu meningkatkan kinerja pemerintahan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah. Apresiasi tersebut disampaikan saat acara Safari Ramadan dan buka […]

  • Genjot Pelayanan Gizi Anak Sekolah, Pemalang Resmikan Dapur SPPG ke 31

    Genjot Pelayanan Gizi Anak Sekolah, Pemalang Resmikan Dapur SPPG ke 31

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025 | 23:41 WIB
    • account_circle
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemberian makan bergizi kepada anak sekolah perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kemampuan belajar sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas dan kompetitif di masa depan. Guna mendorong upaya program pemerintah tersebut Pemkab Pemalang telah meningkatkan pelayanan pemberian gizi anak sekolah dengan mendirikan fasilitas dapur SPPG di wilayahnya. Peresmian ini […]

  • Ajarkan Siswa Berdemokrasi Lewat Organisasi Sekolah, SMP Negeri 4 Ulujami Gelar Pilketos Langsung

    Ajarkan Siswa Berdemokrasi Lewat Organisasi Sekolah, SMP Negeri 4 Ulujami Gelar Pilketos Langsung

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025 | 23:16 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – SMP Negeri 4 Ulujami Kabupaten Pemalang ajarkan anak didiknya berdemokrasi lewat organisasi sekolah, yaitu Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan menggelar Pilketos secara langsung. Para siswa-siswi punya kesempatan yang sama dalam belajar demokrasi, mulai dari panitia pemilihan (Panlih), pasangan calon (Paslon), hingga dalam menggunakan hak suaranya. Pilketos di ikuti tiga Paslon ketua […]

  • Tak Sekadar Evakuasi, Polwan Polres Pekalongan Beri Pendampingan Psikologis bagi Pengungsi

    Tak Sekadar Evakuasi, Polwan Polres Pekalongan Beri Pendampingan Psikologis bagi Pengungsi

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026 | 09:00 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan menerjunkan personel Polwan ke lokasi pengungsian korban banjir di Desa Sipait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (17/1/2026). Langkah ini dilakukan untuk memberikan layanan psiko sosial, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan yang terdampak bencana. Kehadiran para Polwan di tengah pengungsian ini membawa suasana berbeda. Di tengah keterbatasan fasilitas akibat banjir, […]

expand_less