Bendungan Jlantah Diresmikan, Petani Bisa Panen Padi Tiga Kali Setahun
- account_circle Fahroji
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 | 15:41 WIB
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan diresmikannya Bendungan Jlantah, di Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.
Bendungan tersebut akan memberi manfaat besar bagi sektor pertanian, pengendalian banjir, hingga penyediaan air baku bagi masyarakat di Jatiyoso.
Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, usai peresmian, Jumat, 10 Juli 2026.
Dia katakan, pembangunan Bendung Jlantah merupakan wujud nyata dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan infrastruktur sumber daya air di Jawa Tengah. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang telah mendukung proses pembangunan. Terutama dalam penyediaan lahan dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tentu mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat, Bapak Presiden, dan Kementerian PU yang telah membangun Bendungan Jlantah. Seluruh pembangunannya didanai APBN. Kami juga berterima kasih kepada Bupati Karanganyar yang telah mendukung penyediaan lahan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Sumarno, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin.
Menurutnya, Bendungan Jlantah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, bendungan tersebut juga menjadi sumber penyediaan air irigasi yang akan memperkuat ketahanan pangan di Jawa Tengah.
Sumarno menjelaskan, bendungan itu memiliki kapasitas untuk mengairi sekitar 1.500 hektare lahan pertanian yang telah ada, sekaligus mendukung pengembangan sekitar 229 hektare lahan sawah baru.
Dengan asumsi lahan tersebut dapat ditanami padi sebanyak tiga kali dalam setahun dan menghasilkan rata-rata enam ton gabah per hektare setiap musim tanam. Bendungan Jlantah diperkirakan mampu menopang produksi hingga sekitar 27 ribu ton padi setiap tahun.
- Penulis: Fahroji

