TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Desa Klareyan Resmi Ditutup, Fokus Bangun Negeri dari Desa
- account_circle Fahroji
- calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JURNAL PEMALANG – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Pemalang resmi berakhir. Penutupan program ditandai dengan upacara khidmat yang dipusatkan di Lapangan Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan, pada Kamis (21/5/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat tertulis dari Panglima Kodam IV/Diponegoro.
Pangdam menekankan bahwa pelaksanaan TMMD tahun ini membawa visi besar melalui tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Pesan tersebut menggarisbawahi bahwa pembangunan yang dimulai dari wilayah pedesaan merupakan pondasi utama bagi kemajuan nasional. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan ekonomi serta meningkatkan kualitas kesejahteraan warga secara signifikan.
Program TMMD juga menjadi wujud sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil hingga wilayah terdampak bencana.
Berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan dalam program tersebut, di antaranya pembangunan dan perbaikan jalan, rehabilitasi jembatan, pembangunan saluran air dan irigasi serta sarana infrastruktur lainnya yang dibutuhkan masyarakat. Selain itu, pembangunan fasilitas sosial seperti tempat ibadah, sekolah, puskesmas dan fasilitas umum lainnya juga turut dilaksanakan.
TMMD juga menyasar rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jambanisasi serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung kebutuhan masyarakat.
Selain kegiatan fisik, TMMD turut melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan hukum, kamtibmas dan penyalahgunaan narkoba, sosialisasi penerimaan prajurit TNI, penyuluhan stunting dan pelayanan KB, penyuluhan pertanian hingga sosialisasi penanganan bencana alam dan administrasi kependudukan.
Sementara itu, Sekretaris Operasi TMMD, Eko Budiharjo melaporkan sasaran fisik berupa pembuatan talud sepanjang 778 meter dengan lebar 0,32 meter dan tinggi 0,65 meter telah selesai dilaksanakan sesuai target yang ditentukan.*
- Penulis: Fahroji

