Jumat, 19 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kemenkes Dorong Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Meningkatkan Dokter Spesialis di RS dan Kabupaten dan Kota

Kemenkes Dorong Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Meningkatkan Dokter Spesialis di RS dan Kabupaten dan Kota

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANGKementrian Kesehatan menargetkan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis untuk RS kabupaten/kota di Indonesia.

Upaya tersebut dilakukan dengan mengadakan kerjasama dengan RS maupun perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan jumlah dokter spesialis, khususnya di RS kabupaten dan kota.

Hal itu dikatakan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, saat memberikan sambutan pada acara Rakontek Pelayanan Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026,di Hotel Mercure Solo, Kamis, 29 Januari 2026.

“Antrean untuk layanan prima bagi penderita jantung dan stroke masih sangat panjang di RS. Sedangkan golden period untuk jantung dan stroke hanya hitungan jam. Kalau layanan hanya ada di RS besar, tentu kasihan pasiennya,” katanya.

Dia jelaskan, saat ini Indonesia membutuhkan 1.165 dokter spesialis dengan kompetensi tambahan untuk memberikan layanan prioritas jantung, stroke, dan kanker.

Saat ini, kata dia, setiap tahun, ada 500.000 orang di Indonesia meninggal karena penyakit tersebut. Sedangkan peralatan untuk layanan itu masih sangat terbatas.

Diharapkan, pada tahun 2027, alat kateterisasi untuk jantung sudah ada di setiap kabupaten dan kota. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah mengejar golden period yang berharga bagi pasien jantung dan stroke.

Sementara itu, strategi untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis tersebut, salah satunya dilakukan dengan membuka pendidikan spesialis pada Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU).

Pada kesempatan tersebut, Menkes melakukan MoU dengan RSUD Prof Margono Soekarjo Purwokerto, dan RSUD Dr Moewardi, serta Universitas Diponegoo, untuk membuka pendidikan spesialis bedah saraf dan bedah anak, serta mikrobiologi.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rotasi Jabatan di Polres Pekalongan, Sejumlah Perwira Tempati Posisi Baru

    Rotasi Jabatan di Polres Pekalongan, Sejumlah Perwira Tempati Posisi Baru

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upacara serah terima jabatan, pelantikan, dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat utama digelar di halaman Polres Pekalongan, Minggu (26/4/2026) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf selaku inspektur upacara. Adapun pejabat yang dilantik meliputi Wakapolres Pekalongan, Kabag Ops, Kabag Ren, Kabaglog, Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kapolsek Karanganyar, serta […]

  • Bawa Ribuan Obat-obatan Keras dan Sabu, Pemuda Asal Comal Diringkus Polisi

    Bawa Ribuan Obat-obatan Keras dan Sabu, Pemuda Asal Comal Diringkus Polisi

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satresnarkoba Polres Pekalongan berhasil meringkus seorang pengedar narkoba lintas wilayah di kawasan Pasar Sragi, Jumat (6/2/2026) petang. Pelaku yang diketahui berinisial AA alias Suep (29), warga Comal, Pemalang, tak berkutik saat petugas menemukan “paket lengkap” narkotika mulai dari paket yang diduga sabu hingga ribuan butir obat keras di badannya. Penangkapan dilakukan sekitar […]

  • Madrasah Ahmad Dahlan Hadir di Karanglewas, Perkuat Kader Militan dan Berwawasan Kebangsaan

    Madrasah Ahmad Dahlan Hadir di Karanglewas, Perkuat Kader Militan dan Berwawasan Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karanglewas resmi melaunching Madrasah Ahmad Dahlan di SMP Muhammadiyah 1 Karanglewas, Sabtu (20/12/2025). Madrasah ini dihadirkan sebagai upaya memperkuat pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, khususnya dalam pembinaan akhlak, keagamaan, dan kaderisasi Muhammadiyah. Inisiator madrasah, Subekti Ridho, menyampaikan bahwa pendirian Madrasah Ahmad Dahlan berangkat dari keprihatinan terhadap kaderisasi yang perlu […]

  • Ekspor Perdana Produk Longwell Dilepas Bupati Pemalang

    Ekspor Perdana Produk Longwell Dilepas Bupati Pemalang

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – PT. Longwell International yang bergerak di bidang sepatu olahraga hari ini ekspor perdana produknya berupa pengiriman 1 kontainer 40 feet ke Amerika Serikat. Pengiriman perdana dilepas oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana dan Kajari Pemalang Rina Idawani yang ditandai dengan […]

  • Menteri Pertanian Kucurkan Bantuan Senilai Rp30 Miliar Untuk Petani Korban Banjir 

    Menteri Pertanian Kucurkan Bantuan Senilai Rp30 Miliar Untuk Petani Korban Banjir 

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Kementerian Pertanian RI mengucurkan bantuan senilai Rp30 miliar untuk petani korban banjir di Demak, Kudus, dan Grobogan Provinsi Jawa Tengah. Bantuan berupa bibit, pupuk gratis, serta klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, kepada perwakilan petani di […]

  • Polisi Tangkap Ayah di Comal-Pemalang yang Tega Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

    Polisi Tangkap Ayah di Comal-Pemalang yang Tega Hamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Rizqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Polres Pemalang berhasil menangkap seorang pria berinisial R (41), warga Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang yang tega berbuat asusila terhadap anak kandungnya. Pelaku tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun hingga hamil dan melahirkan. Pelaku sempat buron selama dua bulan bersembunyi di Bandung selama dua bulan sebelum akhirnya diciduk polisi. […]

expand_less