Rabu, 8 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Ekonom Indonesia Mempertanyakan Kredibilitas Angka Pertumbuhan 5,61%: Tumbuh Tapi Rapuh

Ekonom Indonesia Mempertanyakan Kredibilitas Angka Pertumbuhan 5,61%: Tumbuh Tapi Rapuh

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026 | 15:24 WIB
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JURNAL PEMALANGAliansi Ekonom Indonesia bersama dengan Paramadina Public Policy Institute menggelar Diskusi Terbuka pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Universitas Paramadina, Jakarta, untuk menelaah secara kritis angka pertumbuhan PDB Kuartal I 2026 sebesar 5,61% YoY yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), sekaligus memaparkan kerentanan struktural ekonomi Indonesia yang mendasarinya.

BPS merilis angka pertumbuhan PDB Q1 2026 sebesar 5,61% YoY—angka tertinggi sejak 2012 di luar periode pandemi Covid-19.

Namun kajian terbaru Ikhsan dan Riefky (2026) mengidentifikasi adanya inkonsistensi internal di dalam data BPS itu sendiri, yakni kontraksi sektor listrik sebesar −0,99% seiring dengan sektor Manufaktur yang tumbuh sebesar +5,04% menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai integritas pengukuran. Apabila inkonsistensi tersebut dikoreksi, maka perkiraan pertumbuhan yang wajar berkisar pada 4,4%–5,2%.

Di sisi lain, perekonomian Indonesia menghadapi tekanan berlapis. Mulai dari pelemahan nilai tukar Rupiah, ruang fiskal APBN yang menyempit, tantangan pertumbuhan ekonomi Q2–Q4 2026, transmisi konflik Iran–AS terhadap harga minyak global, hingga implikasi Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia–AS yang ditandatangani 19 Februari 2026.

Wijayanto Samirin Ekonom Universitas Paramadina, membuka kegiatan ini dengan memberikan konteks bahwa kepastian menjadi kunci penting dalam menavigasi ketidakpastian dan tantangan perekonomian saat ini.

“Di era yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, investor butuh kepastian; termasuk kepastian tentang akurasi data pemerintah. Tanpanya, trust akan hilang, dan seringkali krisis ekonomi timbul karena hilangnya trust”, ucap Wijayanto Samirin.

Kegiatan diskusi dibagi dalam dua segmen. Segmen pertama tiga pemantik diskusi membahas isu-isu ekonomi terkini seperti kualitas pertumbuhan, tekanan depresiasi rupiah, serta menyempitnya ruang fiskal.

Segmen kedua berbentuk panel yang membahas isu-isu perdagangan internasional terkini, seperti konflik Iran-Amerika Serikat (AS), Agreement on Reciprocal Trade (ART) Indonesia-AS, dan pembentukan badan ekspor.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersedia 6.757 Lowongan Kerja, di Pemalang Job Fair 2025, Ayo Buruan !

    Tersedia 6.757 Lowongan Kerja, di Pemalang Job Fair 2025, Ayo Buruan !

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025 | 16:12 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes membuka Rekrutmen Akbar Pemalang Job Fair 2025 di RGP Convention Center Pemalang, Selasa (25/11/2025). Acara yang digelar Disnaker Kabupaten Pemalang ini menyediakan ribuan peluang kerja bagi masyarakat pencari kerja. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes mengapresiasi langkah Disnaker yang terus berupaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Pemalang. Berdasarkan […]

  • Dulu Retak Bergelombang, Kini Jalan Mulus Terbentang

    Dulu Retak Bergelombang, Kini Jalan Mulus Terbentang

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025 | 23:23 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Panas belum sepenuhnya terik ketika kendaraan kembali melaju di ruas Jalan Sokaraja-Kalimanah, Banyumas. Jalan yang dulu kerap dikeluhankan warga lantaran retak, bergelombang, bahkan berlubang, kini terasa lebih bersahabat. Aspal hitam mengilap, marka jalan jelas terbaca. Di titik-titik yang biasa menjadi “ujian kesabaran”, roda kendaraan kini berputar lebih mulus. Sepuluh bulan sejak Ahmad […]

  • KPK Gandeng Universitas Paramadina Kampanye Biasakan yang Benar

    KPK Gandeng Universitas Paramadina Kampanye Biasakan yang Benar

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025 | 21:46 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG — Universitas Paramadina dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kampanye Biasakan yang Benar, program edukatif untuk menumbuhkan semangat integritas dan antikorupsi dengan cara yang seru dan menarik. Selama dua hari, kampus Paramadina dipenuhi dengan berbagai kegiatan menarik mulai dari talkshow antikorupsi, panggung integritas, hingga workshop kreatif dan diskusi film antikorupsi. Acara diawali dengan […]

  • Sambut Hari Pramuka Ke-64, Kapolsek Moga Pimpin Ulang Janji Pramuka Kwarran Moga di SMAN 1 Moga

    Sambut Hari Pramuka Ke-64, Kapolsek Moga Pimpin Ulang Janji Pramuka Kwarran Moga di SMAN 1 Moga

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025 | 05:53 WIB
    • account_circle Tuko Chaeron
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Malam Kamis, 13 Agustus 2025, udara terasa sejuk di halaman olahraga SMAN 1 Moga. Lampu riam riam menemani barisan rapi para Pramuka Penegak dari  SMAN 1 Moga  dan SMK Al Falah Moga yang berdiri dengan penuh khidmat. Malam itu, Kapolsek Moga AKP Ciptanto  memimpin langsung Upacara Ulang Janji  dalam rangka memperingati  Hari […]

  • Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

    Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026 | 15:56 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG  – Krisis ekologis yang semakin nyata menuntut perubahan mendasar dalam cara Indonesia merumuskan kebijakan pembangunan. Sains telah memberikan bukti yang kuat mengenai ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, namun tanpa kemauan politik, tata kelola yang baik, dan landasan etika, berbagai temuan ilmiah tersebut tidak akan mampu mencegah semakin besarnya risiko ekologis yang dihadapi […]

  • Nawal Arafah Yasin Minta Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

    Nawal Arafah Yasin Minta Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026 | 09:30 WIB
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    JURNAL PEMALANG – Pengurus Pusat Jami’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat (JMQH) yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meminta pengurus JMQH untuk terus memperkuat pembinaan bagi perempuan penghafal Al-Qur’an. Pesan itu disampaikan Nawal, sekaligus menjalankan program gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terkait Pesantren Obah, saat mengisi […]

expand_less