Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Refleksi Kritis Pemerintahan Prabowo Subianto Setelah Melewati Fase 100 Hari Pertama

Refleksi Kritis Pemerintahan Prabowo Subianto Setelah Melewati Fase 100 Hari Pertama

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina bekerjasama dengan Institut Harkat Negeri menggelar diskusi publik bertajuk “Enam Bulan Pemerintahan Prabowo: The Extraordinary, The Good, The Bad, and The Ugly” bertempat di Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Trinity Tower Lt. 45.

Diskusi ini menjadi ruang refleksi kritis atas perjalanan awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah melewati fase 100 hari pertama yang kerap dianggap sebagai masa ‘bulan madu’ politik.

Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza Idris, menyampaikan bahwa setiap peralihan kekuasaan membawa harapan baru.

Namun, harapan tersebut tidak serta-merta hadir tanpa tantangan, terutama ketika harus berhadapan dengan warisan kebijakan dari pemerintahan sebelumnya.

Menurutnya, enam bulan pertama adalah momen krusial yang mencerminkan arah serta pendekatan pemerintahan ke depan apakah akan melanjutkan pola lama atau menghadirkan pembaruan yang nyata.

Sudirman Said, Ketua Institut Harkat Negeri dan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI periode 2014–2016, memberikan perspektif tajam mengenai arah kepemimpinan nasional dari sudut pandang indeks jarak kekuasaan atau Power Distance Index (PDI). Konsep ini, yang dikembangkan oleh Gerard Hendrik Hofstede, menggambarkan sejauh mana masyarakat menerima kesenjangan kekuasaan dan struktur sosial yang hierarkis.

Menurut Sudirman, Indonesia termasuk negara dengan indeks PDI yang tinggi, sejajar dengan negara-negara seperti India, Pakistan, dan Filipina.

Konsekuensinya, pola komunikasi dalam pemerintahan cenderung top-down, ruang dialog sempit, serta pengambilan keputusan berlangsung secara sepihak oleh elit tanpa diskursus yang inklusif.

“Semakin tinggi indeks PDI, semakin sulit masyarakat mendapatkan akses terhadap partisipasi dalam proses pengambilan kebijakan. Elit memegang kendali penuh, sementara masyarakat menjadi penonton pasif, ” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa negara dengan PDI tinggi rentan terhadap praktik nepotisme, karena distribusi kekuasaan lebih didasarkan pada kedekatan personal ketimbang kompetensi dan meritokrasi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan terbesar bagi pemerintahan saat ini adalah menurunkan jarak kekuasaan agar lahir kepemimpinan yang lebih egaliter, terbuka terhadap dialog, serta menjunjung sistem yang adil dan berbasis kemampuan.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Jateng Lakukan PAW, Sekda Berharap Sinergi Eksekutif-Legislatif Makin Akseleratif

    DPRD Jateng Lakukan PAW, Sekda Berharap Sinergi Eksekutif-Legislatif Makin Akseleratif

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Komposisi keanggotaan DPRD Provinsi Jawa Tengah kembali lengkap usai dilakukan Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antarwaktu (PAW) sisa masa jabatan 2024–2029. Berlangsung dalam Rapat Paripurna Masa Sidang Kedua 2025/2026, di Gedung Berlian, Kota Semarang, Senin, 2 Februari 2026. Rapat paripurna dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dengan agenda pelantikan anggota PAW serta perubahan […]

  • YPI Al Azhar Melaunching SMA Islam Al Azhar 35 Cilacap

    YPI Al Azhar Melaunching SMA Islam Al Azhar 35 Cilacap

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar resmi melaunching SMA Islam Al Azhar 35 Cilacap, Minggu (3/3/2024). Peresmian itu dihadiri oleh Penjabat Bupati Cilacap Awaluddin Muuri, Pembina YPI Al Azhar Fuad Bawazier, dan pejabat lainnya. Seperti diketahui, SMA Islam Al Azhar 35 Cilacap merupakan sekolah Islam yang berada di bawah naungan YPI Al Azhar. […]

  • Inilah Pesan Bupati Anom Saat Melepas Jamaah Haji di Pendopo Kabupaten Pemalang

    Inilah Pesan Bupati Anom Saat Melepas Jamaah Haji di Pendopo Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro berpesan agar jamaah calon haji Kabupaten Pemalang bisa menjaga nama baik negara dan daerah saat melaksanakan ibadah haji. “Di baju bapak dan ibu semua ada identitas negara Republik Indonesia. Mohon bisa dijaga nama baik bangsa, dan tentunya nama baik Kabupaten Pemalang,” kata Anom saat menghadiri acara pelepasan jamaah […]

  • Ahmad Luthfi Bawa Jawa Tengah Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik dari Kemendagri

    Ahmad Luthfi Bawa Jawa Tengah Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik dari Kemendagri

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mendapat penghargaan. Kali ini provinsi yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi tersebut menerima penghargaan dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah untuk kategori Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Terbaik tingkat provinsi dengan fiskal tinggi. Penghargaan diterima Ahmad Luthfi dalam acara Malam Penganugerahan Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 di […]

  • Kabar Gembira Bagi PPPK Paruh Waktu, Besok Bakal Terima SK

    Kabar Gembira Bagi PPPK Paruh Waktu, Besok Bakal Terima SK

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kabar mengenggembirakan dating dari ratusan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah Formasi Tahun 2024. Pasalnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pemalang secara resmi mengundang mereka untuk menghadiri prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati dan penandatanganan perjanjian kerja. Undangan resmi tersebut tertuang dalam […]

  • Momen Kepulangan Para Pemudik Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

    Momen Kepulangan Para Pemudik Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Momentum Lebaran 2026 diharapkan menjadi instrumen penggerak ekonomi di daerah. Kepulangan para pemudik di Jawa Tengah, diharapkan membawa dampak ekonomi daerah asal. Hal itu dikatakan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj Nawal Arafah Yasin, M. S. I, usai memberikan mauidhah hasanah di Masjid Agung Kudus, Rabu, 18 Maret 2026. “Harapan saya, […]

expand_less