Ahmad Luthfi Dorong Kursi Roda Putra Hingga Finis di Rupiah Borobudur Playon 2026
- account_circle Fahroji
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Gubernur Ahmad Lutfhfi berlari sejauh 5 kilometer sambil mendorong kursi roda putranya, Muhammad Alif Daffa (Abang Alif), hingga mencapai garis finis.(Foto: hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Lari tidak hanya menyehatkan jasmani, tetapi juga mendukung sport tourism. UMKM bisa hidup, usaha-usaha lain berkembang, dan komunitas juga ikut tumbuh,” ujarnya didampingi Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno.
Luthfi juga mendorong seluruh bupati dan wali kota di Jawa Tengah untuk mengembangkan event lari berbasis potensi unggulan daerah masing-masing sebagai daya tarik wisata.
“Kalau perlu ada lari mangga, lari panen durian, lari gerhana bulan atau matahari. Kita buat di kabupaten dan kota sesuai produk unggulannya,” katanya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Bank Indonesia, baik Kantor Perwakilan Jawa Tengah maupun kantor pusat, yang dinilai konsisten bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi.
“Bank Indonesia juga berperan penting mendukung TPID dalam menjaga inflasi di Jawa Tengah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M Noor Nugroho, menjelaskan Rupiah Borobudur Playon 2026 merupakan penyelenggaraan keempat.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, kegiatan tersebut juga diisi edukasi mengenai Cinta Bangga Rupiah, perlindungan konsumen, serta kampanye Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan Sejahtera (GPIPS).
“Kami juga mengenalkan pangan alternatif seperti sorgum, mocaf, hingga olahan bawang sebagai bagian dari literasi pengendalian inflasi,” ujarnya.
- Penulis: Fahroji

