Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan “Take Off” Program Pro-Rakyat

    Sambut 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan “Take Off” Program Pro-Rakyat

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026 | 23:26 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Setelah menutup 2025 dengan pertumbuhan ekonomi 5,37 persen dan realisasi investasi Rp 66,1 triliun pada triwulan III, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan tahun 2026 sebagai fase “take off” pembangunan melalui penguatan investasi dan program pembangunan yang berpihak langsung krpada kepentingan rakyat atau pro-rakyat. Begitu pula terkait kinerja Pemprov Jateng dalam upaya meningkatkan […]

  • Perkuat Mitigasi, Kemensos RI Bentuk Kampung Siaga Bencana di Desa Penakir Pulosari

    Perkuat Mitigasi, Kemensos RI Bentuk Kampung Siaga Bencana di Desa Penakir Pulosari

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026 | 16:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kementerian Sosial Republik Indonesia secara resmi memulai kegiatan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Jumat (15/5/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya konkret pemerintah dalam memperkuat ketangguhan masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Penakir ini dibuka langsung oleh Ketua Pokja Kesiapsiagaan dan Mitigasi […]

  • Dikabarkan Ada Pungutan Liar Pada PIP, Ini Hasil Penelusuran Dindikbud Pemalang

    Dikabarkan Ada Pungutan Liar Pada PIP, Ini Hasil Penelusuran Dindikbud Pemalang

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024 | 16:59 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG – Belum lama ini dunia pendidikan di Kabupaten Pemalang ramai dikabarkan adanya pungutan liar (pungli) pada Program Indonesia Pintar (PIP). Kabar pungutan liar itu terjadi di beberapa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang. Menindak lanjuti kabar tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pemalang melakukan penelusuran untuk memastikan kebenarannya kabar tersebut. […]

  • Cek Kesiapan Bencana, Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Siaga Bhayangkara dan Gelar Alutsista SAR

    Cek Kesiapan Bencana, Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Siaga Bhayangkara dan Gelar Alutsista SAR

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025 | 22:36 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Mengantisipasi potensi bencana alam di akhir tahun, Polres Pekalongan menggelar Apel Siaga Bhayangkara dan pergelaran sarana dan prasarana (Sarpras) di halaman Mapolres Pekalongan, Senin (01/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh personel dan perlengkapan siap sedia diterjunkan sewaktu-waktu. Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmat C. Yusuf, S.I.K., M.Si., […]

  • Pererat Tali Persaudaraan Karyawan dan Jajaran Pemkab, Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Gelar Halal Bi Halal

    Pererat Tali Persaudaraan Karyawan dan Jajaran Pemkab, Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Gelar Halal Bi Halal

    • calendar_month Rabu, 1 Mei 2024 | 07:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Keluarga besar Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Pemalang menggelar acara Halal Bi Halal di halaman kantor PDAM setempat, Senin (29/4/2024). Direktur utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Slamet Efendi mengatakan, Halal Bi Halal digelar untuk mempererat tali persaudaraan dan kedekatan bersama seluruh karyawan, serta dengan jajaran Pemkab Pemalang dan seluruh OPD. […]

  • Kapolri Resmi Berlakukan One Way Nasional Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026

    Kapolri Resmi Berlakukan One Way Nasional Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026 | 18:53 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi membuka skema one way nasional dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Cikatama pada Selasa (24/3/2026). Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan jutaan kendaraan menuju Jakarta yang diprediksi mencapai puncaknya hari ini. Acara pelepasan di Semarang tersebut turut dihadiri oleh Menko PMK Pratikno, Menhub Dudy […]

expand_less