Jumat, 28 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemalang Raya » Tawarkan Wanita Melalui Medsos, Seorang Mucikari di Kajen ditangkap Polres Pekalongan  

Tawarkan Wanita Melalui Medsos, Seorang Mucikari di Kajen ditangkap Polres Pekalongan  

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024 | 17:18 WIB
  • print Cetak

JURNAL PEMALANG – SN alias Pesek (19) warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan diamankan Sat Reskrim Polres Pekalongan beberapa waktu yang lalu. Pasalnya SN diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan diketahuinya tersangka telah menjual tiga wanita kepada pria hidung belang melalui akun media sosial miliknya.

Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso Widamanto dalam konferensi pers Senin (11/11/24) di Polres Pekalongan mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan berdasarkan pemetaan kejadian di beberapa kecamatan dan pantauan di sosial media.

“Hasil upaya kita melalui lidik, modus operandinya adalah memperdagangkan korban sebagai perempuan sewaan atau bahasanya open BO, melalui sosial media dari Facebook dan aplikasi lainnya,” jelas Kapolres

Diterangkan AKBP Doni kasus TPPO sendiri baru ditemukan di wilayah Kajen. Namun pihaknya masih akan terus melakukan pendalaman apakah ada jaringan serupa atau hanya ada satu pelaku ini saja.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka, dirinya mematok tarif Rp. 600 ribu setiap transaksi. Dari uang itu, dirinya mendapatkan Rp. 200 ribu, sedangkan Rp. 400 ribu diberikan ke korbannya. Untuk tempat berkencan, SN telah menyediakan tempat kos yang ia sewa di wilayah Tanjungkulon, Kajen.

“Sejak Oktober ada tiga orang wanita. Dua lainnya di luar kota. Setiap itu (open BO) Rp 600 ribu, di kamar kos saya. Saya ambilnya Rp 200 ribu,” kata tersangka.

SN mengungkapkan, bahwa salah satu yang ia tawarkan masih berusia 18 tahun sedangkan dua lainnya berusia 22 tahun dan 20 tahun. Para korban ini dijajakan oleh SN melalui Facebook maupun aplikasi kencan. Namun, aksi terakhirnya diketahui oleh tim Sat Reskrim Polres Pekalongan, sehingga ia langsung diamankan.

Akibat perbuatannya tersebut, SN dijerat dengan pasal tentang Pemberantasan TPPO pasal 10 dan Pasal 12 UU No 21 tahun 2007 ancaman hukuman minimal 3 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling sedikit Rp 120 juta dan paling banyak Rp 600 juta.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang HUT TNI, Bupati Bersama Dandim Pemalang Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar dan Tempat Ibadah

    Jelang HUT TNI, Bupati Bersama Dandim Pemalang Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar dan Tempat Ibadah

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025 | 15:55 WIB
    • account_circle Joko Longkeyang
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan HUT ke-75 Kodam IV Diponegoro, Kodim 0711 Pemalang menggelar kegiatan Bakti Teritorial Prima berupa pembersihan pasar dan tempat ibadah, Sabtu (20/9/2025). Kegiatan karya bakti ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0711/Pemalang, Letnan Kolonel Infanteri Muhammad Arif. Turut hadir dalam […]

  • Bupati Sampaikan Keluhan Petani Soal Pupuk, Mentan: Kuota Pupuk akan Ditambah dari Kuota Sekarang

    Bupati Sampaikan Keluhan Petani Soal Pupuk, Mentan: Kuota Pupuk akan Ditambah dari Kuota Sekarang

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024 | 13:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNALPEMALANG.ID – Bupati Grobokan Sri Sumarni menyampaikan keluhan para petani kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat berkunjung di area persawahan Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobokan, Jumat (22/3/204). “Saya minta penyaluran bisa dipersingkat, tidak bertele-tele, berbelit-belit. Karena petani ini tahunya ada duit, dapet pupuk,” kata Sri Sumarni. Ia membeberkan, Kabupaten Grobogan memiliki lahan […]

  • Sukses Turunkan Tarif Hingga 19%, Kapasitas Diplomasi Ekonomi Era Prabowo Teruji

    Sukses Turunkan Tarif Hingga 19%, Kapasitas Diplomasi Ekonomi Era Prabowo Teruji

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025 | 16:39 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencetak pencapaian strategis dalam sektor perdagangan internasional dengan keberhasilannya menurunkan tarif bea masuk Amerika Serikat (AS) terhadap produk ekspor Indonesia dari sebelumnya 32% menjadi 19%. Keputusan penurunan tarif tersebut terjadi dalam konteks tantangan proteksionisme global yang meningkat dan menjadi sorotan diplomasi ekonomi dunia. Langkah ini dipandang sebagai bentuk keberhasilan […]

  • Bupati Pemalang Tekankan Pentingnya Data Berkualitas Untuk Atasi Permasalahan

    Bupati Pemalang Tekankan Pentingnya Data Berkualitas Untuk Atasi Permasalahan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025 | 15:38 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menekankan pentingnya penyediaan data yang berkualitas dalam mengatasi permasalahan di daerahnya. Hal tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Literasi Statistik Sektoral yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja pada Senin, 24 November 2025. Bupati Anom berharap, dengan adanya data yang akurat, pemerintah daerah dapat membuat program yang lebih […]

  • Ratusan Pelaku Usaha Jateng Dilatih Melek Digital, Nawal Yasin Tekankan 3 Kunci Gaet Pelanggan

    Ratusan Pelaku Usaha Jateng Dilatih Melek Digital, Nawal Yasin Tekankan 3 Kunci Gaet Pelanggan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025 | 17:34 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Ratusan pelaku usaha dari berbagai jenis usaha di Jawa Tengah mengikuti kegiatan Pelatihan Melek Digital bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM), di Gedung Merah Putih, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu (3/12/2025). Pelatihan tersebut digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jateng, bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan […]

  • Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

    Lahan Kritis Jateng Berkurang 75 ribu Hektar, Sekda Minta Pemulihan dengan Perhutanan Sosial

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025 | 17:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengatakan jumlah lahan kritis di provinsi Jawa Tengah berkurang pada tiga tahun terakhir hingga mencapai 75 ribu hektar. Lahan kritis tahun 2022 dan 2024, 392 ribu hektare. Lalu berkurang sampai saat ini menjadi 317.629 hektare. “Jadi sudah ada penurunan yang cukup signifikan […]

expand_less