Selasa, 7 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025 | 21:03 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Jateng Minta Inovasi Posyandu Plus Surakarta Dicontoh Daerah Lain

    Wagub Jateng Minta Inovasi Posyandu Plus Surakarta Dicontoh Daerah Lain

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026 | 22:48 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Layanan konseling dan penanganan kesehatan mental bagi generasi muda yang menjadi unggulan Posyandu Plus Berbasis 6 Standar Pelayanan Minimum (SPM) di Kota Surakarta, mendapat apresiasi Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin Maimoen. Layanan tersebut melengkapi enam SPM yang diterapkan di tempat itu. Salah satunya, di Posyandu Plus Anggrek XV Berbasis 6 […]

  • 134 Jemaah Haji Kloter 9 Asal Pemalang Diberangkatkan ke Donohudan

    134 Jemaah Haji Kloter 9 Asal Pemalang Diberangkatkan ke Donohudan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026 | 23:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 134 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 9 asal Kabupaten Pemalang secara resmi diberangkatkan dari halaman Pendopo Kabupaten Pemalang pukul 10.00 WIB menuju Asrama Haji Donohudan, Solo, menggunakan empat armada bus, Kamis (23/4/2026). Pelepasan dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diwakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten […]

  • Tangani Jalan Ambles Pemkab Rembang Gunakan Alat Berat

    Tangani Jalan Ambles Pemkab Rembang Gunakan Alat Berat

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024 | 18:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penanganan jalan ambles di Desa Kajar Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TARU), Kamis (21/3/2024). Kabid Bina Marga DPU Taru Rembang, Nugroho Tri Hutomo mengatakan, alat berat tersebut digunakan untuk membersihkan dinding penahan serta merapikan tanah agar tak terjadi longsor susulan. “Alat berat digunakan […]

  • Gaya Kapolres Pekalongan Patroli Motor, Sisir Objek Wisata Lolong hingga Danau Al Kautsar

    Gaya Kapolres Pekalongan Patroli Motor, Sisir Objek Wisata Lolong hingga Danau Al Kautsar

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026 | 15:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Libur Lebaran 2026 mulai memasuki puncaknya di sejumlah destinasi wisata. Guna memastikan keamanan pengunjung, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf memimpin langsung patroli bermotor menyisir sejumlah objek wisata unggulan di wilayah hukumnya, Selasa (24/3/2026). Tak sendirian, Kapolres tampak didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) dan sejumlah perwira Polres Pekalongan. Dengan menggunakan sepeda motor, […]

  • Rektor Universitas Paramadina Jakarta Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Paus Fransiskus

    Rektor Universitas Paramadina Jakarta Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Paus Fransiskus

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025 | 14:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D. menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, seorang pemimpin spiritual dunia yang telah memberikan teladan luar biasa dalam kesederhanaan hidup, kehangatan hati, dan misi kemanusiaan yang melampaui batas agama dan bangsa. Ucapan duka ini disampaikannya di Jakarta, Senin (22/4/2025). Prof. Didik […]

  • Tahun 2025 Industri Tekstil Harus Bangkit, Rizal Bawazier : Pengusaha Tetap Semangat Pemerintah akan Cari Solusinya

    Tahun 2025 Industri Tekstil Harus Bangkit, Rizal Bawazier : Pengusaha Tetap Semangat Pemerintah akan Cari Solusinya

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025 | 15:30 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Tengah X, meminta Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) berupa kain sarung, kain batik, tekstil tenun harus bangkit lagi di tahun 2025. Hal ini ditegaskan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Rizal Bawazier kepada wartawan, Selasa (14/1/2024). “Banyak keluhan dari para pengusaha industri tekstil […]

expand_less