Prof. Didik J. Rachbini: Mengenang Agus Widjojo Perwira Intelektual Dan Pendorong Demokratisasi TNI
- account_circle Fahroji
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prof. Didik menilai Agus Widjojo sebagai figur yang menjembatani dialog sehat antara kalangan militer dan intelektual sipil.
“Kalangan intelektual sipil seperti saya dan banyak kawan-kawan yang lain nyaman bertukar pikiran dengan Agus Widjojo,” ungkapnya.
“Selain santun dan ramah, pemikirannya sangat bernas dan menjunjung pemikiran profesionalisme TNI dan sekaligus supremasi sipil.”
Ia menegaskan bahwa pandangan tersebut sejalan dengan karakter masyarakat modern dan demokratis.
“Karena memang begitulah sejatinya masyarakat modern,” lanjut Prof. Didik.
Dalam pandangan Prof. Didik, Agus Widjojo kerap disebut sebagai “tentara intelektual” atau “perwira intelektual” karena posisinya yang unik.
“Yakni sebagai elit militer dan perwira tinggi TNI, tetapi sekaligus pemikir strategis yang konsisten mendorong demokratisasi,” jelasnya.
Pemikiran Agus Widjojo tentang profesionalisme militer dan supremasi sipil, menurut Prof. Didik, diarahkan pada tujuan besar untuk membangun demokrasi modern.
- Penulis: Fahroji



