Senin, 3 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Keterampilan Digital Bagi UMKM, BPSDM Yogyakarta Menggelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

    Tingkatkan Keterampilan Digital Bagi UMKM, BPSDM Yogyakarta Menggelar Pelatihan Digital Talent Scholarship

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024 | 19:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDM) Yogyakarta menggelar pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS), di Pendapa Kabupaten Batang, Selasa (27/2/2024). Pelatihan tersebut diikuti oleh 191 orang peserta. Mereka akan mengikuti pelatihan Digital Entrepreneurship (DEA) atau pemasaran digital dasar, Thematic Academy (TA) atau pemasaran digital untuk sektor pariwisata dan Desain Grafis untuk guru […]

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Menerima Kunjungan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito

    Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Menerima Kunjungan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026 | 19:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Jepang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tidak lagi sebatas penempatan tenaga kerja, kolaborasi kedua pihak kini naik level dengan menyiapkan pekerja asal Jawa Tengah untuk menduduki posisi manajerial atau bos di perusahaan-perusahaan Jepang. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, usai […]

  • Sekda Dampingi Menhub Tinjau Lokasi Rel Terdampak Banjir dan Rencana Lokasi Dry Port

    Sekda Dampingi Menhub Tinjau Lokasi Rel Terdampak Banjir dan Rencana Lokasi Dry Port

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025 | 05:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mendampingi kunjungan kerja Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jawa Tengah, Minggu, 14 Desember 2025. Mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sekda mengatakan, Menhub melakukan pengecekan rel kereta api di Gubug, Kabupaten Grobogan. Titik yang dilakukan pengecekan adalah rel yang terdampak banjir akibat luapan sungai Tuntang, beberapa […]

  • Gerak Cepat Wakil Rakyat! Rizal Bawazier Akan Launching Rumah Pengolahan Sampah, Kades Lurah dan Camat se Pemalang Diminta Hadir

    Gerak Cepat Wakil Rakyat! Rizal Bawazier Akan Launching Rumah Pengolahan Sampah, Kades Lurah dan Camat se Pemalang Diminta Hadir

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025 | 12:48 WIB
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Gerak cepat anggota DPR RI Rizal Bawazier dalam penanganan sampah di daerah pemilihannya patut di apresiasi, Minggu (26/1/2025). Dalam waktu dekat, anggota Komisi VI itu akan launching rumah pengolahan sampah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Untuk itu, anggota Fraksi PKS itupun meminta Kepala Desa (Kades), Lurah, dan Camat se Kabupaten Pemalang untuk […]

  • Dandim Pemalang Bersama Forkopimda Monitoring Pencarian Orang Hilang di Jalur Pendakian Gunung Slamet

    Dandim Pemalang Bersama Forkopimda Monitoring Pencarian Orang Hilang di Jalur Pendakian Gunung Slamet

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 05:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Komandan Kodim 0711 Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang melaksanakan monitoring langsung terhadap upaya pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di jalur pendakian Gunung Slamet melalui Basecamp Dipajaya, Dukuh Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Kamis (1/1/2026). Hadir dalam kegiatan ini antara lain Bupati Pemalang […]

  • Perkuat Transparasi, Akuntabilitas dan Ketepatan dalam Penyaluran Bantuan Sosial, Pemprov Jateng Luncukan “Si Dia Baik”

    Perkuat Transparasi, Akuntabilitas dan Ketepatan dalam Penyaluran Bantuan Sosial, Pemprov Jateng Luncukan “Si Dia Baik”

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026 | 19:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan aplikasi digital “Si Dia Baik”, sebuah sistem pengelolaan Badan Amal Kasih Kristiani (Bakkris) Provinsi Jawa Tengah, sebagai upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial. Aplikasi tersebut diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dan Sekretaris Daerah Sumarno, pada […]

expand_less