Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

Ujian Akhir Nasional Pendidikan Diniyah Formal 2025 Gunakan Aksara Pegon

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kementerian Agama (Kemenag) hari ini menyelenggarakan Ujian Akhir Berstandar Nasional atau Imtihan Wathani tahun ajaran 1446 H/2025 M bagi santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF). Berbeda dengan sebelumnya, soal Imtihan Wathani tahun ini ada yang ditulis dengan aksara pegon.

Pendidikan Diniyah Formal adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan terstruktur. Saat ini ada dua jenjang PDF, Ula Wustha (setingkat MTs/SMP) dan Ulya (setingkat MA/SMA/SMK).

“Penyelenggaraan Imtihan Wathani tahun ini diikuti 11.077 santri tingkat Wustha dan Ulya. Pelaksanaannya dimaksudkan sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga mutu PDF sebagai bagian dari entitas pendidikan pesantren,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amin Suyitno saat melakukan kunjungan Imtihan Wathani di Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta Timur, Selasa (28/01/2025).

“Berbeda dari sebelumnya, tahun ini Sebagian soal Imtihan Wathani ditulis dengan aksara pegon,” sambungnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Pusat Bahasa Indonesia 2005), pegon diartikan dengan “aksara arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa; tulisan Arab yang tidak dengan tanda-tanda bunyi (diakritik); tulisan Arab gundul.” Makna ini juga diakui di beberapa negara-negara yang bahasanya tumbuh dari bahasa Melayu paling tidak menurut para penyusun Kamus Bahasa Melayu Nusantara (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei 2011).

Menurut Suyitno, pelaksanaan Imtihan Wathani sejalan dengan amanah Undang-Undang Nomor 18 tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pendidikan Pesantren. Artinya pemerintah turut hadir dalam mencetak generasi pesantren yang bermutu dan unggul baik secara pemikiran maupun spiritual, ujarnya.

“Pendidikan Diniyah Formal tidak hanya memberikan pengakuan yang setara dengan lembaga pendidikan lainnya tetapi juga bentuk komitmen dalam menjamin kualitas pendidikan pesantren,” lanjutnya.
Direktur Pesantren, Basnang Said menambahkan, Imtihan Wathani akan berlangsung selama tiga hari. Untuk jenjang Ulya, imtihan wathani berlangsung dari 28 – 30 Januari 2025. Untuk jenjang Wustha, ujian akhir nasional dilaksanakan pada 31 Januari – 2 Februari 2025. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Imtihan Wathani kali ke delapan.

“Ada inovasi baru dalam Imtihan Wathoni tahun ini dengan menghadirkan soal-soal dalam aksara pegon (Bahasa Indonesia dengan aksara Arab), sebelumnya, semua soal hanya menggunakan bahasa Arab. Langkah ini merupakan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya sekaligus menunjukan kekhasan pendidikan pesantren,” tandasnya.

Imtihan Wathani tahun2025, untuk jenjang PDF Ulya, materi ujiannya adalah Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ushul Fiqh, Tauhid, Nahwu Balaghoh., Tarikh (Pegon). Sedangkan untuk PDF Wustha adalah Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu Shaf dan Tarikh (Pegon).*

Sumber: kemenag.go.id

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Raimas Polres Pekalongan Intensifkan Patroli Kamtibmas

    Tim Raimas Polres Pekalongan Intensifkan Patroli Kamtibmas

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna menjaga kondusifitas wilayah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Tim Raimas Polres Pekalongan mengintensifkan patroli kamtibmas. Dalam giat patroli pada Kamis (19/3/2026) malam, petugas memberikan edukasi khusus terkait larangan penggunaan pengeras suara berlebihan atau fenomena “sound horeg” untuk takbir keliling. Momen tersebut terjadi saat personel Tim Raimas menyisir wilayah Desa […]

  • Pastikan Kenyamanan Bagi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Disparpora Intens Lakukan Pemantauan Obyek Wisata

    Pastikan Kenyamanan Bagi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Disparpora Intens Lakukan Pemantauan Obyek Wisata

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Batang bersama unsur Polres dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang memantau sejumlah obyek wisata selama libur lebaran. Pemantauan dilakukan untuk memberikan kenyamamnan bagi pengunjung saat berlibur di obyek wisata yang menjadi sasaran mereka. Kabid Destinasi Disparpora Batang Siswanto mengatakan, pihaknya bersama aparat kepolisian setempat akan melakukan […]

  • Mendekatkan Diri Kepada Allah, Rizal Bawazier Menunaikan Ibadah Umroh

    Mendekatkan Diri Kepada Allah, Rizal Bawazier Menunaikan Ibadah Umroh

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier melaksanakan ibadah umroh dengan mengunjungi Baitullah di tahan suci untuk beribadah kepada Allah SWT. Ibadah sunah yang dilakukan ini merupakan usahanya untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. “Ibadah umroh yang saya lakukan bagian dari usaha saya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” kata RB sapaan […]

  • Dana Desa Menyusut, Paguyuban Kades Banyumas Sampaikan Aspirasi ke Ahmad Luthfi soal Bankeu, KDMP, Hingga Relokasi Puskesmas

    Dana Desa Menyusut, Paguyuban Kades Banyumas Sampaikan Aspirasi ke Ahmad Luthfi soal Bankeu, KDMP, Hingga Relokasi Puskesmas

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Di tengah pemangkasan dana desa yang kian terasa, para kepala desa di Kabupaten Banyumas menyampaikan langsung kegelisahan mereka kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mulai dari tuntutan pemerataan bantuan keuangan (Bankeu), bantuan gubernur (Bangub), problematika Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga polemik relokasi Puskesmas Cilongok II. Seluruh aspirasi itu disuarakan dalam pertemuan […]

  • Bupati Pemalang Ajak Fatayat dan Muslimat NU Bodeh Bantu Atasi Anak Tidak Sekolah dan Stunting

    Bupati Pemalang Ajak Fatayat dan Muslimat NU Bodeh Bantu Atasi Anak Tidak Sekolah dan Stunting

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pemalang, Jurnal Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang saat ini terus mengajak Anak Tidak Sekolah (ATS) yang ada di wilayahnya kembali bersekolah. Bupati Pemalang Mansur Hidayat menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara pertemuan akbar Pimpinan Anak Cabang Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Bodeh. Acara tersebut berlangsung di halaman SDN 02 Longkeyang, Bodeh pada Minggu, 21 Juli […]

  • Usai Dilantik, Pengurus PAMDI Diharapkan Guyub Rukun Bangun Pemalang

    Usai Dilantik, Pengurus PAMDI Diharapkan Guyub Rukun Bangun Pemalang

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengurus Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Pemalang diharapkan guyub rukun untuk membangun Pemalang. Harapan tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai menyaksikan pelantikan 31 Pengurus PAMDI yang dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAMDI Provinsi Jawa Tengah Frans Setyo Pranoto di Locomotife Coffe, Sabtu (13/9/2025). “Ayo guyub rukun dan […]

expand_less