Jumat, 24 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Temukan Ikan Mengandung Pengawet di Pasar, JKPD Jateng Akan Tindak Tegas

Temukan Ikan Mengandung Pengawet di Pasar, JKPD Jateng Akan Tindak Tegas

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Tim Jaringan Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Jawa Tengah akan tindak tegas terhadap peredaran ikan berpengawet kimia, Rabu, (4/9/2024).

Langkah ini diambil Ketua JKPD Jateng Dyah Lukisari lantaran masih saja ditemukan ikan yang mengandung pengawet mayat (formaldehid) dengan kadar 3,80 mg/kg sampai 154,43 mg/kg yang berpotensi memicu kanker.

Dyah Lukisari mengungkapkan, penemuan ini terjadi saat melakukan uji laboratorium sampel ikan asin dari Pasar Legi, Surakarta, yang merupakan tempat kulakan para pedagang pasar yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Sampel ikan asin berpengawet yang diperoleh dari Pasar Legi jenis teri nasi, layur asin, dan cumi asin. Kata dia, dari 41 produk ikan asin, 54 persen di antaranya positif mengandung bahan formalin.

Menurut pengakuan pedagang Pasar Legi, ikan asin yang diperdagangkan berasal dari wilayah Jawa Timur.

“Kami akan menempuh sanksi administratif dulu kepada pedagangnya,” ujar Dyah, yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan Jateng), di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah.

Dia menyebut, berdasar kajian hukum, produsen yang memperjualbelikan pangan tidak aman bisa dikenai pidana. Namun demikian, pihaknya terlebih dahulu akan memberikan teguran tertulis. Sehingga, usaha pedagang di Pasar Legi tidak serta merta gulung tikar.

Hal lain yang akan dilakukan, imbuh Dyah, menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memastikan produksi formalin diawasi ketat.

Terkait hal ini, pihaknya mengajak konsumen cerdas memilih, karena tidak semua ikan asin berpengawet kimia berbahaya.

Menurutnya, ciri ikan berpengawet kimia adalah memiliki aroma menyengat, warna bersih, cerah, bertekstur keras dan alot. Ciri lain adalah tidak rusak jika disimpan lebih dari sebulan dengan suhu kamar dan tidak dihinggapi lalat.

“Sedangkan ikan yang tidak mengandung formalin cenderung mudah hancur, warna agak kusam dan rusak jika disimpan dalam satu bulan kurang dari satu bulan,” paparnya.

Inspektur Pengawas Obat dan Makanan BBPOM di Semarang, Risad Setiadi mengatakan, cemaran formalin pada makanan tidak dapat ditolerir. Sebab, dapat menyebabkan penyakit jika dikonsumsi.

“Jika dikonsumsi dapat menyebabkan penyakit kronis. Zat Formalin akan menumpuk bersifat karsinogenik (penyebab kanker),” jelas Risad.

Kanit IV Subdit I Ditreskrimsus Polda Jateng Komisaris Polisi Mochamad Zazid siap mendukung langkah JKPD Jateng sesuai peraturan yang berlaku, produsen atau pengedar (pedagang) makanan yang mengandung kimia berbahaya akan dikenai sanksi pidana dan denda miliaran rupiah.

“Harapannya dengan sanksi administratif terlebih dahulu, jangan sampai mematikan usaha. Namun juga tidak membiarkan pelaku usaha yang menyalahgunakan dan tak bertanggung jawab. Kami dari Satgas Pangan siap mendukung dan berkolaborasi dengan dinas terkait,” pungkasnya.***

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Auditorium hingga Lapangan, Antusias Jamaah Warnai Tabligh Akbar PDM Banyumas di UMP

    Dari Auditorium hingga Lapangan, Antusias Jamaah Warnai Tabligh Akbar PDM Banyumas di UMP

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ribuan jamaah dari seluruh Banyumas menghadiri Tabligh Akbar PDM Banyumas menyambut Ramadhan 1447 H di Auditorium Ukhuwah Islamiyyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Ahad (8/2/2026). Antusiasme jamaah membuat auditorium, balkon, hingga pelataran dan lapangan dipenuhi peserta. Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PDM Banyumas kepada UMP sebagai tuan […]

  • Prabowo Kunjungi Sumedang, Warga Rela Menanti 2 Jam untuk Menyambut

    Prabowo Kunjungi Sumedang, Warga Rela Menanti 2 Jam untuk Menyambut

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Presiden RI Prabowo Subianto disambut antusias warga di Sumedang, Jawa Barat, termasuk anak-anak sekolah SD hingga SMA. Dalam kesempatan itu Prabowo berkunjung untuk meresmikan 37 proyek listrik nasional di 18 provinsi yang digelar di PLTA Jatigede. Prabowo tiba pukul 10:48 WIB disambut warga yang antusias berlari dan mendekat ke arah Prabowo. “Pak […]

  • Prof. Didik J. Rachbini: Mengenang Agus Widjojo Perwira Intelektual Dan Pendorong Demokratisasi TNI

    Prof. Didik J. Rachbini: Mengenang Agus Widjojo Perwira Intelektual Dan Pendorong Demokratisasi TNI

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D., menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo pada Minggu malam, 8 Februari 2026. Ia mengenang almarhum sebagai sosok perwira intelektual yang berperan penting dalam pembaruan pemikiran militer Indonesia, khususnya pada masa transisi Reformasi. Prof. Didik mengungkapkan bahwa dirinya pertama […]

  • Pantai Widuri Geger, Enam Anak Tenggelam dan Satu Anak Meniggal Dunia

    Pantai Widuri Geger, Enam Anak Tenggelam dan Satu Anak Meniggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kawasan wisata Pantai Widuri Pemalang geger, lantaran ada enam bocah tenggelam saat berenang di pantai tersebut pada Minggu, 26 Januari 2025. Dari enam korban itu lima dapat diselamatkan, sementara satu orang ditemukan sudah meninggal dunia. Menurut keterangan Kasat Polairud Polres Pemalang AKP. Totok Puwantoro mengatakan, kejadian tragis diketahui dari laporan warga terkait […]

  • Jangan Gagal Paham! Rizal Bawazier Minta Aptrindo Pelajari Lagi Surat Kemenhub Soal Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pantura Pekalongan-Batang 

    Jangan Gagal Paham! Rizal Bawazier Minta Aptrindo Pelajari Lagi Surat Kemenhub Soal Pembatasan Truk Sumbu Tiga di Pantura Pekalongan-Batang 

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dinilai tak memahami aturan pembatasan truk sumbu tiga di sepanjang jalur Pantura Pemalang hingga Batang. Untuk itu, Aptrindo diminta untuk mempelajari kembali surat edaran yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal itu disampaikan anggota DPR RI untuk dapil Jateng X, sebagaimana keterangan yang diterima wartawan […]

  • KPU Batang Buka Ruang Warga Sampaikan Usulan. Ketua KPU : Masukan Warga akan Dijadikan Materi Debat

    KPU Batang Buka Ruang Warga Sampaikan Usulan. Ketua KPU : Masukan Warga akan Dijadikan Materi Debat

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Menjelang debat perdana, KPU Batang menggelar diskusi kelompok yang difokuskan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Diskusi ini menghadirkan perwakilan komunitas, ormas, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang diberi kesempatan untuk manyampaikan harapannya agar dijadikan bagian dari materi debat. Ketua KPU Batang Susanto Waluyo mengatakan, masyarakat diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk mengutarakan […]

expand_less