Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Universitas Paramadina Gelar “meet The Leaders” Bersama Victor Hartono: Meningkap Suksesi Strategis Bisnis Djarum Group

Universitas Paramadina Gelar “meet The Leaders” Bersama Victor Hartono: Meningkap Suksesi Strategis Bisnis Djarum Group

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina kembali menyelenggarakan forum inspiratif Meet The Leaders, yang secara konsisten menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa, publik, dan tokoh-tokoh penting dari berbagai sektor strategis.

Pada edisi terbaru ini, forum mengangkat tema “Djarum: A Story of Strategic Succession” dengan menghadirkan Victor Hartono, MBA, generasi ke-9 dari keluarga besar Hartono Group, sebagai pembicara utama.

Forum ini dipandu oleh Wijayanto Samirin, MPP, ekonom Universitas Paramadina sekaligus host program, yang mengarahkan diskusi ke berbagai aspek penting mengenai suksesi bisnis keluarga dan ketahanan usaha lintas generasi. Acara ini diselenggarakan di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Sabtu (26/7/2025).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menegaskan bahwa kisah-kisah nyata dari pelaku bisnis lintas generasi seperti Victor Hartono penting untuk dibagikan kepada generasi muda. “Menghadirkan sosok seperti Victor Hartono adalah langkah strategis untuk membagikan kisah nyata tentang keberlangsungan bisnis lintas generasi,” ungkap Prof. Didik.

Ia juga menyatakan bahwa pemahaman tentang suksesi dalam bisnis keluarga menjadi pelajaran berharga bagi calon pemimpin masa depan.

Victor Hartono memulai paparannya dengan satu pernyataan yang menjadi benang merah perjalanan keluarga besarnya.

“Industri yang kita geluti hari ini belum tentu akan mampu memberikan nafkah di masa depan. Ini bukan sekadar teori, melainkan pengalaman pahit yang pernah dialami langsung oleh keluarga kami dalam beberapa generasi,” ujarnya lugas.

Victor mengisahkan bahwa bisnis keluarga Djarum pada awalnya bukanlah industri rokok, melainkan perdagangan minyak kacang di masa kolonial. Namun, dengan masuknya kelapa sawit dari Afrika yang lebih produktif, minyak kacang perlahan tersingkir dari pasar. Efisiensi panen kelapa sawit yang bisa mencapai 12 kali setahun menjadi alasan utama terjadinya pergeseran ini. Dari situ, keluarga Hartono menyadari bahwa tak ada bisnis yang kebal terhadap disrupsi teknologi dan dinamika pasar.

Victor kemudian membawa audiens menyelami jejak sejarah keluarga besarnya, dimulai dari generasi ke-7, yaitu kakeknya, Oei Wie Gwan, yang datang dari Fuzhou, Tiongkok, dan merintis usaha pabrik mercon dengan merek dagang Cap Leo. Sayangnya, usaha tersebut berkali-kali runtuh. Pada 1939, pabrik mercon meledak dan menyebabkan kebangkrutan. Usaha dibangun kembali, namun dua tahun kemudian dirampok dan dibakar. Puncaknya, pada 1942, pendudukan Jepang membuat usaha ini tak bisa beroperasi karena larangan total produksi bahan peledak.

“Pelajaran besarnya adalah, kondisi politik dan internasional bisa membuyarkan semua asumsi keberlanjutan bisnis,” jelas Victor.

Ia juga menyebut bahwa hingga kini, pabrik mercon legal di Indonesia hampir tidak ada karena regulasi dan risiko tinggi yang menyertainya.

Selain tantangan eksternal, Victor menyampaikan bahwa tantangan dari dalam keluarga justru sering kali menjadi faktor yang mengancam bisnis. Ia menyinggung soal konflik internal yang muncul akibat arus kas yang macet, perbedaan ambisi antaranggota keluarga, hingga kepemimpinan yang tidak jelas. Ia menyebut masalah seperti meritokrasi yang tidak berjalan, pembagian dividen yang tidak adil, dan transisi generasi yang gagal sebagai “bom waktu” dalam bisnis keluarga.

Dari pengalaman panjang dan pahit tersebut, Victor membagikan pandangannya mengenai strategi keberlanjutan bisnis keluarga. Ia menekankan pentingnya kejelasan dalam struktur kepemimpinan—pemimpin utama sebaiknya hanya satu agar arah bisnis tetap terjaga dan konflik dapat diminimalisir. Ia juga mendorong pembagian unit usaha yang jelas antaranggota keluarga, pentingnya menjaga kekompakan internal keluarga besar, serta keterbukaan untuk menjual sebagian kepemilikan kepada mitra bisnis yang lebih kuat secara finansial maupun strategis. “Ini bukan kekalahan, tapi strategi memperkuat daya saing jangka panjang,” ujarnya.

Sebagai penutup, Victor menyampaikan harapannya terkait regenerasi dalam bisnis keluarga. “Kalau bisa, dari keluarga itu harus lahir satu, dua, sampai empat orang yang benar-benar menjadi konglomerat. Bukan hanya pewaris nama, tapi pelaku bisnis sejati yang bisa membaca zaman,” tegasnya.

Forum ini tidak hanya memberi wawasan tentang strategi bisnis lintas generasi, tetapi juga menjadi cermin penting bagi mahasiswa dan generasi muda tentang arti adaptasi, daya tahan, dan kepemimpinan yang visioner dalam dunia bisnis yang terus berubah.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tok! DPR Resmi Tetapakan Jumlah dan Komposisi Fraksi pada Pimpinan AKD. Segin Jumlahnya

    Tok! DPR Resmi Tetapakan Jumlah dan Komposisi Fraksi pada Pimpinan AKD. Segin Jumlahnya

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna perdana DPR RI periode 2024-2029 di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2024). Diselenggarakannya rapat paripurna perdana salah satunya untuk membahas penetapan jumlah dan komposisi Fraksi pada pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dilanjutkan dengan pengambilan keputusan. Puang mengungkapkan, penetapan jumlah dan komposisi […]

  • Jelang HUT TNI, Bupati Bersama Dandim Pemalang Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar dan Tempat Ibadah

    Jelang HUT TNI, Bupati Bersama Dandim Pemalang Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar dan Tempat Ibadah

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-75 Kodam IV Diponegoro, Kodim 0711 Pemalang menggelar kegiatan Bakti Teritorial Prima berupa pembersihan pasar dan tempat ibadah, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan karya bakti ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0711/Pemalang, Letnan Kolonel Infanteri Muhammad Arif. Turut hadir dalam […]

  • SPPG Berdampak Pada Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penyerapan Tenaga Kerja

    SPPG Berdampak Pada Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penyerapan Tenaga Kerja

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes mengatakan, keberadaan Sentra Pangan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberikan dampak yang signifika terhadap pertumbuhan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja. Ia mengungkapkan hal tersebut saat membuka SPPG 02 Pemalang Comal Kauman yang berlokasi di Desa Kauman, Kecamatan Comal, Selasa (6/12/2025). Menurut Nurkholes, kebeberadaan dapur SPPG itu merupakan upaya pemerintah Pemerintah […]

  • Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    Akibat Gempa, 271 unit Rumah dan 28 unit Fasilitas umum Rusak.

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Sebanyak 271 unit rumah dan 28 unit fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Batang beberapa hari yang lalu, Selasa (9/7/2024). Sekretaris BPBD Batang Puji Setyowati mengatakan, ratusan bangunan yang rusak tercatat ada di 26 desa yang terdiri dari 3 kecamatan. “Kecamatan Batang ada 16 desa/kelurahan, Warungasem ada 8 desa, […]

  • Cegah Longsor Susulan, Sinergi TNI-Polri dan Warga Karangdadap Bahu-membahu Bangun Tanggul Sungai Kupang

    Cegah Longsor Susulan, Sinergi TNI-Polri dan Warga Karangdadap Bahu-membahu Bangun Tanggul Sungai Kupang

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Personil gabungan dari Polsek Karangdadap, TNI, bersama warga Desa Pangkah menunjukkan aksi nyata kepedulian lingkungan. Mereka turun langsung ke aliran Sungai Kupang di Dukuh Kebondalem untuk membangun tanggul darurat sepanjang 15 meter guna mengantisipasi ancaman longsor yang lebih luas, Jumat (30/01/2026) pagi. Kegiatan kerja bakti ini merupakan respons cepat atas musibah longsor […]

  • Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana, Dinas Pertanian Salurkan Bantuan Ternak di Pulosari

    Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana, Dinas Pertanian Salurkan Bantuan Ternak di Pulosari

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pasca bencana, Pemerintah Kabupaten Pemalang terus berupaya memulihkan ekonomi masyarkat yang terdampak di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kamis (2/4/2026). Melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispantarik) Kabupaten Pemalang menyalurkan bantuan berupa ternak dan benih ikan kepada warga. Sekretaris Dispantarik Akhmad Hilmi mengatakan, bantuan yang diberikan meliputi 8 ekor kambing untuk warga terdampak […]

expand_less