Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi EBT dan Pengolahan Sampah ke Pengusaha Tiongkok
- account_circle Fahroji
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Ahmad Luthfi saat menghadiri Pertukaran Tokoh Politik dan Bisnis Tiongkok-Indonesia.(Foto: ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius mengembangkan energi ramah lingkungan sekaligus menyelesaikan persoalan sampah melalui investasi teknologi pengolahan modern.
“Kami membuka peluang lebar-lebar bagi investasi pengolahan sampah di Jawa Tengah sehingga akan membantu kami dalam rangka energi terbarukan,” katanya.
Sementara itu, CEO PT WOOK Global Technology, Cu Longhua, mengatakan, forum tersebut mempertemukan banyak pengusaha lintas sektor dengan potensi kerja sama yang besar antara Indonesia dan Tiongkok.
Menurutnya, perusahaan-perusahaan yang hadir memiliki keunggulan di bidang perlindungan lingkungan, pengolahan limbah padat, energi baru, teknologi digital, manufaktur berteknologi tinggi, hingga pertanian modern.
“Saat ini Presiden Prabowo sangat serius mendorong pengelolaan sampah menjadi pembangkit listrik. Kami adalah perusahaan terkemuka di industri ini di Tiongkok,” ujarnya.
Hal senada disampaikan CEO AAC Technologies Holdings, Benjamin Pan. Ia menilai Indonesia, khususnya Jawa Tengah, memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan industri dan manufaktur di Asia Tenggara.
Menurut Benjamin, pengusaha Tiongkok siap membawa teknologi, modal, dan sumber daya industri untuk dikolaborasikan dengan potensi pasar Indonesia.
“Kami melihat kemungkinan kolaborasi yang tak terbatas. Kami ingin bersama-sama mendukung pembangunan industri berkualitas tinggi di Indonesia,” katanya.*
- Penulis: Fahroji

