Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi dengan Warga, Anggota TNI Koramil 06 Bodeh Gotong Royong Rehab Rumah Lansia

    Sinergi dengan Warga, Anggota TNI Koramil 06 Bodeh Gotong Royong Rehab Rumah Lansia

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025 | 19:04 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Serka Yulyanto EK, anggota TNI Koramil 06 Bodeh melakukan gotong royong bersama warga Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Minggu (29/12/2025). Hal tersebut sebagai wujud kepedulian anggota TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, yang merupakan Babinsa desa setempat. Ia bareng warga melaksanakan kerja bhakti merehab rumah milik Lansia bernama Doyo (60) di RT.01 RW.01 […]

  • Banyak Serap Aspirasi Masyarakat, Rizal Bawazier Minta Truk tidak Lagi Melalui Jalur dalam Kota Pekalongan

    Banyak Serap Aspirasi Masyarakat, Rizal Bawazier Minta Truk tidak Lagi Melalui Jalur dalam Kota Pekalongan

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024 | 13:08 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI Rizal Bawazier meminta Kementerian Perhubungan dan instansi terkait agar truk-truk besar dan truk kontainer tidak melalui jalur dalam Kota Pekalongan. Pernyataan itu Rizal sampaikan melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Jurnal Pemalang, Sabtu (14/12/2024) siang. “Stoplah itu truk truk besar dan truk kontainer lewat dalam kota Pekalongan, bikin macet, rawan […]

  • 868 Kotak Suara Pilkada Kota Pekalongan Telah Rampung Dirakit

    868 Kotak Suara Pilkada Kota Pekalongan Telah Rampung Dirakit

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024 | 09:55 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – KPU Kota Pekalongan telah menyelesaikan perakitan dan sortir kotak suara yang akan digunakan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Pekalongan, Selasa (15/10/2024). Perakitan dan penyortiran kotak suara sebanyak 868 itu dilakukan selama 2 hari, Sabtu-Minggu (13-12 Oktober 2024) di Gudang Logistik KPU Kota Pekalongan. Ketua KPU Kota Pekalongan, Fajar Randi […]

  • Inilah Kisah Penderes Asal Jateng yang Terdampar 15 Hari di Hutan Pinus Aceh, Akhirnya Dipulangkan

    Inilah Kisah Penderes Asal Jateng yang Terdampar 15 Hari di Hutan Pinus Aceh, Akhirnya Dipulangkan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025 | 20:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 18 warga asal Jawa Tengah yang sempat terjebak banjir bandang dan longsor di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, akhirnya dipulangkan ke kampung halaman. Mereka tiba di Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU pada Senin, 29 Desember 2025, dan selanjutnya melanjutkan perjalanan darat menuju daerah asal masing-masing. Salah satu korban, Sarto, penderes […]

  • Bawaslu Batang Ungkap Temuan Proses Pemungutan Suara Pemilu 2024

    Bawaslu Batang Ungkap Temuan Proses Pemungutan Suara Pemilu 2024

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024 | 08:20 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batang mengungkapkan temuan dalam proses pemungutan suara pada Rabu 14 Februari 2024. Salah satu temuan yang disorot yaitu adanya surat suara yang kurang pada 9 Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Alhamdulillah, upaya penyelesaiannya sudah dilakukan. Sehingga di Batang tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU),” kata Kordiv Pencegahan, Parmas dan […]

  • Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

    Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 | 15:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG  – Krisis ekologis yang semakin nyata menuntut perubahan mendasar dalam cara Indonesia merumuskan kebijakan pembangunan. Sains telah memberikan bukti yang kuat mengenai ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, namun tanpa kemauan politik, tata kelola yang baik, dan landasan etika, berbagai temuan ilmiah tersebut tidak akan mampu mencegah semakin besarnya risiko ekologis yang dihadapi […]

expand_less