Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita Utama » Paramadina Graduate School Of Islamic Studies (PGSI) Gelar acara Urban Sufism Day Mengangkat Spiritualitas dan Gerakan Sosial

Paramadina Graduate School Of Islamic Studies (PGSI) Gelar acara Urban Sufism Day Mengangkat Spiritualitas dan Gerakan Sosial

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2024 | 12:56 WIB
  • print Cetak

Jurnal Pemalang – Paramadina Graduate School of Islamic Studies (PGSI) sukses menggelar acara Urban Sufism Day dengan tema “Spiritualitas dan Gerakan Sosial”, sekaligus melaksanakan soft launching buku “Kita Begitu Dekat” yang berisi tulisan dan kenangan para sahabat Abdul Hadi WM.

Buku tersebut diserahkan secara simbolis dari Universitas Paramadina kepada perwakilan keluarga dan yayasan Abdul Hadi WM.

Acara diawali dengan Tarian Sema ala Rumi dengan alunan suling yang tenang dan damai. Diskusi dimoderatori oleh Dr. M. Subhi Ibrahim, M.Hum., Ketua Program Studi Paramadina Graduate School of Islamic Studies pada Rabu (11/12/2024).

M. Wahyuni Nafis, MA., dosen Universitas Paramadina sekaligus Ketua Nurcholish Madjid Society, memaparkan bahwa Neo-Sufisme hadir dengan menekankan pentingnya motif moral, dzikir, dan muraqabah untuk meneguhkan keimanan. “Spiritualitas bukan berarti menjauhkan diri dari dunia, melainkan bagaimana hati tetap bergantung pada Tuhan sekaligus terlibat dalam masyarakat secara aktif,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pandangan Cak Nur bahwa Neo-Sufisme mengusung keseimbangan antara lahir dan batin, dunia dan akhirat, serta menekankan pelibatan diri yang lebih besar dalam kehidupan sosial.

Selanjutnya M. Nur Jabir, MA., Direktur Rumi Institute, menambahkan dimensi estetika dan kedalaman dari sufisme. “Sufi adalah mereka yang hatinya sibuk bersama Tuhan, sementara tubuhnya melayani makhluk. Tasawuf mampu menghadirkan keindahan dalam berbagai bentuk seperti tarian Sema, arsitektur, dan puisi,” ujarnya. `

Menurutnya, sufisme juga dapat menjadi bentuk pelarian dari wajah agama yang kerap terlihat maskulin, sekaligus menawarkan makna cinta yang mendalam terhadap agama.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Peduli Sampah, Pemkab Pemalang Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam Pohon

    Peringati Hari Peduli Sampah, Pemkab Pemalang Gelar Aksi Bersih-bersih dan Tanam Pohon

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026 | 14:05 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang bersama Forkopimda menggelar aksi dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang dirangkaikan dengan kegiatan rutin Jumat Bersih melalui program Rhapsodi Pemalang (Resik, Hijau dan Apik). Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Pemalang tersebut diisi dengan aksi bersih-bersih sampah serta penanaman pohon bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan jajaran Kepala OPD, […]

  • Bencana Banjir Demak Disebut Banjir Terparah dalam 30 Tahun silam. Begini Penjelasan BRIN

    Bencana Banjir Demak Disebut Banjir Terparah dalam 30 Tahun silam. Begini Penjelasan BRIN

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024 | 18:28 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eko Soebowo menyebut bencana banjir di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sebagai banjir terparah dalam 30 tahun terakhir. Pasalnya, peristiwa itu nyaris menenggelamkan belasan kecamatan dan melumpuhkan aktivitas perekonomian. Eko menyebut hal itu pada saat Media Lounge Discussion (MELODI) yang […]

  • Tingkatkan Kemandirian Keluarga, Perempuan di Kendalrejo Ikuti Pelatihan Produktivitas Ekonomi

    Tingkatkan Kemandirian Keluarga, Perempuan di Kendalrejo Ikuti Pelatihan Produktivitas Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026 | 10:10 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Upaya memperkuat ekonomi keluarga melalui peran perempuan terus digencarkan di Kabupaten Pemalang. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui DP3AP2KB, bekerja sama dengan Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, menggelar Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) Tahap II Tahun 2026 di Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas […]

  • Pemprov Jateng Kembali Kirim Delapan Starlink ke Aceh Dukung Komunikasi Bencana

    Pemprov Jateng Kembali Kirim Delapan Starlink ke Aceh Dukung Komunikasi Bencana

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026 | 21:21 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Kali ini, bantuan berupa delapan unit perangkat internet satelit Starlink dikirim untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan informasi di lokasi bencana. Perangkat tersebut merupakan dukungan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Tengah yang diserahkan kepada Pemprov Jateng, […]

  • Presiden Perintahkan Cek Kesehatan Gratis Mulai 10 Februari di Puskesmas dan Klinik

    Presiden Perintahkan Cek Kesehatan Gratis Mulai 10 Februari di Puskesmas dan Klinik

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025 | 08:43 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan agar program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sudah dimuali pada 10 Februari di puskesmas maupun klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Program ini diharapkan dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia yang berjumlah sekitar 280 juta secara bertahap. Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai pertemuan […]

  • Target Nasional Terlampaui, Jawa Tengah Siap Jadi Penyangga Pangan Indonesia

    Target Nasional Terlampaui, Jawa Tengah Siap Jadi Penyangga Pangan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026 | 07:37 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Produktivitas pangan Provinsi Jawa Tengah sepanjang 2025 berhasil memenuhi target nasional yangao ditetapkan pemerintah pusat. Capaian tersebut menjadi fondasi awal untuk memperkuat swasembada pangan daerah sekaligus meneguhkan peran Jawa Tengah sebagai penyangga pangan nasional pada 2026. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah per Desember 2025, produksi padi mencapai 11.377.731 ton […]

expand_less