Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Ekonom Indonesia Mempertanyakan Kredibilitas Angka Pertumbuhan 5,61%: Tumbuh Tapi Rapuh

Ekonom Indonesia Mempertanyakan Kredibilitas Angka Pertumbuhan 5,61%: Tumbuh Tapi Rapuh

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026 | 15:24 WIB
  • print Cetak

“Front-loading belanja di Q1-2026 memberi ilusi kesehatan fiskal. Hal yang perlu diwaspadai adalah tekanan pada Q2 hingga Q4 di tahun 2026, yakni ruang gerak kebijakan fiskal yang menyempit, penurunan transfer ke daerah, dan alokasi program populis yang tidak berbasis produktivitas adalah kombinasi yang berbahaya bagi kesinambungan fiskal kita.”, ungkapnya.

Dwiwulan – Peneliti Departemen Ekonomi CSIS menyoroti pelemahan Rupiah sebagai sinyal yang lebih dalam dari sekadar volatilitas nilai tukar.

“Pelemahan Rupiah bukan sekadar isu teknikal, ia adalah cermin dari struktur pendanaan yang terlalu bergantung terhadap portfolio luar negeri dan arus modal yang tidak percaya pada arah kebijakan,” ujarnya.

“Kebijakan Bank Indonesia, termasuk kebijakan burden sharing yang menggerus kepercayaan investor, hanya berperan sebagai paracetamol dalam meredakan pelemahan nilai tukar. Pemulihan total bergantung pada kebijakan pemerintah yang realistis, disiplin, dan transparan,” imbuhnya.

Segmen kedua merupakan Diskusi Panel Perdagangan dan Hubungan Internasional. Pada sesi ini, Rimawan Pradiptyo, Ph.D. – Ekonom Universitas Gadjah Mada menekankan perlunya Indonesia mengevaluasi kembali posisinya dalam kerangka ART.

“Analisis terhadap ART menunjukkan: a) perjanjian ini menciptakan beban ekonomi asimetris terhadap Indonesia, b) subordinasi kebijakan Indonesia terhadap kebijakan AS, c) menggerus kedaulatan Indonesia. Biaya menolak ART lebih murah daripada menerima ART. Renegosiasi ART sangat dimungkinkan mengingat sebagian isi ART dinyatakan batal demi hukum oleh Mahkamah Agung AS,” ungkapnya.

M. Dian Revindo, Ph.D. – Peneliti LPEM FEB UI menegaskan dalam diskusi bahwa kebijakan yang diambil perlu menyasar akar masalah dan menunjang iklim usaha.

“Sebaiknya kebijakan berfokus pada solusi/intervensi yang paling tidak mahal, tidak sulit dan tidak mengganggu iklim usaha. Intervensi yang mahal dan dalam seperti pembentukan lembaga baru/badan baru berpotensi menghadapi masalah yang sama, yaitu birokrasi, rente, vested interest, rentang wewenang, dan sebagainya,” ungkapnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daya Hidup Pers Jadi Sorotan, Inilah Pernyataan Sikap dan Seruan PWI Jateng di Akhir Tahun 2025

    Daya Hidup Pers Jadi Sorotan, Inilah Pernyataan Sikap dan Seruan PWI Jateng di Akhir Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025 | 19:18 WIB
    • account_circle Adm min
    • 0Komentar

    Selain itu, seruan kedua yang diteken Ketua DK PWI Amir Machmud NS dan Sekretaris Achmad Zaenal Muttaqin juga menyebut ekosistem media yang berubah seiring dengan perkembangan cepat teknologi informasi tidak bisa dan tidak boleh menjadi pembenar atas perselingkuhan profesi, yang bisa berujung pada pelanggaran etika jurnalistik. Menurut Amir, penghayatan etika jurnalistik masih menjadi tantangan pengawasan […]

  • PPK Ulujami Menggelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Pemilu 2024

    PPK Ulujami Menggelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Pemilu 2024

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024 | 17:31 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Dengan berbagai pertimbangan maka PPK Ulujami melakukan penghitungan tiap desa, satu desa diselesaikan dulu baru ke desa lainnya,” pungkasnya.***

  • Berikan Efek Jera, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Disiplin Perkara Judi Online

    Berikan Efek Jera, Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Sidang Disiplin Perkara Judi Online

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025 | 20:57 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Lanud Sultan Hasanuddin kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga disiplin dan integritas prajurit dengan menggelar sidang disiplin terkait kasus judi online yang menjerat beberapa anggota. Sidang Disiplin ini dipimpin langsung oleh Danlanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (8/9/2025). Dalam nasihat hukumnya, Danlanud […]

  • Meninggal karena Sakit, Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Warga Karanganyar

    Meninggal karena Sakit, Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Warga Karanganyar

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026 | 17:14 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Seorang perempuan bernama Sri Kuswati (35) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah warga di Desa Karanggondang, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/7/2026) pagi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 wib dan dilaporkan kepada pihak kepolisian pada pukul 11.30 wib. Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Karanganyar bersama piket fungsi dan Tim INAFIS […]

  • 3 Cara Praktis Ekspresikan Diri Kamu Pakai Galaxy Z Flip7

    3 Cara Praktis Ekspresikan Diri Kamu Pakai Galaxy Z Flip7

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025 | 20:35 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Dengan kombinasi FlexWindow untuk akses cepat, FlexCam untuk fleksibilitas sudut, real-time filters untuk hasil instan, dan Google Gemini untuk inspirasi kreatif, Galaxy Z Flip7 memberikan pengalaman membuat konten yang seamless dan menyenangkan. Tidak perlu aplikasi tambahan atau proses editing panjang cukup buka, pilih filter, dan abadikan momen terbaik versi kamu. Cari filter terbaik buat konten […]

  • Standarisasi Elektoral : Menimbang Model TPS dalam Pilkades Serentak

    Standarisasi Elektoral : Menimbang Model TPS dalam Pilkades Serentak

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026 | 19:11 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Sementara, model TPS terpadu sebagaimana lazimnya dalam Pilkades selama ini, menawarkan pendekatan yang lebih kontekstual. Dengan pemungutan suara yang terpusat, proses pemilihan menjadi lebih transparan, efisien, dan dapat diawsi bersama-sama. Interaksi sosial terjaga, legitimasi hasil dan politiknya cenderung lebih kuat karena seluruh proses berlangsung terbuka. Untuk itu, menetapkan TPS terpadu sebagai model baku Pilkades masih […]

expand_less