Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Universitas Paramadina Gelar “meet The Leaders” Bersama Victor Hartono: Meningkap Suksesi Strategis Bisnis Djarum Group

Universitas Paramadina Gelar “meet The Leaders” Bersama Victor Hartono: Meningkap Suksesi Strategis Bisnis Djarum Group

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025 | 20:38 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina kembali menyelenggarakan forum inspiratif Meet The Leaders, yang secara konsisten menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa, publik, dan tokoh-tokoh penting dari berbagai sektor strategis.

Pada edisi terbaru ini, forum mengangkat tema “Djarum: A Story of Strategic Succession” dengan menghadirkan Victor Hartono, MBA, generasi ke-9 dari keluarga besar Hartono Group, sebagai pembicara utama.

Forum ini dipandu oleh Wijayanto Samirin, MPP, ekonom Universitas Paramadina sekaligus host program, yang mengarahkan diskusi ke berbagai aspek penting mengenai suksesi bisnis keluarga dan ketahanan usaha lintas generasi. Acara ini diselenggarakan di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Sabtu (26/7/2025).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menegaskan bahwa kisah-kisah nyata dari pelaku bisnis lintas generasi seperti Victor Hartono penting untuk dibagikan kepada generasi muda. “Menghadirkan sosok seperti Victor Hartono adalah langkah strategis untuk membagikan kisah nyata tentang keberlangsungan bisnis lintas generasi,” ungkap Prof. Didik.

Ia juga menyatakan bahwa pemahaman tentang suksesi dalam bisnis keluarga menjadi pelajaran berharga bagi calon pemimpin masa depan.

Victor Hartono memulai paparannya dengan satu pernyataan yang menjadi benang merah perjalanan keluarga besarnya.

“Industri yang kita geluti hari ini belum tentu akan mampu memberikan nafkah di masa depan. Ini bukan sekadar teori, melainkan pengalaman pahit yang pernah dialami langsung oleh keluarga kami dalam beberapa generasi,” ujarnya lugas.

Victor mengisahkan bahwa bisnis keluarga Djarum pada awalnya bukanlah industri rokok, melainkan perdagangan minyak kacang di masa kolonial. Namun, dengan masuknya kelapa sawit dari Afrika yang lebih produktif, minyak kacang perlahan tersingkir dari pasar. Efisiensi panen kelapa sawit yang bisa mencapai 12 kali setahun menjadi alasan utama terjadinya pergeseran ini. Dari situ, keluarga Hartono menyadari bahwa tak ada bisnis yang kebal terhadap disrupsi teknologi dan dinamika pasar.

Victor kemudian membawa audiens menyelami jejak sejarah keluarga besarnya, dimulai dari generasi ke-7, yaitu kakeknya, Oei Wie Gwan, yang datang dari Fuzhou, Tiongkok, dan merintis usaha pabrik mercon dengan merek dagang Cap Leo. Sayangnya, usaha tersebut berkali-kali runtuh. Pada 1939, pabrik mercon meledak dan menyebabkan kebangkrutan. Usaha dibangun kembali, namun dua tahun kemudian dirampok dan dibakar. Puncaknya, pada 1942, pendudukan Jepang membuat usaha ini tak bisa beroperasi karena larangan total produksi bahan peledak.

“Pelajaran besarnya adalah, kondisi politik dan internasional bisa membuyarkan semua asumsi keberlanjutan bisnis,” jelas Victor.

Ia juga menyebut bahwa hingga kini, pabrik mercon legal di Indonesia hampir tidak ada karena regulasi dan risiko tinggi yang menyertainya.

Selain tantangan eksternal, Victor menyampaikan bahwa tantangan dari dalam keluarga justru sering kali menjadi faktor yang mengancam bisnis. Ia menyinggung soal konflik internal yang muncul akibat arus kas yang macet, perbedaan ambisi antaranggota keluarga, hingga kepemimpinan yang tidak jelas. Ia menyebut masalah seperti meritokrasi yang tidak berjalan, pembagian dividen yang tidak adil, dan transisi generasi yang gagal sebagai “bom waktu” dalam bisnis keluarga.

Dari pengalaman panjang dan pahit tersebut, Victor membagikan pandangannya mengenai strategi keberlanjutan bisnis keluarga. Ia menekankan pentingnya kejelasan dalam struktur kepemimpinan—pemimpin utama sebaiknya hanya satu agar arah bisnis tetap terjaga dan konflik dapat diminimalisir. Ia juga mendorong pembagian unit usaha yang jelas antaranggota keluarga, pentingnya menjaga kekompakan internal keluarga besar, serta keterbukaan untuk menjual sebagian kepemilikan kepada mitra bisnis yang lebih kuat secara finansial maupun strategis. “Ini bukan kekalahan, tapi strategi memperkuat daya saing jangka panjang,” ujarnya.

Sebagai penutup, Victor menyampaikan harapannya terkait regenerasi dalam bisnis keluarga. “Kalau bisa, dari keluarga itu harus lahir satu, dua, sampai empat orang yang benar-benar menjadi konglomerat. Bukan hanya pewaris nama, tapi pelaku bisnis sejati yang bisa membaca zaman,” tegasnya.

Forum ini tidak hanya memberi wawasan tentang strategi bisnis lintas generasi, tetapi juga menjadi cermin penting bagi mahasiswa dan generasi muda tentang arti adaptasi, daya tahan, dan kepemimpinan yang visioner dalam dunia bisnis yang terus berubah.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Pemalang Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer untuk Berantas TB Paru

    Kapolres Pemalang Luncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer untuk Berantas TB Paru

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026 | 16:44 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, resmi meluncurkan Program Bhabinkamtibmas Tracer Tuberkulosis (TB) Paru di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin (08/06/2026). Peluncuran ini ditandai dengan pemukulan gong yang disaksikan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro beserta jajaran terkait sebagai simbol dimulainya aksi nyata di lapangan. Program bertajuk “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” […]

  • Bupati Anom Langsung Turun Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

    Bupati Anom Langsung Turun Bantu Warga Yang Terdampak Banjir

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026 | 22:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Curah hujan dengan intensitas tinggi selama hampir tiga jam yang terjadi sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari (1/2/2026) memicu banjir luapan air sungai dan genangan di sejumlah wilayah di Pemalang kota. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bergerak cepat turun langsung memimpin Tim evakuasi warga sekaligus melakukan pemantauan di sejumlah wilayahnya yang tergenang […]

  • Ramadan 1445 H, CSR Perumda Tirta Mulia Pemalang Berikan Santunan Anak Yatim Piatu, Lansia, dan Dhuafa

    Ramadan 1445 H, CSR Perumda Tirta Mulia Pemalang Berikan Santunan Anak Yatim Piatu, Lansia, dan Dhuafa

    • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024 | 21:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibiliti (CSR) Ramadan 1445 H di halaman kantor Perumda setempat Minggu, (24/3/2024) sore. Dalam kegiatan itu Perumda Tirta Mulia Pemalang memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan paket sembako untuk lansia dan dhuafa. Santunan anak yatim piatu diberikan secara simbolis oleh Bupati […]

  • Gubernur Ahmad Luthfi Dampingi Kapolri Cek Kesiapan Pos Terpadu Pejagan dan Layanan Valet Ride

    Gubernur Ahmad Luthfi Dampingi Kapolri Cek Kesiapan Pos Terpadu Pejagan dan Layanan Valet Ride

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025 | 18:53 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    Jurnalpemalang.co.id, Brebes – Menjelang pelaksanaan operasi ketupat yang akan resmi dibuka besok, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkolaborasi dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan tinjauan langsung terhadap kesiapan pos pengamanan dan layanan pemudik di Kabupaten Brebes pada Rabu, 19 Maret 2025. Terdapat dua titik utama yang menjadi fokus inspeksi, yaitu pos pelayanan Valet […]

  • Sejumlah Spanduk dan Banner Berukuran Besar Terpasang di Titik-titik Strategis

    Sejumlah Spanduk dan Banner Berukuran Besar Terpasang di Titik-titik Strategis

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026 | 23:07 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ada pemandangan berbeda di Jalan Raya Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, hari ini. Sejumlah spanduk dan banner berukuran besar tampak terpasang di titik-titik strategis. Rupanya, Satlantas Polres Pekalongan tengah “mencuri” perhatian pengendara lewat sosialisasi masif Operasi Keselamatan Candi 2026. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak kaget dan semakin tertib berlalu lintas. Pemasangan banner ini […]

  • Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara Hari Olahraga Nasional ke-42

    Kapolres Pekalongan Pimpin Upacara Hari Olahraga Nasional ke-42

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 13:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pekalongan menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 pada Selasa, 9 September 2025. Upacara yang dilaksanakan di halaman Mapolres Pekalongan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol M. Nurcholis, para Pejabat Utama (PJU), para Kasat, Kapolsek jajaran, para […]

expand_less