Kamis, 16 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Korban Kebakaran Pasar Pagi Pemalang Akan Dibangunkan Lapak Darurat

Korban Kebakaran Pasar Pagi Pemalang Akan Dibangunkan Lapak Darurat

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 28 Des 2025 | 22:55 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG – Kepala Diskoperindag Fera Joko Susanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang berencana membangun lapak darurat di kawasan Pasar Pagi Pemalang bagi korban yang terdampak kebakaran.

Ia mengungkapkan hal tersebut usai meninjau lokasi proses pembersihan puing-puing bangunan kebakaran di pasar pagi, pada Minggu 28 Desember 2025.

Lebih lanjut Ia menyatakan, bahwa proses pembongkaran dan pembersihan konstruksi atau puing puing bangunan akan dilakukan hari ini, dan diharapkan dalam 3 hari sudah bersih untuk memulai pembangunan.

“InsyaAllah dalam waktu 3 hari ini sudah bersih. Pemerintah akan berupaya melakukan pembangunan pasar darurat,” kata Fera Joko Susanto didampingi Sekretaris Dinas Eko Daryanto dan Kepala Pasar Khoiridianton pada Minggu (28/12/2025).

Proses pembangunan lapak darurat diperkirakan memakan waktu sekitar 10 hari, sehingga total waktu yang dibutuhkan antara 13 sampai dengan 14 hari.

“Kemungkinan dari mulai hari ini mungkin bisa sampai 15 hari kedepan karena dibersihkan dahulu 3-4 hari dan pembangunannya 10 hari,” tambahnya.

Selanjutnya Fera mengimbau para pedagang dan masyarakat untuk bersabar dan mendukung program pemerintah.

“Mari kita samakan persepsi bahwa ini adalah musibah bersama baik dari pedagang yang terdampak langsung maupun kami dari Pemerintah Kabupaten Pemalang,” katanya.

Fera meyebutkan, Pemkab Pemalang telah memberikan bantuan sosial bagi pedagang terdampak dan akan menentukan lapak-lapak mereka sesuai landscape dan layout sebelumnya.

Dari hasil verifikasi dan validasi, terdapat 62 pedagang terdampak, namun 2 pedagang mengundurkan diri karena dagangannya tidak terbakar, sehingga total ada 60 korban.

Pemkab Pemalang berkomitmen untuk memulihkan aktivitas jual beli di Pasar Pagi Pemalang secepat mungkin.

“Perintah Pak Bupati adalah upaya cepat pemulihan aktivitas jual beli di pasar pagi pemalang khususnya di lapak yang terdampak,” tutup Fera.*

  • Penulis: Fahroji
  • Editor: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • 134 Jemaah Haji Kloter 9 Asal Pemalang Diberangkatkan ke Donohudan

    134 Jemaah Haji Kloter 9 Asal Pemalang Diberangkatkan ke Donohudan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026 | 23:02 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sebanyak 134 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 9 asal Kabupaten Pemalang secara resmi diberangkatkan dari halaman Pendopo Kabupaten Pemalang pukul 10.00 WIB menuju Asrama Haji Donohudan, Solo, menggunakan empat armada bus, Kamis (23/4/2026). Pelepasan dilakukan oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diwakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten […]

  • Festival Ramadhan di Pemalang Salurkan Bantuan Sebanyak 5.700 Paket

    Festival Ramadhan di Pemalang Salurkan Bantuan Sebanyak 5.700 Paket

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024 | 17:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Dalam rangka Festival Ramadhan 2024, Kementrian Agama (Kemenag) Pusat bekerja sama dengan Baznas, Lembaga Zakat lain dan unsur swasta memberikan paket bantuan. Penyaluran bantuan dilakukan secara serentak yang diikuti oleh Kantor Perwakilan Kemanag di masing–masing daerah secara daring/online. Dalam rangkaian kegiatan di tingkat Pusat, ada agenda penyerahan bingkisan Ramadhan pemecahan rekor MURI, dan […]

  • Sekda se-Jawa Tengah Diminta Perhatikan Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

    Sekda se-Jawa Tengah Diminta Perhatikan Tata Kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026 | 07:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno meminta kepada Sekda di kabupaten/kota di wilayahnya agar memperhatikan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di daerah masing-masing. “KDKMP harus jadi perhatian. Jangan sampai mengulang pengalaman Koperasi Unit Desa (KUD) dulu yang rontok karena problem manajemen,” kata Sumarno saat acara Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah […]

  • Sekda Jateng: Benteng Fort Willem I Ambarawa Tarik Ribuan Wisatawan 

    Sekda Jateng: Benteng Fort Willem I Ambarawa Tarik Ribuan Wisatawan 

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025 | 14:52 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, destinasi wisata baru, Benteng Fort Willem I Ambarawa, mampu menarik  ribuan wisatawan setiap harinya. Itu bukti bahwa sejarah dan budaya di Jawa Tengah mampu menopang pertumbuhan ekonomi. Sektor pariwisata sejarah dan budaya cukup kuat menjadi pintu pariwisata, dalam menarik perhatian khalayak. Baik masyarakat dalam dan […]

  • Dari Kultural ke Struktural: TPQ Muhammadiyah Banyumas Perkuat Legalitas

    Dari Kultural ke Struktural: TPQ Muhammadiyah Banyumas Perkuat Legalitas

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025 | 14:18 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upaya mewujudkan tertib administrasi sekaligus memperkuat legalitas kelembagaan terus dilakukan oleh TPQ Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas. Sebanyak 60 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Muhammadiyah mengikuti Diklat Pendampingan Teknik pendaftaran Izin Operasional (IJOP) serta pemutakhiran data melalui sistem Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama yang digelar di Aula SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto, Jumat […]

  • Prabowo Subianto

    Prabowo Ingatkan Persatuan ke Seluruh Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Semua Harus Cinta Tanah Air

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026 | 22:54 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa perbedaan latar belakang bukanlah penghalang bagi persatuan bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pernyataan tersebut disampaikan saat Presiden memberikan pengarahan dalam acara Pengarahan Presiden Republik Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4). Dalam forum tersebut, […]

expand_less