Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lintas Daerah » Inilah Kisah Penderes Asal Jateng yang Terdampar 15 Hari di Hutan Pinus Aceh, Akhirnya Dipulangkan

Inilah Kisah Penderes Asal Jateng yang Terdampar 15 Hari di Hutan Pinus Aceh, Akhirnya Dipulangkan

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Sebanyak 18 warga asal Jawa Tengah yang sempat terjebak banjir bandang dan longsor di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, akhirnya dipulangkan ke kampung halaman. Mereka tiba di Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU pada Senin, 29 Desember 2025, dan selanjutnya melanjutkan perjalanan darat menuju daerah asal masing-masing.

Salah satu korban, Sarto, penderes getah pinus asal Kabupaten Cilacap, menceritakan pengalamannya terdampar selama 15 hari di tengah hutan pinus bersama enam rekannya. Saat bencana terjadi, mereka sedanh bekerja menderes getah pinus di kawasan hutan Linge.

“Kami terjebak sampai 15 hari di hutan. Jalan keluar tertutup longsor, tempat tinggal juga rusak. Makan sangat terbatas. Alhamdulillah sekarang sudah bisa pulang,” ujar Sarto setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Menurut Sarto, banjir bandang dan longsor membuat seluruh akses keluar dari lokasi kerja tertutup. Ketujuh penderes tersebut bertahan dengan sisa logistik yang ada sebelum akhirnya memutuskan berjalan kaki menembus medan terjal dan longsoran tanah menuju lokasi pengungsian.

“Kami jalan kaki berkilo-kilo meter, jalannya naik turun dan sangat berbahaya. Selama delapan tahun bekerja di sana, baru kali ini mengalami kejadian seperti ini,” katanya.

Sesampainya di pengungsian, kondisi belum sepenuhnya aman. Keterbatasan akses membuat distribusi logistik terhambat, sehingga kebutuhan makanan pun minim.

“Di pengungsian juga serba kekurangan. Jadi kami sangat bersyukur bisa dipulangkan,” imbuhnya.

Penderes lainnya, Sarna Parjono, yang baru tujuh bulan bekerja di Aceh, mengaku trauma masih dirasakannya meski bersyukur selamat dari bencana.

“Alhamdulillah bisa pulang dengan selamat. Kejadiannya benar-benar tidak kami sangka,” ujarnya.

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Sarido, menjelaskan bahwa ke-18 warga yang dipulangkan terdiri atas 16 warga Kabupaten Cilacap, serta masing-masing satu warga Brebes dan Pemalang. Seluruhnya dipastikan dalam kondisi sehat.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Aceh untuk memastikan tidak ada lagi warga Jawa Tengah yang tertinggal. Pemerintah hadir untuk memastikan keselamatan warganya,” kata Sarido.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam melindungi warganya di manapun berada, termasuk mereka yang merantau dan terdampak bencana alam.

“Semua kita bantu, mulai dari pemulangan hingga fasilitasi modal usaha, agar mereka bisa pulih dan kembali beraktivitas di daerah asal,” kata Ahmad Luthfi.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panglima TNI: Revisi UU TNI Berdasarkan Prinsip Demokrasi dan Supremasi Sipil

    Panglima TNI: Revisi UU TNI Berdasarkan Prinsip Demokrasi dan Supremasi Sipil

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PENALANG – Dinamika lingkungan strategis menuntut TNI untuk selalu beradaptasi dan semakin profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai komponen utama pertahanan negara. Sehingga pemerintah merasa perlu untuk mengambil langkah konkret dalam menjawab dinamika tersebut melalui proses Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam amanatnya […]

  • Infrastruktur Pengairan Jateng Redam Rob dan Suplai Irigasi

    Infrastruktur Pengairan Jateng Redam Rob dan Suplai Irigasi

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Air pernah menjadi momok bagi warga Mulyorejo, Kota Pekalongan. Hampir setiap hari, rob merayap masuk ke jalan desa, menggenangi rumah, memaksa warga hidup berdamai dengan genangan. Kini, pemandangan itu perlahan tinggal kenangan. Di tepi Sungai Bremi-Meduri, deretan parapet beton berdiri kokoh, menjadi garis pembatas antara air pasang dan ruang hidup warga. Sepanjang […]

  • Temukan Ikan Mengandung Pengawet di Pasar, JKPD Jateng Akan Tindak Tegas

    Temukan Ikan Mengandung Pengawet di Pasar, JKPD Jateng Akan Tindak Tegas

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Tim Jaringan Keamanan Pangan Daerah (JKPD) Jawa Tengah akan tindak tegas terhadap peredaran ikan berpengawet kimia, Rabu, (4/9/2024). Langkah ini diambil Ketua JKPD Jateng Dyah Lukisari lantaran masih saja ditemukan ikan yang mengandung pengawet mayat (formaldehid) dengan kadar 3,80 mg/kg sampai 154,43 mg/kg yang berpotensi memicu kanker. Dyah Lukisari mengungkapkan, penemuan ini […]

  • SPPG Pelita Prabu Bumirejo Dihentikan Sementara Oleh Kasatgas MBG Kabupaten Pemalang

    SPPG Pelita Prabu Bumirejo Dihentikan Sementara Oleh Kasatgas MBG Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ragil Surono
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – SPPG Pelita Prabu Bumirejo, Kecamatan Ulujami mendapat teguran dan dihentikan sementara oleh Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang, Nurkholes. Keputusan itu diambil Kasatgas setelah adanya dugaan keracunan MBG yang dialami salah satu siswa TK Pertiwi Desa Blendung, belum lama ini. Nurkholes mengatakan, bahwa SPPG Bumirejo tidak diperbolehkan beroperasi selama proses penyelidikan […]

  • Ciptakan Kenyamanan Pekerja, Sekda: Kesejahteraan Bukan Soal Materi

    Ciptakan Kenyamanan Pekerja, Sekda: Kesejahteraan Bukan Soal Materi

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, kesejahteraan pekerja bukan hanya soal uang atau materi. Namun, lebih dari itu. Sebab, kedekatan dengan keluarga juga bagian kesejahteraan pekerja. Menurutnya, upaya pemenuhan kesejahteraan pekerja yang utama adalah masalah upah, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, Pemprov Jateng bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional […]

  • Menjelang Akhir Tahun, PDAM Pemalang Hadirkan Promo Hingga 40 Persen

    Menjelang Akhir Tahun, PDAM Pemalang Hadirkan Promo Hingga 40 Persen

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Menjelang akhir tahun Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang atau PDAM memberikan diskon pemasangan sambungan baru hingga 40 persen, Rabu, (4/12/2024). Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Slamet Efendi, melalui bagian humas Galih Baskoro menyampaikan, diskon tersebut berlaku untuk seluruh wilayah pelayanan PDAM. “Diskon ini terbatas, berlaku mulai dari […]

expand_less