Kamis, 11 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » usuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi

usuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Memberikan Solusi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Paramadina menyelenggarakan Seminar Publik Hybrid bertajuk “Kebijakan Ekonomi dan Manajemen Krisis” pada Selasa (9/6/2026) di Ruang Granada, Lantai 7 Gedung Nurcholish Madjid, Universitas Paramadina Cipayung.

Seminar menghadirkan Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, H. M. Jusuf Kalla, sebagai pembicara utama. Kegiatan dibuka oleh Ketua Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Universitas Paramadina, Prof. Dr. Ahmad Badawi Saluy, dan dimoderatori oleh Rektor Universitas Paramadina, Prof. Dr. Didik J. Rachbini.

Dalam pemaparannya, Jusuf Kalla menegaskan bahwa sejarah Indonesia menunjukkan hubungan yang erat antara krisis ekonomi dan perubahan politik. Menurutnya, gejolak ekonomi yang tidak tertangani dengan baik sering kali berkembang menjadi krisis politik yang berdampak besar terhadap stabilitas nasional.

“Krisis ekonomi selalu ada kaitannya dengan politik. Bung Karno turun karena krisis ekonomi yang kemudian berkembang menjadi krisis politik. Harga beras naik, BBM naik, orang melakukan demonstrasi, lalu muncul berbagai gejolak politik. Pak Harto juga demikian saat krisis 1998 hingga akhirnya turun setelah memimpin selama 32 tahun,” ujar Jusuf Kalla.

Ia menjelaskan bahwa salah satu indikator penting yang perlu diperhatikan dalam mengantisipasi krisis adalah kondisi nilai tukar rupiah. Menurutnya, nilai mata uang sangat ditentukan oleh tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi nasional. “Mata uang itu soal supply dan demand. Banyak orang menyimpan dolar Amerika Serikat karena tidak percaya kepada rupiah. Semakin banyak orang menyimpan dolar, maka nilai rupiah akan semakin turun,” katanya.

Selain nilai tukar, Jusuf Kalla juga menyoroti pentingnya memahami kondisi pasar secara lebih komprehensif. Ia mengingatkan bahwa kondisi ekonomi tidak dapat diukur hanya dari ramainya pusat-pusat perbelanjaan.

“Pasar itu ada dua, yaitu pasar modal dan pasar riil. Orang sering mengatakan mal masih ramai sehingga ekonomi dianggap baik-baik saja. Padahal orang datang ke mal belum tentu untuk berbelanja, bisa saja hanya mencari tempat yang nyaman atau ber-AC. Yang harus dilihat adalah bagaimana daya beli masyarakat di pasar riil,” jelasnya.

Menurut Jusuf Kalla, melemahnya pasar modal saat ini juga menunjukkan adanya persoalan kepercayaan investor. Investor hanya akan menanamkan modal apabila memiliki keyakinan bahwa perusahaan mampu menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Amamkan 5 PSK di Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat

    Polisi Amamkan 5 PSK di Tempat Prostitusi Berkedok Panti Pijat

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Guna memberikan rasa nyaman dan ketertiban umum selama bulan suci Ramadhan, Polresta Cilacap melakukan razia Pekat dan patroli secara rutin, Sabtu (16/3/2024). Kapolres Cilacap Kombes Pol Ruruh Wicaksono melalui Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo mengatakan, saat melakukan razia pada Rabu, (13/3/2024) sore. Polres Cilacap menyasar ke tempat yang diduga menjadi praktik […]

  • Masyarakat Pemalang Antusias Kunjungi Bazar Kuliner UMKM Milad Al Irsyad ke 111 di Comal

    Masyarakat Pemalang Antusias Kunjungi Bazar Kuliner UMKM Milad Al Irsyad ke 111 di Comal

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Masyarakat di wilayah Kabupaten Pemalang bagian timur yang meliputi Kecamatan Comal, Ulujami, Bodeh, Ampelgading, dan Petarukan antusias kunjungi bazar kuliner UMKM. Bazar tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Milad ke 111 Al Irsyad Al Islamiyyah Comal, dilaksanakan di depan sekretariat yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Purwoharjo pada Minggu (5/10/2025). Selain bazar […]

  • Investor Asal Dubai Bakal Bangun Pabrik Urea di Jawa Tengah

    Investor Asal Dubai Bakal Bangun Pabrik Urea di Jawa Tengah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Investor asal Dubai menyatakan kesiapannya dalam menanamkan investasi di Jawa Tengah. Mereka akan membangun pabrik pupuk urea di Jawa Tengah untuk memenuhi kebutuhan nasional. Perwakilan investor Dubai, Talal Ourfali, mengatakan, pihaknya melihat peluang besar sektor pupuk di Indonesia, khususnya urea. Oleh karenanya, ada investor asal Dubai yang hendak menanamkan investasinya di sektor […]

  • Rencana Relokasi, PKL Malioboro Siap Berkontribusi Dukung Kebijakan Pemerintah

    Rencana Relokasi, PKL Malioboro Siap Berkontribusi Dukung Kebijakan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Jurnal Pemalang – Rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Teras Malioboro 2 yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dan Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menimbulkan pro dan kontra di kalangan PKL Teras Malioboro 2. Hal ini disebabkan karena saat relokasi ke Teras Malioboro 2 para PKL merasa pendapatan menurun drastis […]

  • Jurnalis Bersama Polisi di Pemalang Bagi-bagi Takjil

    Jurnalis Bersama Polisi di Pemalang Bagi-bagi Takjil

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wartawan di Kabupaten Pemalang bersama anggota Polisi Polsek Bodeh Polres Pemalang bagikan ratusan takjil ramadan gratis untuk warga. Kegiatan berlangsung di depan Mapolsek Bodeh pada Jumat (27/2/2026) sore, pembagian takjil menyasar para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. ‎ ‎Kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari program rutin Aliansi Wartawan Pantura […]

  • Gempa Bumi Tuban Tercatat Hingga 57 Kali, Kalaksa BPBD Tuban: Tidak Ada Korban Jiwa

    Gempa Bumi Tuban Tercatat Hingga 57 Kali, Kalaksa BPBD Tuban: Tidak Ada Korban Jiwa

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Gempa Bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Tuban pada Jumat (22/03) kemarin, tercatat 3 kali getaran yang dirasakan warga. Merasakan getaran itu warga berlarian ke tempat lapang. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban Sudarmaji mengungkapkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan BMKG Tuban, wilayah Kabupaten Tuban tercatat mengalami gempa bumi hingga 57 kali. Meski demikian, tingkat getaran […]

expand_less