Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Universitas Paramadina Apresiasi LLDIKTI Wilayah III dalam Memperjuangkan Eksistensi Perguruan Tinggi Swasta

    Universitas Paramadina Apresiasi LLDIKTI Wilayah III dalam Memperjuangkan Eksistensi Perguruan Tinggi Swasta

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026 | 06:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina mengapresiasi perhatian dan dukungan yang ditunjukkan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III terhadap keberlangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di tengah tantangan penurunan jumlah mahasiswa baru yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza, menanggapi paparan Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri […]

  • Panglima TNI Resmikan Gedung Jenderal Soedirman Paspampres

    Panglima TNI Resmikan Gedung Jenderal Soedirman Paspampres

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025 | 05:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan Gedung Jenderal Soedirman Paspampres sebagai penanda dimulainya pemanfaatan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan VVIP di Mako Paspampres, Jalan Tanah Abang II Nomor 6, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025). Sebelum pengguntingan pita sebagai tanda peresmian, Panglima TNI menyampaikan pernyataan resmi yang menandai dimulainya penggunaan […]

  • Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat

    Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026 | 16:18 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program Tali Asih (bisarah) Penghafal Al Quran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang digulirkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfid dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terbukti menuai banyak manfaat. Salah satunya dirasakan orang tua santri yang mengaku kaget saat anaknya memiliki uang saku tambahan. Orang tua santri asal Papua tersebut suatu ketika khusus […]

  • Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica, Ramaikan Hari Desa Nasional di Boyolali

    Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica, Ramaikan Hari Desa Nasional di Boyolali

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026 | 15:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Beragam produk unggulan desa dari berbagai daerah meramaikan Pameran Produk Unggulan Desa, dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Desa Butuh, Mojosongo, Boyolali, Rabu 14 Januari 2026. Mulai dari olahan pangan lokal seperti abon pepaya, aneka olahan sapi, hingga kopi luwak Liberica yang dikenal langka. Sekretaris TP PKK Boyolali, Mindaryati, menyebut […]

  • Respon Cepat Kapolres Pekalongan, Kerahkan Bus Dinas Selamatkan 17 Pemudik Terlantar di Tol

    Respon Cepat Kapolres Pekalongan, Kerahkan Bus Dinas Selamatkan 17 Pemudik Terlantar di Tol

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026 | 23:58 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 17 pemudik asal Tegal sempat terlantar di Rest Area 338A Pekalongan setelah ikut bus mudik gratis tujuan Semarang. Beruntung, jajaran Polres Pekalongan bergerak cepat dengan mengerahkan bus dinas untuk mengantar rombongan tersebut sampai ke kampung halaman, Selasa (17/3/2026) sore. Kejadian bermula saat rombongan pemudik yang berasal dari Tegal ini mengikuti program […]

  • Bos Djarum Meninggal, Ahmad Luthfi : Kita Kehilangan Tokoh Nasional

    Bos Djarum Meninggal, Ahmad Luthfi : Kita Kehilangan Tokoh Nasional

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026 | 15:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Suasana duka menyelimuti GOR Djarum Jati, Kudus, Selasa (24/3/2026). Ratusan pelayat dari berbagai kalangan tampak silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pengusaha nasional Bambang Hartono. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang turut melayat menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya sosok yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi bangsa. “Kita sangat kehilangan tokoh […]

expand_less