Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Tawarkan Wanita Melalui Medsos, Seorang Mucikari di Kajen ditangkap Polres Pekalongan  

Tawarkan Wanita Melalui Medsos, Seorang Mucikari di Kajen ditangkap Polres Pekalongan  

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024 | 17:18 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – SN alias Pesek (19) warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan beberapa waktu yang lalu. Pasalnya SN diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan diketahuinya tersangka telah menjual tiga wanita kepada pria hidung belang melalui akun media sosial miliknya.

Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso Widamanto dalam konferensi pers Senin (11/11/24) di Polres Pekalongan mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan berdasarkan pemetaan kejadian di beberapa kecamatan dan pantauan di sosial media.

“Hasil upaya kita melalui lidik, modus operandinya adalah memperdagangkan korban sebagai perempuan sewaan atau bahasanya open BO, melalui sosial media dari Facebook dan aplikasi lainnya,” jelas Kapolres

Diterangkan AKBP Doni kasus TPPO sendiri baru ditemukan di wilayah Kajen. Namun pihaknya masih akan terus melakukan pendalaman apakah ada jaringan serupa atau hanya ada satu pelaku ini saja.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka, dirinya mematok tarif Rp. 600 ribu setiap transaksi. Dari uang itu, dirinya mendapatkan Rp. 200 ribu, sedangkan Rp. 400 ribu diberikan ke korbannya. Untuk tempat berkencan, SN telah menyediakan tempat kos yang ia sewa di wilayah Tanjungkulon, Kajen.

“Sejak Oktober ada tiga orang wanita. Dua lainnya di luar kota. Setiap itu (open BO) Rp 600 ribu, di kamar kos saya. Saya ambilnya Rp 200 ribu,” kata tersangka.

SN mengungkapkan, bahwa salah satu yang ia tawarkan masih berusia 18 tahun sedangkan dua lainnya berusia 22 tahun dan 20 tahun. Para korban ini dijajakan oleh SN melalui Facebook maupun aplikasi kencan. Namun, aksi terakhirnya diketahui oleh tim Sat Reskrim Polres Pekalongan, sehingga ia langsung diamankan.

Akibat perbuatannya tersebut, SN dijerat dengan pasal tentang Pemberantasan TPPO pasal 10 dan Pasal 12 UU No 21 tahun 2007 ancaman hukuman minimal 3 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling sedikit Rp 120 juta dan paling banyak Rp 600 juta.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Sektor Kerajinan Daerah, Dekranasda Bantul Belajar di Pemalang

    Perkuat Sektor Kerajinan Daerah, Dekranasda Bantul Belajar di Pemalang

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025 | 21:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Untuk memperkuat sektor kerajinan daerah, Dekranasda Kabupaten Bantul yang diketuai Emi Masruroh Halim melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) bersama jajarannya ke Dekranasda Kabupaten Pemalang. Kunker diterima langsung oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jumat (21/11/2025). Saat menerima kunjungan, Ketua Dekranasda Noor Faizah Maenofie mengatakan bahwa kegiatan […]

  • Menjelang Akhir Tahun, PDAM Pemalang Hadirkan Promo Hingga 40 Persen

    Menjelang Akhir Tahun, PDAM Pemalang Hadirkan Promo Hingga 40 Persen

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024 | 19:16 WIB
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jurnal Pemalang – Menjelang akhir tahun Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang atau PDAM memberikan diskon pemasangan sambungan baru hingga 40 persen, Rabu, (4/12/2024). Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Slamet Efendi, melalui bagian humas Galih Baskoro menyampaikan, diskon tersebut berlaku untuk seluruh wilayah pelayanan PDAM. “Diskon ini terbatas, berlaku mulai dari […]

  • Bank Jateng Mencatat Total Laba Paling Tinggi di Antara Bank BPD di Pulau Jawa

    Bank Jateng Mencatat Total Laba Paling Tinggi di Antara Bank BPD di Pulau Jawa

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025 | 07:15 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Sekda Jateng Sumarno mengungkapkan, Bank Jateng mencatat total laba paling tinggi di antara Bank BPD di Pulau Jawa. Karena itu, kata Sumarno, masyarakat Jawa Tengah harus bangga dan bisa memanfaatkan kehadiran Bank Jateng secara maksimal. Ia menyampaikan hal tersebut saat mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), […]

  • Speling Jadi Andalan Layanan Kesehatan Gratis, Hampir 900 Desa di Jateng Sudah Terjangkau

    Speling Jadi Andalan Layanan Kesehatan Gratis, Hampir 900 Desa di Jateng Sudah Terjangkau

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026 | 17:09 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Program dokter spesialis keliling (Speling) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kian menegaskan posisinya sebagai andalan layanan kesehatan gratis berbasis desa. Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Speling tercatat telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan se-Jawa Tengah, dengan total 88.979 warga telah mendapatkan layanan kesehatan […]

  • Solidaritas Bencana! Polres Pekalongan Terjunkan Puluhan Personel Bantu Korban Longsor Banjarnegara

    Solidaritas Bencana! Polres Pekalongan Terjunkan Puluhan Personel Bantu Korban Longsor Banjarnegara

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025 | 23:22 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    EMSATUNEWS.CO.ID, BANJARNEGARA – Polres Pekalongan menunjukkan solidaritas kemanusiaan dengan menerjunkan puluhan personelnya sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk penanggulangan bencana alam tanah longsor. Tim ini dikirim ke Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, yang baru-baru ini dilanda musibah. Personel diberangkatkan pada Hari Minggu (23/11/2025) untuk memperkuat tim gabungan yang sudah berada di lokasi bencana. Ipda […]

  • Pemprov Jateng Tegaskan Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien

    Pemprov Jateng Tegaskan Rumah Sakit Tidak Boleh Menolak Pasien

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026 | 21:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan tidak boleh ada rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan yang menolak pasien akibat penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) pada 2026. Pemprov memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, khususnya bagi pasien penyakit kronis yang bergantung pada terapi berkelanjutan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita […]

expand_less