Jumat, 24 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Sebanyak 3384 Pegawai Honorer di Kabupaten Pemalang Resmi Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

Sebanyak 3384 Pegawai Honorer di Kabupaten Pemalang Resmi Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025 | 20:46 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Sebanyak 3384 pegawai honorer di linkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang yang telah diusulkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah disetujui untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemalang, Eko Adi Santoso pada Selasa (16/9/2025) dalam wawancara dengan jurnalis emsatunews.co.id.

Eko Adi Santoso menuturkan hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6411 Tahun 2025 tentang penetapan kebutuhan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu di lingkungan Pemkab Pemalang.

Selain itu, ada juga Surat dari Kepala BKN Nomor: 13194/B-Sl.01.01/SD/K/2025 yang menyampaikan daftar peserta alokasi PPPK paruh waktu pada tanggal 6 September 2025.

“Keputusan sudah turun dan disetujui. Totalnya ada 3.384 pegawai honorer yang akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 6411 Tahun 2025 tentang penetapan kebutuhan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja paruh waktu di lingkungan Pemkab Pemalang. Selain itu, ada juga Surat dari Kepala BKN Nomor: 13194/B-Sl.01.01/SD/K/2025 yang menyampaikan daftar peserta alokasi PPPK paruh waktu pada tanggal 6 September 2025,” ungkap Eko.

Setelah pengumuman ini, para pegawai honorer yang berhak akan menjalani tahapan selanjutnya, yaitu pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH).

Proses pengisian DRH ini dilakukan oleh setiap pegawai yang dinyatakan lolos seleksi PPPK paruh Waktu.

“Yang jelas, gaji yang diterima para PPPK paruh waktu tidak boleh lebih kecil dari gaji yang mereka terima sebelumnya. Kami pastikan bahwa penghasilan mereka tetap sesuai dengan standar yang ada,” kata Eko.

Untuk memenuhi kewajiban tersebut, Pemkab Pemalang akan menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Eko menjelaskan bahwa dana yang digunakan untuk pembayaran gaji PPPK paruh waktu akan diambil dari pos belanja barang dan jasa dalam APBD.

“Sumber anggaran gaji PPPK paruh waktu ini berasal dari APBD Pemkab Pemalang, dengan mekanisme pengeluaran untuk belanja barang dan jasa,” jelas Eko.

KLIK link Daftar 3.384 pegawai honorer di lingkungan Pemkab Pemalang menjadi PPPK Paruh Paktu oleh BKN.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Targetkan 220 Dapur MBG, Pemalang Resmikan SPPG Gintung untuk 2.500 Siswa

    Targetkan 220 Dapur MBG, Pemalang Resmikan SPPG Gintung untuk 2.500 Siswa

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026 | 14:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang terus mempercepat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Terbaru, Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Gintung, Kecamatan Comal, Selasa (24/2/2026). Dapur yang berlokasi di Jl. Mawar RT 002 RW 001 ini diproyeksikan melayani kebutuhan gizi sedikitnya 2.500 pelajar di wilayah tersebut. Dalam […]

  • Persiapan Uji Publik PPID Tahap Kedua, Diskominfo Cilacap Gelar Monev Keterbukaan Informasi Publik 2024

    Persiapan Uji Publik PPID Tahap Kedua, Diskominfo Cilacap Gelar Monev Keterbukaan Informasi Publik 2024

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024 | 18:35 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap menggelar sosialisasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024, di ruang rapat kantor setempat, Senin (9/9/2024). Kepala Diskominfo Kabupaten Cilacap Supriyanto mengatakan, monev ini digelar untuk mempersiapkan visitasi persiapan uji publik PPID tahap kedua, sekaligus memastikan keterbukaan informasi tetap terjaga. “Selain itu juga untuk […]

  • Pengurus PKS Silaturahmi Ke Bupati Pemalang, Nyatakan Sinergi dengan Pemkab

    Pengurus PKS Silaturahmi Ke Bupati Pemalang, Nyatakan Sinergi dengan Pemkab

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025 | 10:37 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengurus terbaru Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pemalang melakukan kunjungan silaturahmi ke Bupati Pemalang di Pendopo Kabupaten pada Rabu (10/9). Pertemuan ini bertujuan memperkenalkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS periode 2025-2030 sekaligus menyatakan komitmen bersinergi dengan pemerintah daerah guna mendorong kemajuan Pemalang. Kepengurusan DPTD PKS Pemalang terdiri dari tiga […]

  • Pria Asal Sragi Pekalongan Dibekuk Polisi Gegara Bawa Sabu

    Pria Asal Sragi Pekalongan Dibekuk Polisi Gegara Bawa Sabu

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025 | 10:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pria berinisial MAR alias Emon (31) ditangkap polisi setelah kedapatan membawa sabu di pinggir jalan Dukuh Banjardowo Utara, Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jumat (19/09/2025) pagi. Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah sebelumnya mendapatkan laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkotika di wilayah Sragi. “Benar, tersangka kami […]

  • Manusia Di Zaman Edan: Lead Institute Paramadina Bahas Kritik & Ide Filosofis Herbert Marcuse & Cak Nur

    Manusia Di Zaman Edan: Lead Institute Paramadina Bahas Kritik & Ide Filosofis Herbert Marcuse & Cak Nur

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026 | 16:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — The Lead Institute Universitas Paramadina kembali menggelar seri “Kajian Filsafat & Agama 2026” bertajuk Madzhab Frankfurt vs “Madzhab” Paramadina dengan tema “Manusia di Zaman Edan”. Edisi ketiga yang dipandu Peneliti The Lead Institute Dida Darul Ulum pada Senin (6/7) malam membandingkan kritik Herbert Marcuse (1898–1979) tentang Manusia Satu Dimensi dengan gagasan Nurcholish […]

  • Wagub Jateng Gus Yasin Dorong Digitalisasi BTN Permudah Regulasi Keuangan

    Wagub Jateng Gus Yasin Dorong Digitalisasi BTN Permudah Regulasi Keuangan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025 | 10:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengapreasiasi pengembangan digitalisasi yang dikembangkan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, digital mempermudah regulasi keuangan, pengawasan, dan mengatur risiko yang dialami. “Saya berharap layanan digital dapat memberikan kemudahan yang dapat membantu masyarakat Jawa Tengah untuk mengakses layanan perbankan,” kata Taj Yasin, saat […]

expand_less