Peringati Harlah, 3.000 Kader Ansor, Banser, dan Fatayat Pemalang Gelar Apel Akbar
- account_circle Fahroji
- calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan global seperti dinamika geopolitik dan derasnya arus informasi yang kini telah masuk ke dalam kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Pemalang, Salman Faidul Mahasin, dalam arahannya saat memimpin apel menegaskan bahwa pengukuhan Satkorcab Ansor dan Banser bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Ansor bukan sekadar struktur organisasi, tetapi kekuatan untuk menggerakkan, melindungi, dan melayani umat. Kita harus siap hadir di tengah masyarakat dalam berbagai sektor, mulai dari sosial, ekonomi, pendidikan hingga kebencanaan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan, peran aktif, serta kemampuan adaptasi kader Ansor dalam menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah.
Senada dengan itu, Ketua PCNU Pemalang, KH Abu Joharudin Bahry, mengingatkan bahwa perjalanan panjang Ansor dan Fatayat tidak lepas dari sejarah perjuangan bangsa, termasuk keterlibatan dalam masa kemerdekaan hingga menjaga keutuhan NKRI.
Menurutnya, di era transformasi digital saat ini, peran pemuda menjadi sangat strategis sebagai motor perubahan yang mampu menghadirkan solusi bagi bangsa.
“Kita harus mampu mengambil teladan dari generasi sebelumnya, lalu mentransformasikannya sesuai dengan kebutuhan zaman sekarang. Pemuda harus berpikir solutif dan adaptif,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas kader, memperkokoh komitmen kebangsaan, serta meneguhkan peran organisasi dalam menjaga masyarakat dan membangun masa depan generasi muda di Kabupaten Pemalang.*
- Penulis: Fahroji

