Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Universitas Paramadina Gelar “meet The Leaders” Bersama Victor Hartono: Meningkap Suksesi Strategis Bisnis Djarum Group

Universitas Paramadina Gelar “meet The Leaders” Bersama Victor Hartono: Meningkap Suksesi Strategis Bisnis Djarum Group

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina kembali menyelenggarakan forum inspiratif Meet The Leaders, yang secara konsisten menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa, publik, dan tokoh-tokoh penting dari berbagai sektor strategis.

Pada edisi terbaru ini, forum mengangkat tema “Djarum: A Story of Strategic Succession” dengan menghadirkan Victor Hartono, MBA, generasi ke-9 dari keluarga besar Hartono Group, sebagai pembicara utama.

Forum ini dipandu oleh Wijayanto Samirin, MPP, ekonom Universitas Paramadina sekaligus host program, yang mengarahkan diskusi ke berbagai aspek penting mengenai suksesi bisnis keluarga dan ketahanan usaha lintas generasi. Acara ini diselenggarakan di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina Kampus Kuningan, Sabtu (26/7/2025).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, Ph.D., menegaskan bahwa kisah-kisah nyata dari pelaku bisnis lintas generasi seperti Victor Hartono penting untuk dibagikan kepada generasi muda. “Menghadirkan sosok seperti Victor Hartono adalah langkah strategis untuk membagikan kisah nyata tentang keberlangsungan bisnis lintas generasi,” ungkap Prof. Didik.

Ia juga menyatakan bahwa pemahaman tentang suksesi dalam bisnis keluarga menjadi pelajaran berharga bagi calon pemimpin masa depan.

Victor Hartono memulai paparannya dengan satu pernyataan yang menjadi benang merah perjalanan keluarga besarnya.

“Industri yang kita geluti hari ini belum tentu akan mampu memberikan nafkah di masa depan. Ini bukan sekadar teori, melainkan pengalaman pahit yang pernah dialami langsung oleh keluarga kami dalam beberapa generasi,” ujarnya lugas.

Victor mengisahkan bahwa bisnis keluarga Djarum pada awalnya bukanlah industri rokok, melainkan perdagangan minyak kacang di masa kolonial. Namun, dengan masuknya kelapa sawit dari Afrika yang lebih produktif, minyak kacang perlahan tersingkir dari pasar. Efisiensi panen kelapa sawit yang bisa mencapai 12 kali setahun menjadi alasan utama terjadinya pergeseran ini. Dari situ, keluarga Hartono menyadari bahwa tak ada bisnis yang kebal terhadap disrupsi teknologi dan dinamika pasar.

Victor kemudian membawa audiens menyelami jejak sejarah keluarga besarnya, dimulai dari generasi ke-7, yaitu kakeknya, Oei Wie Gwan, yang datang dari Fuzhou, Tiongkok, dan merintis usaha pabrik mercon dengan merek dagang Cap Leo. Sayangnya, usaha tersebut berkali-kali runtuh. Pada 1939, pabrik mercon meledak dan menyebabkan kebangkrutan. Usaha dibangun kembali, namun dua tahun kemudian dirampok dan dibakar. Puncaknya, pada 1942, pendudukan Jepang membuat usaha ini tak bisa beroperasi karena larangan total produksi bahan peledak.

“Pelajaran besarnya adalah, kondisi politik dan internasional bisa membuyarkan semua asumsi keberlanjutan bisnis,” jelas Victor.

Ia juga menyebut bahwa hingga kini, pabrik mercon legal di Indonesia hampir tidak ada karena regulasi dan risiko tinggi yang menyertainya.

Selain tantangan eksternal, Victor menyampaikan bahwa tantangan dari dalam keluarga justru sering kali menjadi faktor yang mengancam bisnis. Ia menyinggung soal konflik internal yang muncul akibat arus kas yang macet, perbedaan ambisi antaranggota keluarga, hingga kepemimpinan yang tidak jelas. Ia menyebut masalah seperti meritokrasi yang tidak berjalan, pembagian dividen yang tidak adil, dan transisi generasi yang gagal sebagai “bom waktu” dalam bisnis keluarga.

Dari pengalaman panjang dan pahit tersebut, Victor membagikan pandangannya mengenai strategi keberlanjutan bisnis keluarga. Ia menekankan pentingnya kejelasan dalam struktur kepemimpinan—pemimpin utama sebaiknya hanya satu agar arah bisnis tetap terjaga dan konflik dapat diminimalisir. Ia juga mendorong pembagian unit usaha yang jelas antaranggota keluarga, pentingnya menjaga kekompakan internal keluarga besar, serta keterbukaan untuk menjual sebagian kepemilikan kepada mitra bisnis yang lebih kuat secara finansial maupun strategis. “Ini bukan kekalahan, tapi strategi memperkuat daya saing jangka panjang,” ujarnya.

Sebagai penutup, Victor menyampaikan harapannya terkait regenerasi dalam bisnis keluarga. “Kalau bisa, dari keluarga itu harus lahir satu, dua, sampai empat orang yang benar-benar menjadi konglomerat. Bukan hanya pewaris nama, tapi pelaku bisnis sejati yang bisa membaca zaman,” tegasnya.

Forum ini tidak hanya memberi wawasan tentang strategi bisnis lintas generasi, tetapi juga menjadi cermin penting bagi mahasiswa dan generasi muda tentang arti adaptasi, daya tahan, dan kepemimpinan yang visioner dalam dunia bisnis yang terus berubah.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alami Pecah Ban di Rest Area 338A, Pemudik Asal Bandung Ini Dibantu Polisi

    Alami Pecah Ban di Rest Area 338A, Pemudik Asal Bandung Ini Dibantu Polisi

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Mobil milik Bapak Yudha salah satu pemudik asal Bandung mengalami pecah ban di rest area 338A Kabupaten Pekalongan, Kamis pagi (03/04/2025). Ban mobil tersebut meletus pas ketika selesai parkir di rest area. “Setelah parkir, ban mobil belakang sebelah kanan tiba-tiba meletus,” jelas Yudha. Yudha merupakan pemudik asal Bandung yang hendak menuju ke […]

  • Bupati Bersyukur Pemalang Bisa Berkontribusi Terhadap Ketahanan Pangan Nasional

    Bupati Bersyukur Pemalang Bisa Berkontribusi Terhadap Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersyukur atas kontribusi yang sangat baik Kabupaten Pemalang terhadap ketahanan pangan nasional. Terkait itu Ia menyampaikan mengapresiasi atas apa yang sudah dicapai. Ungkapan tersebut disampaikan Bupati pada kegiatan Panen Raya Padi Serentak di Desa Lenggerong Kecamatan Bantarbolang, Senin (7/4/2025). Dalam acara tersebut, Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran […]

  • Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah Event Olahraga Nasional

    Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah Event Olahraga Nasional

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan kesiapannya menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga tingkat nasional. Kesiapan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat pengukuhan Pengurus KONI Provinsi Jawa Tengah Masa Bakti 2025–2029 di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat, 5 Desember 2025. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, yang hadir melantik pengurus […]

  • Seorang Pasien Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Sungai

    Seorang Pasien Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Sungai

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang pemancing dari Desa Talun menemukan mayat perempuan di sungai Silanggak Desa Kalirejo Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan. Untung (29) menemukan mayat tersebut ketika dirinya sedang memancing di sungai pada Selasa sore (08/04/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. “Korban ditemukam mengenakan kaos warna orange dan rok pendek serta mengenakaan kalung tasbih dan pada pergelangaan […]

  • Jual Ganja dan Obat Keras, Buruh di Kedungwuni Ditangkap Polisi

    Jual Ganja dan Obat Keras, Buruh di Kedungwuni Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Satresnarkoba Polres Pekalongan berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan obat keras. Seorang buruh berinisial MKA alias Menyek (31) ditangkap di depan rumahnya di Desa Podo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Penangkapan dilakukan pada hari Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 11.00 wib, setelah polisi melakukan pengembangan dari penangkapan salah satu pembeli (X). Kronologi […]

  • Bupati Anom Targetkan KDMP Wiyorowetan Akhir Maret 2026

    Bupati Anom Targetkan KDMP Wiyorowetan Akhir Maret 2026

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Wiyorowetan, Kecamatan Ulujami, ditargetkan dilakukan pada akhir Maret 2026, setelah capaian nasional pembentukan 3.000 koperasi terpenuhi. Saat ini, jumlah koperasi yang terbentuk secara nasional baru mencapai sekitar 2.700 unit. Hal tersebut disampaikan Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif saat mendampingi Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan […]

expand_less