Kamis, 19 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ngalap Berkah MTQ

Ngalap Berkah MTQ

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

*Oleh : Wahid Abdulrahman

PADA tahun ini Provinsi Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional yang direncanakan digelar di bulan September. Sebagai sebuah repetisi sejarah 1979 di mana MTQ dilaksanakan di Kota Semarang.

Dari sudut pandang sejarah, ketika pertama kali diselenggarakan pada 1968 di Makasar, harus diakui tidak lepas dari upaya menciptakan situasi sosial politik yang lebih harmonis dan kondusif, khususnya relasi antara umat Islam dan pemerintah pascaperistiwa 1966.

Meskipun kemudian relasi antara negara dan umat Islam mengalami gelombang surut di era orde baru dan baru kembali mengalami pasang di akhir 1980 an hingga awal 1990 an sebagaimana diungkap oleh William Liddle (1996) sebagai The Islamic Turn.

Gelombang kebangkitan Islam yang ditandai oleh semakin mengemukanya berbagai nilai dan ritual Islam di ruang publik termasuk di dalamnya kelahiran Bank Muamalat dan terbitnya Republika sebagai Bank dan surat kabar Islam pertama di Indonesia. Demikian hanya dengan berbagai kegiatan bernuansa Islam yang mulai marak diselenggarakan di instansi pemerintah.

Berkah MTQ sebagai penyejuk dan penguat relasi pemerintah dan umat Islam tentu memiliki drajat yang berbeda di tengah iklim politik saat ini di mana pemerintah sangat akomodatif terhadap kepentingan umat. Dalam konteks kebangsaan, sudah tentu MTQ menjadi salah satu upaya menghasilkan qori dan qoriah terbaik yang kelak bisa menjadi duta Indonesia di kancah internasional. Sebagai bagian dari diplomasi kebudayaan sekaligus meneguhkan citra positif Indonesia sebagai negara Muslim.

Dalam konteks keislaman adalah bagian dari syiar Islam dengan berbagai sudut pandangnya. Sebagai tuan rumah, tentu reputasi Jawa Tengahmenjadi pertaruhan sekaligus diharapkan membawa keberkahan yang melimpah. Lazimnya sebuah kompetisi tentu menjadi juara umum adalah satu target yang lumrah. Terlebih posisi tuan rumah sebagai juara umum sudah sering terjadi bahkan menjadi tren.

Dengan target tersebut sudah tentu, MTQ memiliki peran berlipat dalam meningkatkan kaderisasi dan kualitas seperti halnya qori dan qoriah sesuai dengan cabang yang dilombakan. Waktu yang tersisa mutlak dioptimalkan untuk meraih juara umum. Di sinilah kehadiran, keberpihakan, dan sinergi dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengahdan tingkat kabupaten/kota menjadi sangat urgen.

Reputasi berikutnya menyangkut kemampuan sebagai tuan rumah untuk memberikan pelayanan terhadap ribuan peserta yang hadir dari seluruh penjuru Nusantara. Sukses sebagai tuan rumah dengan salah satu indikator kepuasan para kafilah. Bukankah tuan rumah yang baik adalah mampu memberikan pelayanan terbaik bagi tamu yang hadir.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Padati Pengajian Ahad Pagi dan Khitanan Massal di Masjid At Taqwa Muhammadiyah Petarukan

    Ribuan Warga Padati Pengajian Ahad Pagi dan Khitanan Massal di Masjid At Taqwa Muhammadiyah Petarukan

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah memadati halaman Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Petarukan dalam sebuah agenda akbar yang digelar Ahad pagi ini. Acara tersebut menggabungkan semangat dakwah, kepedulian sosial, dan pembaruan penanggalan Islam dalam momen bersejarah: Pengajian Ahad Pagi dan Khitanan Massal dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah 1447 H. Tidak hanya menjadi ajang […]

  • Safari Ramadhan, Tejo Harwanto: Meningkatkan Pembinaan Keagamaan Warga Lapas

    Safari Ramadhan, Tejo Harwanto: Meningkatkan Pembinaan Keagamaan Warga Lapas

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Selama bulan suci Ramadhan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Tengah menggelar Safari Ramadan di Lapas/Rutan. Hal ini dilakukan sebagai upaya pembinaan kerohanian Islam bagi seluruh pegawai termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng Tejo Harwanto mengatakan, Safari Ramadan digelar untuk memotivasi seluruh warga di dalam Lapas maupun […]

  • Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica, Ramaikan Hari Desa Nasional di Boyolali

    Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica, Ramaikan Hari Desa Nasional di Boyolali

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Beragam produk unggulan desa dari berbagai daerah meramaikan Pameran Produk Unggulan Desa, dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Desa Butuh, Mojosongo, Boyolali, Rabu 14 Januari 2026. Mulai dari olahan pangan lokal seperti abon pepaya, aneka olahan sapi, hingga kopi luwak Liberica yang dikenal langka. Sekretaris TP PKK Boyolali, Mindaryati, menyebut […]

  • Jaga Kondusivitas, Pemkab Pemalang Gelar Rakor Lintas Sektoral

    Jaga Kondusivitas, Pemkab Pemalang Gelar Rakor Lintas Sektoral

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektor dalam rangka menciptakan kondusifitas wilayah Kabupaten Pemalang di ruang Gadri Kantor Bupati, Minggu (31/08/2025). Ditemui usai acara, Bupati Anom menuturkan bahwa rakor terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini dilaksanakan untuk memastikan keamanan Kabupaten Pemalang. “Sesuai juga dengan kebutuhan kita Kabupaten Pemalang, […]

  • Dukungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Maxim Rayakan Hari Anak Nasional Bersama Murid SLB C Pelita Ilmu Semarang

    Dukungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Maxim Rayakan Hari Anak Nasional Bersama Murid SLB C Pelita Ilmu Semarang

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Semarang, Jurnal Pemalang – Di Hari Anak Nasional 2024 ini, Tim spesialis Maxim Indonesia bersama lebih dari sepuluh mitra driver mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) C Pelita Ilmu Semarang, untuk memberikan edukasi keselamatan berkendara serta bermain bersama sekitar 40 murid berkebutuhan khusus. Dalam kegiatan tersebut, Maxim menyerahkan paket hadiah berupa alat tulis, permainan papan, paket […]

  • Jawa Tengah Jadi Salah Satu Penopang Pangan Nasional, Capai Target Produksi 10,5 Ton GKG

    Jawa Tengah Jadi Salah Satu Penopang Pangan Nasional, Capai Target Produksi 10,5 Ton GKG

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah tegas untuk menjaga lahan pertanian demi mengejar target swasembada pangan nasional 2026. Selain menggenjot produksi padi dan jagung, Pemprov tak segan menerapkan sanksi administratif hingga pidana bagi pelaku alih fungsi sawah produktif, sekaligus memberi insentif berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi petani yang mempertahankan […]

expand_less