Selasa, 7 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Handi Risza: Target Ekonomi 2027 Ambisius, Pemerintah Perlu Perkuat Implementasi dan Reformasi Struktural

Handi Risza: Target Ekonomi 2027 Ambisius, Pemerintah Perlu Perkuat Implementasi dan Reformasi Struktural

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026 | 21:39 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menurut Handi, visi politik yang kuat perlu diterjemahkan ke dalam reformasi ekonomi yang konkret, terukur, dan implementatif.

Ia mengidentifikasi sedikitnya lima aspek yang perlu mendapat perhatian pemerintah.
Pertama, target pertumbuhan ekonomi dinilai sangat optimistis di tengah tekanan global dan pelemahan domestik.

Hal ini terlihat dari asumsi nilai tukar rupiah yang diproyeksikan berada pada kisaran Rp16.800–17.500 per dolar AS, yang menunjukkan pemerintah sendiri mengakui adanya tekanan eksternal terhadap perekonomian nasional.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu merumuskan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas nilai tukar sebagai fondasi pencapaian target pertumbuhan.

Kedua, Handi menilai pidato Presiden belum memberikan penjelasan yang cukup mengenai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Selama ini perekonomian Indonesia masih bertumpu pada konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor komoditas.

Meskipun hilirisasi kembali menjadi agenda utama, tanpa strategi industrialisasi yang jelas kebijakan tersebut berisiko memperkuat ekonomi ekstraktif dibandingkan membangun basis manufaktur berteknologi tinggi dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

“Pemerintah juga perlu memperkuat kebijakan industri yang berbasis komponen sumber daya lokal,” katanya.

Ketiga, Handi melihat masih terdapat tantangan antara ekspansi berbagai program prioritas pemerintah dan kapasitas fiskal negara. Dengan target belanja negara mencapai 14,8 persen PDB sementara pendapatan negara hanya berada pada kisaran 11,82–12,4 persen PDB, ruang fiskal dinilai tetap terbatas dan ketergantungan terhadap utang masih cukup tinggi.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gerak Cepat Tertibkan Balap Liar di Wilayah Sragi, Pekalongan

    Polisi Gerak Cepat Tertibkan Balap Liar di Wilayah Sragi, Pekalongan

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025 | 14:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Petugas dari Kepolisian melaksanakan patroli penertiban balap liar di wilayah Sragi, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (19/04/2025) dini hari. Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 01.00 wib tersebut merupakan respon dari Polres Pekalongan atas adanya aduan dari warga masyarakat yang mengeluhkan dan merasa terganggu dengan adanya aktivitas balap liar di wilayah Sragi. “Sebanyak 35 personil […]

  • Dandim Pemalang Hadiri Peresmian Desalinasi Air di Desa Blendung dan Kaliprau serta MoU Pemkab Pemalang Dengan Undip

    Dandim Pemalang Hadiri Peresmian Desalinasi Air di Desa Blendung dan Kaliprau serta MoU Pemkab Pemalang Dengan Undip

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025 | 23:29 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Ari menghadiri kegiatan Peresmian/Launching Desalinasi Air di Desa Blendung dan Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Universitas Diponegoro Semarang, Rabu (24/12/2025). Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, sebagai salah satu wilayah pesisir yang […]

  • Jembatan Akses Pelajar Rusak Parah, Polres Pekalongan Turunkan Anggota Kerja Bakti di Kandangserang

    Jembatan Akses Pelajar Rusak Parah, Polres Pekalongan Turunkan Anggota Kerja Bakti di Kandangserang

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025 | 23:42 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Setelah melakukan pengecekan beberapa hari sebelumnya, Polres Pekalongan langsung bergerak cepat mengerahkan personel untuk melakukan kerja bakti di lokasi Jembatan Penghubung Desa Trajumas dan Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang. Jembatan kayu sepanjang 10 meter yang rusak parah ini merupakan akses vital, terutama bagi pelajar sekolah. Kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan pada Jumat (5/12/2025). […]

  • Pj Gubernur Jateng Optimis Peringkat Jateng akan Naik pada PON XXI Aceh-Sumut 2024

    Pj Gubernur Jateng Optimis Peringkat Jateng akan Naik pada PON XXI Aceh-Sumut 2024

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024 | 11:58 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana optimistis Provinsi Jateng akan mengalami kenaikkan peringkat pada ajang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Nana mengatakan, hingga Jumat (13/9/2024) Jawa Tengah berada di peringkat 6 dengan perolehan 19 medali emas, 23 perak, dan 45 perunggu. “Alhamdulillah, saat ini Jawa Tengah berada di peringkat […]

  • Atlet Defabel dari Batang Sukses Boyong 2 Mendali Emas Diajang Peparnas XVII Solo

    Atlet Defabel dari Batang Sukses Boyong 2 Mendali Emas Diajang Peparnas XVII Solo

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024 | 20:41 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Chanifatul Mukarromah siswi SMAN 1 Batang sukses memboyong dua medali emas pada ajang Peparnas XVII Solo, di cabang olahraga Bocia kategori Women’s Individual dan Tim. Chanifatul Mukarromah menyampaikan, keberhasilan yang diraih berkat latihan intens yang diakukan di Solo. Kata dia, ia menjalani latihan di Solo selama lima bulan. “Untuk tingkat nasional, ini […]

  • Satlantas Polres Pekalongan Berikan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Pada Murid di SMP NU Kajen

    Satlantas Polres Pekalongan Berikan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Pada Murid di SMP NU Kajen

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026 | 10:01 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pihak SMP NU Kajen mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan Satlantas Polres Pekalongan. Pembinaan ini dinilai efektif untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas di bawah umur yang seringkali berawal dari kurangnya pemahaman tentang risiko di jalan raya. Para siswa tampak bersemangat saat berinteraksi dengan petugas kepolisian, menunjukkan bahwa pendekatan humanis Polri berhasil menyentuh generasi muda.*

expand_less