Sabtu, 24 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Buka Rakor Kelompok Kerja, Bunda PAUD Tekankan Pendidikan Karakter

Buka Rakor Kelompok Kerja, Bunda PAUD Tekankan Pendidikan Karakter

  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Untuk menekankan kegiatan pendidikan karakter bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bunda PAUD Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Pemalang di Gatra Kencana Bojongnangka, Selasa (2/12/2025).

Ditemui usai acara, Maenofie menegaskan bahwa di PAUD itu tidak ada calistung (baca, tulis dan hitung). Ia berpesan kalau ada orang tua yang menitipkan anaknya masuk ke PAUD, kemudian ketika lulus diharapkan harus sudah bisa calistung, lebih baik tidak usah diterima.

“Yang ditekankan adalah pendidikan karakter, mengasah motorik halus dan motorik kasar dan ada kegiatan outingclass untuk anak-anak PAUD,” kata Maenofie.

Peengasan berikutnya yaitu untuk anak-anak yang baru lahir, akan mendapatkan kartu identitas anak (KIA), kemudian juga berkolaborasi dengan puskesmas mengenai pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK).

“Saya minta penegasan plus pemeriksaan golongan darah karena semua anak yang lahir di layanan fasilitas kesehatan itu harus mendapatkan Kartu Identitas Anak,” tegasnya.

Selain itu, Maenofie menyampaikan agar kartu kembang anak dari Dinsos bisa diupdate yang dan dikolaborasikan dengan Dinas Kesehatan.

“Karena Dinas Kesehatan ada buku KIA yang bukunya update tiap tahun,” ucapnya.

Kemudian penegasan berikutnya yaitu adanya penilaian kinerja kepala sekolah. Menurutnya akan sangat baik jika pendidiknya juga dinilai untuk meningkatkan kualitas PAUD tersebut.

“Kalau misalnya dia tidak mendapatkan penilaian atas dirinya sendiri tidak diupdate untuk ilmunya pasti anak-anaknya akhirnya juga akan terdampak,” lanjut Maenofie.

Penegasan terakhir, Maenofie menuturkan bahwa nanti akan ada bantuan dari IDI berupa tempat sampah. Ia menggarisbawahi jika memungkinkan bukan bantuan tempat sampah, tapi yang dibutuhkan adalah komposter.

“Karena kalau tempat sampah itu hanya memilah-milih sampah, tapi kalau komposter itu sudah pengolahan sampah,” tambahnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Musim Hujan Pemprov Jateng Siapkan Sejumlah Langkah Menghadapi Bencana

    Masuk Musim Hujan Pemprov Jateng Siapkan Sejumlah Langkah Menghadapi Bencana

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Masuk musim hujan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siapkan sejumlah langkah dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam. Kesiapsiagaan ditingkatkan dengan menggelar apel siaga bencana, di Halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin (18/11/2024). Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengatakan, apel kesiapsiagaan bencana diikuti oleh instansi terkait, seperti Forkopimda, TNI-Polri, Baznas, Pramuka, relawan, dan lainnya. “Apel […]

  • Akibat Luapan Sungai Cisanggarung dan Ciberes, 36 Desa dari 9 Kecamatan Terdampak Banjir, 2 Korban Meninggal Dunia

    Akibat Luapan Sungai Cisanggarung dan Ciberes, 36 Desa dari 9 Kecamatan Terdampak Banjir, 2 Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bupati Cirebon H. Imron, meninjau lokasi terdampak bencana banjir di Desa Sidaresmi Kecamatan Pabedilan wilayah timur Kabupaten Cirebon, Rabu (6/3/2024). Imron mengatakan, bencana banjir tersebut akibat luapan dari sungai Cisanggarung dan Ciberes, dari luapan dua sungai itu 36 desa dari 9 kecamatan terdampak banjir. “Sungai Cisanggarung merupakan sungai besar yang menghubungkan dua provinsi, […]

  • Ahmad Luthfi Targetkan Investasi Industri Padat Karya dan Ekonomi Hijau di Jawa Tengah

    Ahmad Luthfi Targetkan Investasi Industri Padat Karya dan Ekonomi Hijau di Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terus mendorong dan menargetkan investasi industri padat karya dan ekonomi hijau. Pasalnya, tenaga kerja di Jawa Tengah dinilai kompetitif dan investor baik dalam maupun luar negeri melirik ekonomi hijau. Hal itu bisa menjadi daya ungkit investor lain di Jawa Tengah. Hal itu dikatakan Gubernur Ahmad Luthfi saat […]

  • Kabupaten Batang Salurkan Bantuan Terdempak Banjir di Wilayah Kabupaten Demak

    Kabupaten Batang Salurkan Bantuan Terdempak Banjir di Wilayah Kabupaten Demak

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Kementerian Agara Kabupaten Batang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Batang, dan lembaga amil zakat dari organisasi kemasyarakatan lainnya, menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di wilayah Kabupaten Demak dan sekitarnya, Kamis (22/2/2024). Ketua UPZ Kantor Kemenag Batang Siswoyo mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, seperti peralatan mandi, […]

  • Pemkab Brebes Mendapat Penghargaan Baznas Award. Pj Bupati, Semoga Menambah Berkah

    Pemkab Brebes Mendapat Penghargaan Baznas Award. Pj Bupati, Semoga Menambah Berkah

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Pemerintah Kabupaten Brebes mendapat penghargaan Baznas Award kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Baznas. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI Noor Ahmad dan diterima oleh Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto Jakarta, Kamis (29/2/2024). Mendapat penghargaan tersebut, Iwanuddin mengucapkan syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia juga menyampaikan terima […]

  • DPRD Kabupaten Pemalang Secara Tegas Tolak Outsourcing Pengganti Tenaga Honorer

    DPRD Kabupaten Pemalang Secara Tegas Tolak Outsourcing Pengganti Tenaga Honorer

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG  – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang untuk mengalihkan tenaga non-ASN (Aparatur Sipil Negara) menjadi tenaga alih daya atau outsourcing mendapat penolakan dari DPRD Kabupaten Pemalang. Komisi A DPRD Pemalang secara tegas menolak kebijakan tersebut karena dinilai mencederai rasa kemanusiaan dan berisiko memicu sengketa hukum di kemudian hari. Penolakan mencuat dalam Rapat Kerja pembahasan […]

expand_less