Selasa, 14 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Organisasi Ekstra Legal, Relawan sebagai Hama Politik

Organisasi Ekstra Legal, Relawan sebagai Hama Politik

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Ekonom Senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menegaskan bahwa relawan politik dalam demokrasi modern seharusnya hanya berfungsi sebagai instrumen mobilisasi dukungan saat kampanye, bukan entitas permanen yang ikut mengelola pemerintahan.

“Relawan sebagai bagian dari proses kampanye pemilihan umum adalah bagian pelengkap saja dan tidak terlalu penting di dalam demokrasi. Metode kampanye zaman modern sudah lebih beradab dengan teknologi, televisi, berbagai sarana iklan, dan media sosial,” ujarnya.

Ia mencontohkan pemilu legislatif di Jepang yang dominan menggunakan kampanye lewat poster di tempat yang teratur dan terbatas.

Menurut Didik, setelah proses pemilihan umum selesai dan presiden terpilih, unsur-unsur demokrasi formal harus bekerja sesuai konstitusi. Pemerintahan seharusnya berjalan dengan pilar eksekutif, legislatif, dan yudikatif yang seimbang. “Jika ada kekuasaan lain yang menjadi bayang-bayang masuk ke dalam sistem ini dan ikut mengelola kekuasaan, maka sistem demokrasi rusak,” tegasnya.

Ia menyoroti masa pemerintahan Jokowi, di mana organisasi relawan seperti Projo disebutnya telah mendistorsi demokrasi. “Di masa pemerintahan Jokowi, lembaga ekstra demokrasi dari organisasi relawan seperti Projo berfungsi mendistorsi demokrasi dan menjadikan sistem demokrasi keropos dan terdegradasi,” ungkap Didik.

Lebih lanjut, ia memperingatkan pemerintahan Prabowo Subianto agar tidak mengulang kesalahan yang sama. “Jika ini terjadi, maka pemerintahan Prabowo akan tertular dan terjangkiti hama demokrasi Projo. Karena itu, pemerintahan Prabowo sebaiknya tidak menerima tawaran Projo untuk bergabung ke dalam pemerintahan karena akan menjadi penyakit demokrasi,” katanya.

Didik menjelaskan bahwa organisasi relawan yang dihidupkan di dalam pemerintahan akan menjadi entitas ekstra, berada “di bawah karpet” dan merusak sistem. “Demokrasi di negeri ini akan lebih sehat jika terhindar dari bayang-bayang ekstra legal ini, yang dalam pengalaman kita menghantui pemerintahan yang konstitusional,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar Projo bertransformasi menjadi partai politik formal. “Projo sebaiknya mendukung demokrasi dengan menjadikan dirinya sebagai partai, yang formal, legal, dan diakui oleh konstitusi. Projo jangan menjadi alap-alap dan hama demokrasi yang hidup di bawah karpet dan terus menggerogoti demokrasi,” kata Didik.

Didik menutup pernyataannya dengan seruan tegas kepada pemerintahan Prabowo: “Pemerintahan Prabowo mutlak harus bebas dari organisasi ekstra konstitusional dan ekstra legal seperti ini. Pemerintahan Prabowo harus menutup pintu rapat-rapat terhadap organisasi relawan, yang ingin masuk sebagai penumpang yang tidak konstitusional dan mengembalikannya ke jalur yang legal konstitusional.”

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan Serahkan Bantuan Alsintan, Bupati Blora : Ini Akan Bermanfaat untuk Masyarakat

    Kementan Serahkan Bantuan Alsintan, Bupati Blora : Ini Akan Bermanfaat untuk Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kementerian Pertanian RI memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air kepada 164 kelompok tani di Kabupaten Blora, Sabtu (25/5/2024). Bupati Blora Arief Rohman mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, bantuan tersebut tentu dapat bermanfaat bagi masyarakat Blora. Menurut dia, di Blora hanya sekitar lima kecamatan yang sumber airnya tersedia, sedangkan […]

  • Mudahkan Masyarakat Mendapat Pekerjaan, SMK Satya Praja 2 Petarukan akan Gelar Job Fair,

    Mudahkan Masyarakat Mendapat Pekerjaan, SMK Satya Praja 2 Petarukan akan Gelar Job Fair,

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Sekolah pusat keunggulan SMK Satya Praja 2 Petarukan akan mengadakan Job Fair 2024 di sekolah setempat, Kamis (19/9/2024). Job fair atau bursa kerja adalah acara yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan atau pemberi kerja untuk memberikan informasi lowongan, menerima lamaran, dan melakukan wawancara. Acara ini juga membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan sesuai dengan […]

  • Silaturahmi Jurnalis dan Nana Sudjanah Sekaligus Rayakan Hari Jadi Jateng ke-79

    Silaturahmi Jurnalis dan Nana Sudjanah Sekaligus Rayakan Hari Jadi Jateng ke-79

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang -Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Tengah merupakan hari kegembiraan bagi masyarakat Jawa Tengah. Termasuk para jurnalis yang bertugas di lingkup Pemprov Jateng juga ikut bersuka cita, Rabu (21/8/2024). Kegembiraan mereka terlihat dari silaturahmi antara Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana bersama 60 pewarta tulis, radio, dan televisi di Gedung A Kantor Gubernur. Guyub […]

  • Kapolres Pekalongan Tinjau Langsung Ruang Tahanan, Pastikan Kondisi Aman dan Layak

    Kapolres Pekalongan Tinjau Langsung Ruang Tahanan, Pastikan Kondisi Aman dan Layak

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf didampingi Wakapolres Kompol Nurkholis melakukan pengecekan langsung ke ruang tahanan di Mapolres Pekalongan pada Kamis (11/09/2025). Pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal untuk memastikan seluruh fasilitas ruang tahanan dalam kondisi layak dan memenuhi standar keamanan. Tak hanya itu, Kapolres juga menyempatkan diri berbicara dengan beberapa […]

  • Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    Wagub Jateng: Perlunya Dilakukan Rekaya Cuaca dalam Penangan Banjir dan Longsor di Wiayah Kudus

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mengatakan perlunya dilakukan rekayasa cuaca dalam penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Mengingat, intensitas hujan sangat tinggi di tiga wilayah ini selama empat hari berturut-turut. “Jadi selama empat hari tidak ada matahari, jadi hasil koordinasi dengan BBWS memang perlu ada […]

  • Masa Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Pemalang Diperpanjang

    Masa Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Pemalang Diperpanjang

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang memperpanjang masa tanggap darurat bencana menyusul masih berlanjutnya dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk kawasan pesisir. Hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana di Ruang Peringgitan komplek rumah dinas bupati, Jumat (6/2/2026) malam. Bupati Anom menjelaskan bahwa saat ini Pemalang telah […]

expand_less