Jumat, 23 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Diskusi Publik Paramadina: Mengapa Indonesia Tertinggal dalam Transisi Energi?

Diskusi Publik Paramadina: Mengapa Indonesia Tertinggal dalam Transisi Energi?

  • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Institut Harkat Negeri bekerja sama dengan Paramadina Public Policy Institute dan Universitas Paramadina menggelar diskusi publik bertajuk “Mengelola Transisi Energi: Mengapa Indonesia Selalu Tertinggal?” di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina Trinity Tower Lt. 45, Rabu (18/6). Diskusi hybrid ini dipandu oleh Sudirman Said, mantan Menteri ESDM sekaligus Ketua Institut Harkat Negeri.

Dalam diskusi, Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, menyoroti lambannya pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Ia menilai narasi lingkungan yang dominan kurang efektif karena kesadaran masyarakat yang masih rendah. “Jika narasinya diubah menjadi pertumbuhan ekonomi dan kemandirian bangsa, hasilnya akan lebih besar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya posisi EBT dalam dokumen strategis negara seperti RPJMN dan RPJPN, serta menilai target-target seperti COP21 dan JETP terlalu ambisius tanpa peta jalan yang realistis.

Sementara itu, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, Dirjen EBTKE, menegaskan pentingnya transisi energi untuk mencapai ketahanan nasional dan pertumbuhan ekonomi. “Untuk pertama kalinya, RUPTL dan RUKN memasukkan hidrogen dan amoniak dalam bauran energi nasional,” ujarnya.

Namun ia mengakui tantangan besar, terutama dalam konsumsi listrik per kapita yang masih rendah dan ketimpangan pasokan listrik di beberapa wilayah, seperti Sulawesi dan Jawa yang kini berada di status “lampu kuning”.

Bhima Yudhistira, Direktur CELIOS, menekankan pentingnya pendekatan energi yang lebih adil dan partisipatif. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak daerah mengalami kemiskinan energi meski rasio elektrifikasi tinggi. “Energi seharusnya dipandang sebagai hak dasar, bukan sekadar produk teknis yang dikuasai oleh segelintir akademisi atau konsultan mahal” tegasnya.

Ia juga mengkritik monopoli PLN dan ketidakkonsistenan kebijakan energi nasional, termasuk ironi ekspor-impor batubara dan nikel yang tidak mendukung kemandirian energi.

Paul Patar Butarbutar, Direktur PT JJB Sustainergy, menyoroti tantangan dalam implementasi Just Energy Transition Partnership (JETP). Ia menyebut target dekarbonisasi akan sulit dicapai tanpa pendanaan memadai dan kepastian kebijakan. “Kita hanya bisa bergerak sesuai dengan dana yang tersedia, yaitu sekitar 2,56 miliar dolar AS. Jumlah ini sangat terbatas jika melihat biaya pembangunan PLTU dan pembangkit EBT, termasuk jaringan transmisinya” jelasnya.

Paul mendorong insentif fiskal yang setara untuk EBT dan menekankan pentingnya regulasi karbon serta kejelasan PPA yang bankable.

Diskusi ini menggarisbawahi perlunya perubahan paradigma transisi energi—dari narasi lingkungan menjadi agenda ekonomi nasional yang melibatkan masyarakat secara aktif, inklusif, dan berkelanjutan.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sah! 126 Anggota BPD di Kecamatan Ulujami Resmi Dikukuhkan

    Sah! 126 Anggota BPD di Kecamatan Ulujami Resmi Dikukuhkan

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PEMALANG, JURNAL PEMALANG – Sebanyak 126 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Ulujami resmi dikukuhkan. Mereka dikukuhkan oleh Plt sekretaris Camat Ulujami Agung Budoyo, di GOR Parikesit Pagergunung, Senin (15/7/2024). Turut hadir pada acara tersebut, Kapolsek Ulujami AKP Teguh Hadi Santoso, Danramil 05/Ulujami, Kepala KUA Ulujami, serta beberapa kepala desa di Kecamatan Ulujami. Sekretaris Camat […]

  • Universitas Paramadina dan KAS Gelar Pelatihan Guru untuk Pendidikan Demokrasi

    Universitas Paramadina dan KAS Gelar Pelatihan Guru untuk Pendidikan Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Drs. Barlius, MM secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Guru untuk Pendidikan Demokrasi yang diselenggarakan di Pangeran Beach Hotel, Padang, Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari Senin hingga Rabu, 26–28 Mei 2026, bertempat di Pangeran Beach Hotel, Padang. Pelatihan ini merupakan bagian dari […]

  • Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Cipayung Raya

    Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Cipayung Raya

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Trisnanto
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf memimpin langsung apel pengamanan kegiatan aksi unjuk rasa oleh organisasi mahasiswa Cipayung Pekalongan Raya yang digelar di depan Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (08/09/2025). Apel pengamanan dilaksanakan di Jalan Raya Mandurorejo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan serta seluruh personel […]

  • Orasi Ilmiah Wisuda Paramadina, Prof. Muhadjir Effendy: Pembangunan Harus Inklusif Berbasis Etika

    Orasi Ilmiah Wisuda Paramadina, Prof. Muhadjir Effendy: Pembangunan Harus Inklusif Berbasis Etika

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Universitas Paramadina kembali menggelar wisuda bagi 391 lulusan dari program sarjana dan magister yang menunjukkan prestasi akademik membanggakan. Acara wisuda digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Rabu (28/6). Hal itu menandai keberhasilan para mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi dengan kerja keras dan dedikasi tinggi. Hadir […]

  • Pria Asal Sragi Pekalongan Dibekuk Polisi Gegara Bawa Sabu

    Pria Asal Sragi Pekalongan Dibekuk Polisi Gegara Bawa Sabu

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pria berinisial MAR alias Emon (31) ditangkap polisi setelah kedapatan membawa sabu di pinggir jalan Dukuh Banjardowo Utara, Desa Gebangkerep, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jumat (19/09/2025) pagi. Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Pekalongan setelah sebelumnya mendapatkan laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkotika di wilayah Sragi. “Benar, tersangka kami […]

  • Habib Luthfi: Jangan Tanya Saya Nomor Berapa, Jelas dengan Pak Prabowo

    Habib Luthfi: Jangan Tanya Saya Nomor Berapa, Jelas dengan Pak Prabowo

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    ERAPOS ONLINE – Muhammad Luthfi bin Yahya atau yang akrab disapa Habib Luthfi menegaskan dukungannya untuk pasangan calon presiden dan calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024. “Jangan tanya, Habib Luthfi kosong berapa, sudah jelas dengan Pak Prabowo, kok tanya. Percaya kan? Percaya tidak?,” kata Habib Luthfi di […]

expand_less