Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Pemalang Tegaskan Medsos OPD Untuk Aktif

    Bupati Pemalang Tegaskan Medsos OPD Untuk Aktif

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025 | 23:40 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menegaskan agar jajarannya aktif menginformasikan kegiatan kerja di media sosial organisasi perangkat daerah masing-masing. Penegasan tesebut dari sampaikan Bupati usai menghadiri kegiatan Visitasi dan Evaluasi ASQ Pelayanan Publik dari Komisi Informasi ( KI ) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Sasana Bhakti Praja Kabupaten Pemalang, Senin (27/10/2025). “Yang jelas […]

  • Hadiri Baritan ke-68 di Asemdoyong, Bupati Anom Sebut Sedekah Laut Warisan Spiritual yang Tinggi

    Hadiri Baritan ke-68 di Asemdoyong, Bupati Anom Sebut Sedekah Laut Warisan Spiritual yang Tinggi

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026 | 13:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – KUD Mina “Misoyo Makmur” Desa Asemdoyong kembali menyelenggarakan tradisi tahunan Baritan atau sedekah laut yang berlangsung meriah di TPI Asemdoyong, Pemalang, pada Rabu (17/6/2026). Perayaan yang telah memasuki tahun ke-68 ini menjadi bentuk syukur para nelayan atas hasil laut yang melimpah. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, didampingi Ketua […]

  • Menindaklanjuti Surat Edaran Kemendagri, Diskominfo Pemalang Gelar Rakor Bersama Petugas Pengelola Pengaduan

    Menindaklanjuti Surat Edaran Kemendagri, Diskominfo Pemalang Gelar Rakor Bersama Petugas Pengelola Pengaduan

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024 | 22:21 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang gelar rapat koordinasi dengan petugas pengelola pengaduan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kamis (8/8/2024). Rakor ini sebagai tindaklanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang Hasil Evaluasi Pengelolaan Pengaduan Masyarakat melalui SP4N-LAPOR! oleh Pemerintah Daerah Tahun 2023. Kepala Diskominfo […]

  • Bupati Pemalang Minta Dinas Kesehatan Pemalang Tangani TBC

    Bupati Pemalang Minta Dinas Kesehatan Pemalang Tangani TBC

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025 | 04:51 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menargetkan penemuan 23.000 kasus TBC, namun hingga November 2025 baru mencapai 9.000 kasus yang ditemukan. Mengetahui hal tersebut, Bupati Anom memerintahkan kepada Dinas Kesehatan Pemalang bersama jajarannya agar mengatasi TBC di wilayahnya. Hal itu disampaikannya dalam acara Kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TBC peringati Hari Kesehatan Nasional (HKN) […]

  • Gubernur Jawa Tengah Tegaskan, Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Pemalang Menyeluruh dan Berkelanjutan

    Gubernur Jawa Tengah Tegaskan, Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Pemalang Menyeluruh dan Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026 | 14:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi hingga pemulihan kehidupan masyarakat terdampak. Penegasan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat meninjau langsung tindak lanjut penanganan bencana di Kecamatan Pulosari, Jumat, 30 […]

  • Ramadan Penuh Berkah, Tim MSL Pemalang-Pekalongan Bagikan Ratusan Takjil Kepada Pengguna Jalan

    Ramadan Penuh Berkah, Tim MSL Pemalang-Pekalongan Bagikan Ratusan Takjil Kepada Pengguna Jalan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024 | 21:13 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID –  Tim Komunitas MSL Pemalang-Pekalongan membagikan ratusan takjil kepada masyarakat pengguna jalan di Jalan Samekto Karti, Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Pemalang, Sabtu, (30/3/2024). Kegiatan sosial itu dilakukan sebagai wujud pedul tim MSL Pemalang-Pekalongan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ketua Pelaksana kegiatan Ary Siswoyo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan makanan […]

expand_less