Rabu, 11 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Prof. Didik J. Racbini: Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

Prof. Didik J. Racbini: Hukum Sesat, Ekonomi Rusak

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, menyoroti memburuknya kualitas penegakan hukum Indonesia yang menurutnya semakin menunjukkan tanda-tanda pengadilan sesat. Kasus terbaru yang menimpa jajaran direksi ASDP dinilai menjadi contoh nyata bagaimana proses hukum yang keliru dapat merusak ekosistem ekonomi nasional.

Prof. Didik menegaskan bahwa sistem hukum seharusnya menjadi pilar bagi tumbuh kembang ekonomi melalui kepastian kontrak, penegakan aturan yang adil, dan proses peradilan yang dapat diprediksi. Namun, berbagai kasus menunjukkan sebaliknya.

“Ketika Seorang eksekutif BUMN terpidana tidak menerima aliran uang satu sen pun, tidak pernah dilakukan audit dari BPK atau BPKP perihal kerugian negara (bahkan keuntungan perusahaan meningkat), tidak ada mens rea dari para terpidana, dan hanya dikategorikan lalai pada putusan PN, lalu divonis sebagai koruptor. Pengadilan seperti ini pantasnya disebut pengadilan apa? Sudah banyak para ahli sampai awam yang menjawab di publik, itu adalah pengadilan sesat,” tegasnya.

Ia menilai kondisi ini menjadikan para pelaku usaha, investor menahan investasi, profesional kaku dan takut mengambil keputusan, aktivitas bisnis menjadi lamban, bahkan mandeq karena berhati-hati dan takut.

Dalam kasus ASDP, direksi melakukan corporate action berupa akuisisi perusahaan sejenis untuk meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan nasional. Langkah ini, menurut Prof. Didik, sangat baik secara manajemen dan sukses dilakukan sehingga menambah kapasitas layanan penyeberangan, yang berguna untuk masyarakat.

Adapun faktanya, menurut Prof. Didik: Laba ASDP meningkat hingga Rp637 miliar pada 2023, tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, ASDP masuk peringkat 7 BUMN terbaik di Indonesia, Tidak ada aliran dana mencurigakan, sebagaimana ditegaskan KPK, PPATK tidak menemukan transaksi korupsi, BPK sudah melakukan audit dengan opini “Wajar Dengan Pengecualian” hanya untuk dua kapal dengan opportunity loss sekitar Rp4,8-10 miliar.

Namun, proses hukum justru mengkategorikan pembelian kapal sebagai “besi tua” dan memutuskan adanya kerugian negara Rp1,25 triliun—angka yang dinilai “absurd” oleh Prof. Didik, terutama karena BPK hanya menemukan opportunity loss maksimal sekitar Rp10 miliar.

“Aksi korporasi seperti ini sudah dipermasalahkan dengan kaca mata hukum yang picik sehingga akan banyak CEO di masa mendatang tidak akan melakukan apa pun karena takut menghadapi aparat hukum yang naif,” ujarnya.

Prof. Didik menyebut bahwa kerusakan hukum telah terjadi lebih luas: aparat korup, intervensi politik dalam penegakan hukum, serta melemahnya lembaga seperti KPK yang dulu menjadi simbol reformasi.

“Sejak Jokowi dan kekuatan politik di sekitarnya mencabik-cabik KPK, maka wajah lembaga hukum yang lahir dari rahim reformasi ini sudah compang-camping dan penuh culas karena bersekutu dengan kepentingan-kepentingan picik,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa rule of law Indonesia masih jauh tertinggal, dengan skor hanya 0,52 (skala 0–1). Kondisi ini, menurutnya, dapat menjadi penghambat utama bagi agenda Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan perekonomian.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

    Rektor Universitas Paramadina Usulkan “Pilkada Jalan Tengah”: Solusi Atasi Politik Uang dan Ketergantungan pada Cukong

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, memaparkan sebuah gagasan inovatif dalam sistem pemilihan kepala daerah yang disebut sebagai “Pilkada Jalan Tengah”. Skema ini diperkenalkan sebagai Metode Campuran yang bertujuan untuk membenahi kualitas demokrasi sekaligus menekan biaya politik yang kian tidak terkendali di Indonesia. Dalam penjelasannya, Prof. Didik menyampaikan bahwa skema Pilkada […]

  • Ratusan Pelaku Usaha Jateng Dilatih Melek Digital, Nawal Yasin Tekankan 3 Kunci Gaet Pelanggan

    Ratusan Pelaku Usaha Jateng Dilatih Melek Digital, Nawal Yasin Tekankan 3 Kunci Gaet Pelanggan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ratusan pelaku usaha dari berbagai jenis usaha di Jawa Tengah mengikuti kegiatan Pelatihan Melek Digital bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM), di Gedung Merah Putih, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu (3/12/2025). Pelatihan tersebut digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jateng, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan […]

  • Bupati Pemalang Apresiasi Petugas Sampah dan Penyapu DLH

    Bupati Pemalang Apresiasi Petugas Sampah dan Penyapu DLH

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengapresiasi para petugas sampah dan penyapu sebagai sosok yang berjasa dalam menciptakan kebersihan lingkungan di Kabupaten Pemalang. Apresiasi tersebut disampaikan saat dirinya memberikan pengarahan kepada para petugas sampah dan penyapu serta seluruh pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat apel pagi di Halaman Kantor UKP DLH. Senin, (27/10/2025). “Panjenengan […]

  • Antisipasi Bencana, Forkopimda Pemalang Lakukan Tanam Pohon di Pulosari

    Antisipasi Bencana, Forkopimda Pemalang Lakukan Tanam Pohon di Pulosari

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pencegahan dan mengantisipasi terjadinya bencana di wilayah Kabupaten Pemalang, baik bencana banjir maupun tanah longsor Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang melakukan penanaman pohon karet kebo di Dusun Batur Desa Cikendung, Kecamatan Pulosari, Jumat (19/12/2025). Usai melaksanakan kegiatan tersebut, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan bahwa untuk penanaman dibantu relawan dan komunitas, […]

  • Pemprov Jateng Tegaskan Arah Baru Pembangunan Ekonomi Kawasan

    Pemprov Jateng Tegaskan Arah Baru Pembangunan Ekonomi Kawasan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan arah baru pembangunan ekonomi kawasan dengan menjadikan Solo Raya sebagai proyek percontohan aglomerasi regional. Melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), Pemprov Jateng menyatukan potensi lintas kabupaten/kota agar pertumbuhan ekonomi tidak lagi berjalan parsial dan terfragmentasi. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, pengembangan Solo Raya harus dikelola sebagai satu […]

  • Tim Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan

    Tim Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Kebakaran Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Guna mengetahui penyebab kebakaran yang terjadi di kantor DPRD Kabupaten Pekalongan, Sabtu malam (21/12/24), tim Labfor Polda Jawa Tengah turun langsung ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP, Minggu (22/12/24) siang. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H. menyampaikan Tim Labfor Polda Jateng tiba di kantor DPRD Kabupaten Pekalongan sekitar […]

expand_less