Selasa, 14 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Driver Ojol Meninggal di Tempat Wudhu Masjid Ponpes di Pekalongan

    Driver Ojol Meninggal di Tempat Wudhu Masjid Ponpes di Pekalongan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026 | 11:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pengemudi ojek online bernama Juroto (45), warga Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, meninggal dunia di area tempat wudhu Masjid Pondok Pesantren di Desa Karangsari, Kecamatan Karanganyar, Minggu (10/5/2026) petang. Korban diketahui sempat mengantarkan pesanan makanan sebelum mengikuti shalat Maghrib berjamaah di masjid tersebut. Kapolsek Karanganyar Iptu Slamet Riyadi mengatakan, peristiwa itu terjadi […]

  • Banyak Serap Aspirasi Masyarakat, Rizal Bawazier Minta Truk tidak Lagi Melalui Jalur dalam Kota Pekalongan

    Banyak Serap Aspirasi Masyarakat, Rizal Bawazier Minta Truk tidak Lagi Melalui Jalur dalam Kota Pekalongan

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024 | 13:08 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI Rizal Bawazier meminta Kementerian Perhubungan dan instansi terkait agar truk-truk besar dan truk kontainer tidak melalui jalur dalam Kota Pekalongan. Pernyataan itu Rizal sampaikan melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Jurnal Pemalang, Sabtu (14/12/2024) siang. “Stoplah itu truk truk besar dan truk kontainer lewat dalam kota Pekalongan, bikin macet, rawan […]

  • Kirab Obor dan Jamasan Pusaka di Ndalem Notonagoro: Wajah Baru Tradisi Kadipaten Pemalang

    Kirab Obor dan Jamasan Pusaka di Ndalem Notonagoro: Wajah Baru Tradisi Kadipaten Pemalang

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026 | 23:50 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Tradisi jamasan pusaka Kadipaten Pemalang tahun ini tampil beda dan lebih sakral. Jika biasanya prosesi penyucian benda pusaka dilakukan pada pagi hari di area rumah dinas, kali ini acara digelar pada malam hari dengan suasana yang magis di Bangunan Cagar Budaya Ndalem Notonagoro, Rabu (24/6/2026). Suasana khidmat terasa saat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro […]

  • Rizal Bawazier Sampaikan Keluhan Masyarakat Kelangkaan Gas Melon kepada Dirut PT Pertamina

    Rizal Bawazier Sampaikan Keluhan Masyarakat Kelangkaan Gas Melon kepada Dirut PT Pertamina

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024 | 16:28 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota Komisi VI DPR RI Dapil X Jawa Tengah Rizal Bawazier mengungkapkan kasus kesulitannya masyarakat mendapatkan gas melon 3 kilogram saat menjelang lebaran. Hal ini disampaikan saat rapat dengar pendapat dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) beserta Subholding di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta belum lama ini. Menurutnya, kelangkaan ini selalu dialami […]

  • Mudahkan Masyarakat Mendapat Pekerjaan, SMK Satya Praja 2 Petarukan akan Gelar Job Fair,

    Mudahkan Masyarakat Mendapat Pekerjaan, SMK Satya Praja 2 Petarukan akan Gelar Job Fair,

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024 | 16:32 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sekolah pusat keunggulan SMK Satya Praja 2 Petarukan akan mengadakan Job Fair 2024 di sekolah setempat, Kamis (19/9/2024). Job fair atau bursa kerja adalah acara yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan atau pemberi kerja untuk memberikan informasi lowongan, menerima lamaran, dan melakukan wawancara. Acara ini juga membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan sesuai dengan […]

  • Wakili Kodam XVII Cenderawasih, Kodim 1710 Mimika Terima Tim Penilai Lomba Binter

    Wakili Kodam XVII Cenderawasih, Kodim 1710 Mimika Terima Tim Penilai Lomba Binter

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 18:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kodim 1710/Mimika, menerima kunjungan kerja Tim Penilaian Lomba Pembinaan Teritorial (Binter) Tahun Anggaran 2025 yang dipimpin oleh Kolonel Inf Suhartono. Kegiatan berlangsung pada Senin (8/9/2025) di Makodim 1710/Mimika, jalan Agimuga Mile 32, Kab. Mimika. Lomba Binter merupakan agenda tahunan TNI Angkatan Darat yang melibatkan seluruh Kodam untuk menilai dan memilih satuan Kodim […]

expand_less