Jumat, 24 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemalang Raya » Kasus Kekerasan Terhadap Perempua Masih Tinggi, Sekda : Ini Seperti Fenomena Gunung Es

Kasus Kekerasan Terhadap Perempua Masih Tinggi, Sekda : Ini Seperti Fenomena Gunung Es

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jurnal Pemalang – Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Bantul masih terbilang cukup tinggi. Pasalnya, dua kasusu tersebut tercatat ada 160 kasus.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja saat peringatan hari anti kekerasan terhadap perempuan di halaman DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), Jumat (22/11) kemarin.

“Per hari ini kasus kekerasan di Bantul ada 160 kasus. Rinciannya, 86 kasus kekerasan perempuan, dan 74 kasus kekerasan terhadap anak. Catatan ini menjadi PR kita bersama” katanya.

Kasus yang tercatat menjadi warning atau peringatan bagi semua pihak, oleh karenanya perlu digencarkan dalam menangani hal tersebut.

“Kasus kekerasan ini seperti fenomena gunung es, di bawah pasti masih banyak. Maksudnya, yang tidak tercatat pasti jauh lebih banyak. Karena masih banyak yang menganggap tidak melapor ketika mendapat kekerasan, malu melapor, atau menganggap kekerasan itu biasa,” ujarnya.

Ia membeberkan, kekerasan terhadap perempuan dan anak selama ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Bantul. Sebab, hingga saat ini, perempuan dan anak masih masuk dalam golongan rawan.

Meski kesetaraan mulai santer digaungkan, namun masih banyak perempuan yang tertindas maupun terpinggirkan. Begitu pula dengan kasus kekerasan terhadap anak.

“Kekerasan terhadap anak dampaknya tidak hanya kerugian fisik, tapi juga psikis. Bayangkan dampak traumatik seperti apa yang dialami oleh anak-anak yang mendapat kekerasan. Traumanya bisa berkelanjutan. Padahal, mereka ini generasi penerus bangsa,” bebernya.

Sementera itu, Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bantul, Ninik Istitarini berharap masyarakat bisa lebih aktif dalam mencegah potensi terhadap kekerasan.

Upaya mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan maupun anak memang tidak mudah, tetapi butuh sinergi dan kolaborasi dari semua pihak.

Tanggungjawab ini, tidak hanya pada DP3AP2KB atau Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) semata. Namun ini tanggunganjawab bersama.

“Hari ini kami juga kembali menggiatkan kampanye Sapa 129, hal Ini merupakan layanan pelaporan yang bertujuan untuk memberikan layanan pengaduan, penjangkauan, pengelolaan kasus, akses penampungan sementara, dan mediasi pendampingan korban,” kata dia.

Diketahui, selain kampanye Sapa 129, dalam peringatan anti kekerasan terhadap perempuan tahun ini seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir sama-sama mendeklarasikan pernyataan anti kekerasan.*

  • Penulis: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Anom Sebut City Walk Prototipe Pembangunan untuk Kemajuan Keadaban

    Bupati Anom Sebut City Walk Prototipe Pembangunan untuk Kemajuan Keadaban

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengemukakan bahwa kawasan pejalan kaki di kawasan Jalan Jenderal Sudirman atau biasa disebut city walk Pemalang, merupakan prototipe atau model pembangunan yang dapat meningkatkan keadaban. “Di city walk ada tata kelola mengenai sampah, perparkiran, tata kelola pedagang dan juga tata kelola jam dan durasi operasional,” ungkapnya usai meresmikan […]

  • Sebanyak 264 Kepala Desa di Cilacap Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

    Sebanyak 264 Kepala Desa di Cilacap Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Penjabat Bupati Cilacap Awaluddin Muuri menyerahkan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa jabatan kepala desa di Pendapa Wijayakusuma Çakti Cilacap, Senin (10/6/2024). Awaluddin mengatakan, SK tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa yang sebelumnya kepala desa menjabat selama enam tahun menjadi delapan […]

  • Bupati Pemalang Tekankan Pentingnya Data Berkualitas Untuk Atasi Permasalahan

    Bupati Pemalang Tekankan Pentingnya Data Berkualitas Untuk Atasi Permasalahan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menekankan pentingnya penyediaan data yang berkualitas dalam mengatasi permasalahan di daerahnya. Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Literasi Statistik Sektoral yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja pada Senin, 24 November 2025. Bupati Anom berharap, dengan adanya data yang akurat, pemerintah daerah dapat membuat program yang lebih […]

  • Pemprov Jateng Tegaskan Arah Baru Pembangunan Ekonomi Kawasan

    Pemprov Jateng Tegaskan Arah Baru Pembangunan Ekonomi Kawasan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan arah baru pembangunan ekonomi kawasan dengan menjadikan Solo Raya sebagai proyek percontohan aglomerasi regional. Melalui Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), Pemprov Jateng menyatukan potensi lintas kabupaten/kota agar pertumbuhan ekonomi tidak lagi berjalan parsial dan terfragmentasi. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, pengembangan Solo Raya harus dikelola sebagai satu […]

  • Ahmad Luthfi Bantu Perbaikan Jalan, Emak-emak Desa Tembongraja Brebes Sambut Gembira

    Ahmad Luthfi Bantu Perbaikan Jalan, Emak-emak Desa Tembongraja Brebes Sambut Gembira

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMLALANG – Suasana Desa Tembongraja, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, tampak berbeda saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi datang meninjau kondisi jalan desa, Kamis, 2 Oktober 2025. Dari emak-emak hingga anak-anak ikut menyambut dengan penuh antusias. Mereka senang karena jalan desa yang sudah lama rusak akan segera mendapat perhatian serius dari pemerintah. Ruas jalan Tembongraja-Salem […]

  • Jalur Pekalongan-Banjarnegara Terhambat Akibat Pohon Tumbang, Polisi Gercep Evakuasi Usai Terima Laporan 110

    Jalur Pekalongan-Banjarnegara Terhambat Akibat Pohon Tumbang, Polisi Gercep Evakuasi Usai Terima Laporan 110

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Akses jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan dengan Kabupaten Banjarnegara sempat terhambat pada Minggu (4/1/2026). Hal ini disebabkan oleh sebuah pohon besar yang tumbang dan melintang tepat di tengah jalan. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Tenogo, Kecamatan Paninggaran. Beruntung, koordinasi cepat antara masyarakat melalui Call Center (CC) 110 Mabes […]

expand_less